Lokev kapsul adalah obat untuk membantu menurunkan asam lambung

Lokev Kapsul 20 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.200

Jumlah Produk
1

Tersedia 36 Penjual

Mandjur
Rp 5.200
Mandjur
Kota Jakarta Pusat1.32 km
Apotek Berkah Farma
Rp 6.400
Apotek Berkah Farma
Kabupaten Cianjur79.26 km
Apotek Angkot Sari
Rp 6.500
Apotek Angkot Sari
Kota Denpasar964.95 km
Apotek Kranggan
Rp 7.390
Apotek Kranggan
Kota Bekasi23.43 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lokev kapsul adalah obat untuk membantu menurunkan asam lambung. Obat ini juga dapat mengatasi penyakit karena produksi asam lambung berlebih, seperti tukak lambung, tukak duodenum, peradangan lapisan atau mukosa esofagus yang disebabkan cairan lambung (refluks esofagitis), terapi infeksi bakteri H. pylori, dan tumor pada pankreas atau bagian atas usus kecil (sindrom Zollinger-Ellison).

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lokev kapsul mengandung zat aktif omeprazole. Omeprazole juga digunakan untuk mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan kondisi lain yang disebabkan kelebihan asam lambung.

Informasi zat aktif :

Omeprazol adalah golongan inhibitor pompa proton (PPI) yang bekerja dengan menghambat proses akhir dalam sekresi asam lambung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, omeprazol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Cepat diserap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati sekitar) sekitar 30-40%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar ½-3,5 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 95%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Umumnya melalui urine (77% sebagai metabolit, dan sebagian kecil sebagai obat yang tidak berubah) dan sedikit dalam feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi terminal) ½-3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lokev kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Saquinavir.
    Omeprazole dapat sangat meningkatkan kadar saquinavir dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan efek samping, seperti mual dan diare.
  • Digoxin.
    Omeprazol dapat meningkatkan kadar digoxin dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan risiko gangguan irama jantung.
  • Warfarin.
    Omeprazole dapat meningkatkan kadar warfarin, sehingga dapat menyebabkan memar dan perdarahan.
  • Phenytoin.
    Omeprazole dapat meningkatkan kadar phenytoin, sehingga dapat menyebabkan mual dan muntah.
  • Cilostazol.
    Omeprazole dapat meningkatkan kadar dan efektivitas cilostazol, sehingga dapat memicu timbulnya efek samping, seperti pusing dan memar.
  • Tacrolimus.
    Omeprazole dapat meningkatkan kadar tacrolimus dalam tubuh dan dapat menyebabkan efek samping, seperti iritasi dan gatal.
  • Methotrexate.
    Omeprazole dapat meningkatkan efek methotrexate dalam mengatasi radang sendi.
  • Diazepam.
    Omeprazole dapat meningkatkan kadar dan efektivitas diazepam dalam mengatasi kejang. Selain itu, gangguan kecemasan pun akan meningkat.
  • Citalopram.
    Omeprazole dapat meningkatkan jumlah citalopram di tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung.
  • Ester ampisilin.
    Omeprazole dapat mencegah tubuh Anda menyerap antibiotik, seperti ampisilin dengan baik.
  • Ketokoconazole.
    Omeprazole dapat mencegah tubuh Anda menyerap ketoconazole dengan baik.
  • Mycophenolate mofetil (MMF).
    Omeprazole dapat mencegah tubuh Anda menyerap MMF dengan baik.
  • Garam besi.
    Omeprazole dapat mencegah tubuh Anda menyerap sepenuhnya obat-obatan yang mengandung zat besi.
  • Erlotinib.
    Omeprazole dapat mencegah tubuh Anda menyerap erlotinib dengan baik. Erlotinib mungkin tidak bekerja dengan baik untuk mengobati kanker.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.

    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut parah serta diare berair atau berdarah.
  • Nyeri baru atau tidak biasa di pergelangan tangan, paha, pinggul, atau punggung.
  • Kejang.
  • Masalah ginjal, seperti tidak dapat buang air kecil, adanya darah dalam urine, bengkak, serta penambahan berat badan yang cepat.
  • Magnesium rendah yang ditandai dengan gejala pusing, detak jantung tidak teratur, perasaan gelisah, kram otot, kejang otot, batuk, atau perasaan tersedak.
  • Gejala lupus yang baru atau memburuk, seperti nyeri sendi serta ruam kulit di pipi atau lengan yang memburuk di bawah sinar matahari.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu menurunkan asam lambung.
  • Mengobati gastroesophageal reflux (GERD), yaitu penyakit yang menimbulkan sensasi terbakar pada dada karena asam lambung naik ke kerongkongan.
  • Mengatasi kerusakan akibat asam pada esofagus, luka pada dinding lambung (tukak lambung), atau luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum).
  • Mengatasi penyakit karena tumor menyebabkan perut memproduksi terlalu banyak asam, sehingga menimbulkan tukak lambung (sindrom Zollinger-Ellison).
  • Mengobati infeksi lambung yang disebabkan Helicobacter pyloribacteria.

Omeprazole termasuk dalam kelas obat inhibitor pompa proton. Obat ini bekerja dengan menurunkan jumlah asam yang dibuat di perut. Caranya adalah dengan memblokir sistem di sel-sel perut, yang disebut pompa proton.

Pompa proton bekerja pada tahap akhir produksi asam. Ketika pompa proton diblokir, asam lambung akan berkurang, sehingga dapat membantu mengurangi gejala, seperti mual, perut kembung, dan muntah.

Komposisi Obat

Omeprazole 20 mg.

Dosis Obat

  • Tukak duodenum: 20 mg/hari dikonsumsi selama 4-8 minggu.
  • Tukak lambung ringan: 20 mg/hari dikonsumsi selama 4-8 minggu.
  • Refluks esofagitis: 20 mg/hari selama 4- 8 minggu. Beberapa kasus 40 mg/hari selama 8 minggu.
  • Terapi infeksi bakteri H. pylori: 40 mg/hari dengan kombinasi dengan 1,5 g amoxicillin selama 2 minggu atau 40 mg/hari dengan kombinasi dengan 500 mg clarithromycin sebanyak 3 kali/hari selama 2 minggu.
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 60 mg/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau segera sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Efek samping omeprazole, antara lain:

  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala terus berlanjut, segera hubungi dokter.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah, dan sereal.
  • Sakit perut, seperti mual, perut kembung, dan muntah.
    Hindari makanan kaya rasa atau pedas. Jika gejala bertambah parah atau tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
  • Diare.
    Minum banyak air. Jika berlanjut atau menjadi parah, beri tahu dokter Anda.
  • Pasien yang mengalami patah tulang karena osteoporosis.
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan defisiensi atau kekurangan vitamin B12.
  • Pusing hingga membuat penderitanya merasa seperti berputar (vertigo).
  • Penurunan kadar magnesium dalam tubuh (hipomagnesia).
  • Ruam, peradangan pada kulit (dermatitis), dan gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Kelelahan.
  • Kesemutan (paresthesia).
  • Infeksi saluran cerna.
  • Nyeri punggung.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Batuk.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang berisiko mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien dengan gangguan hati sedang hingga berat.
  • Pasien dengan faktor risiko penurunan penyerapan vitamin B12.
  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung.
  • Pasien lanjut usia.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang akan melakukan tindakan pemeriksaan organ tubuh (endoskopi).
  • Pasien yang memiliki gangguan hati.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lokev Kapsul 20 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 5.200