SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Lodoz Tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Lodoz Tablet 2,5 mg/6,25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 73.364

Jumlah Produk
0

Tersedia 17 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 89.952
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek G+
Rp 87.400
Apotek G+
Kota Jakarta Barat5.89 km
Apotek Madinah Farma
Rp 92.000
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Mestik Jaya
Rp 83.600
Apotek Mestik Jaya
Kota Jakarta Selatan8.25 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lodoz Tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif Bisoprolol Hemifumarate dan Hydrochlorothiazide.

Informasi zat aktif :

Bisoprolol merupakan obat golongan penghambat beta (beta blocker) yang mengobati tekanan darah tinggi dengan cara menurunkan frekuensi detak jantung dan tekanan otot pada jantung saat berkontraksi. Hal tersebut membuat beban jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bisoprolol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan hampir sepenuhnya dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan konsentrasi tertinggi di jantung, hati, paru-paru, dan air liur. Melintasi penghalang darah dan otak.
  • Metabolisme: Secara luas dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan 50% sebagai metabolit tidak aktif) dan melalui feses (2%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 9-12 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lodoz tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Anestesi volatil terhalogenasi
  • Teofilin
  • Penghambat kanal Kalsium
  • Dihidropiridin
  • Antiaritmia
  • Insulin dan sulfonamid
  • Lidokain
  • Salisilat dosis tinggi
  • Digitalis
  • Diuretik hiperkalemia
  • ACE inhibitor
  • Antidepresan trisiklik

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Lodoz Tablet 2,5 mg/6,25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Bisoprolol hemifumarate dan hydrochlorothiazide.
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (2,5 mg)
Produsen
Merck Indonesia

Informasi Zat Aktif

Bisoprolol merupakan obat golongan penghambat beta (beta blocker) yang mengobati tekanan darah tinggi dengan cara menurunkan frekuensi detak jantung dan tekanan otot pada jantung saat berkontraksi. Hal tersebut membuat beban jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bisoprolol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan hampir sepenuhnya dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan konsentrasi tertinggi di jantung, hati, paru-paru, dan air liur. Melintasi penghalang darah dan otak.
  • Metabolisme: Secara luas dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan 50% sebagai metabolit tidak aktif) dan melalui feses (2%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 9-12 jam.

Indikasi (manfaat)

Membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Komposisi

  • Bisoprolol Hemifumarate 2,5 mg
  • Hydrochlorothiazide 6,25 mg

Dosis

1 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum atau pada saat makan pagi.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kelelahan
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Insomnia
  • Mimpi buruk
  • Perlambatan denyut jantung

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Penghentian terapi secara tiba-tiba pd penyakit jantung sistemik, blok AV derajat 1, riwayat obstruksi bronkopati kronik, dan riwayat keluarga asma
  • Peningkatan tahanan udara (hentikan terapi)
  • Dapatmenutupi tanda-tanda hipoglikemia pada penderita diabetes melitus
  • Pasien penderita penyakit gangguan pembuluh darah perifer
  • Pasien penderita penyakit asam urat
  • Pasien lanjut usia yg mendapat pengobatan digitalis dan menjalani diet rendah K
  • Wanita hamil

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lodoz tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien pendeita gagal jantung
  • Pasien penderita syok kardiogenik
  • Pasien yang mengalami tekanan darah rendah atau hipotensi
  • Pasien penderita gagal ginjal
  • Ibu menyusui
  • Pasien penderita asma
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap derivat sulfonamid lainnnya
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap bisoprolol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Anestesi volatil terhalogenasi
  • Teofilin
  • Penghambat kanal Kalsium
  • Dihidropiridin
  • Antiaritmia
  • Insulin dan sulfonamid
  • Lidokain
  • Salisilat dosis tinggi
  • Digitalis
  • Diuretik hiperkalemia
  • ACE inhibitor
  • Antidepresan trisiklik

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lodoz Tablet 2,5 mg/6,25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0