Stok Habis
Litorcom kaplet adalah obat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi

Litorcom Kaplet 20 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Litorcom kaplet adalah obat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi serta mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Litorcom kaplet mengandung zat aktif atorvastatin.
Atorvastatin digunakan untuk mengobati kolesterol tinggi, dan untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung, atau komplikasi jantung lainnya pada penderita diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, atau faktor risiko lainnya.
Atorvastatin digunakan bersama dengan diet, penurunan berat badan, dan olahraga untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, serta untuk mengurangi kemungkinan diperlukannya operasi jantung pada orang yang menderita penyakit jantung atau yang berisiko terkena penyakit jantung. Atorvastatin juga digunakan untuk menurunkan jumlah zat berlemak seperti kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah dan untuk meningkatkan jumlah kolesterol high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik di dalam darah. Atorvastatin juga dapat digunakan untuk menurunkan jumlah kolesterol dan zat lemak lainnya dalam darah pada anak-anak dan remaja usia 10 hingga 17 tahun yang menderita hiperkolesterolemia heterozigot familial yaitu kondisi bawaan di mana kolesterol tidak dapat dikeluarkan dari tubuh secara normal.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu meningkatkan kolesterol baik seperti High Density Lipoprotein (HDL).
  • Mengobati pasien yang memilki kadar lemak dalam darah yang tinggi (hiperlipidemia). hiperlipidemia kombinasi, tingginya kadar kolesterol total antara 600-1000 mg/dl yang tidak dapat diobati (hiperkolesterolemia familial homozigot) dan tingginya kadar kolesterol total antara 350-600 mg/dl (hiperkolesterolemia familial heterozigot).
  • Sebagai tambahan diet dalam menurunkan kadar kolesterol total, LDL, apolipoprotein B dan trigliserida yang meningkat pada pasien yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi dalam darah (hiperkolesterolemia primer).
  • Menurunkan kolesterol jahat dan lemak seperti Low Density Lipoprotein (LDL) dan trigliserida.
  • Menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan membantu mencegah stroke dan serangan jantung.

Atorvastatin berada dalam kelas obat yang disebut HMG-CoA reductase inhibitors atau yang lebih dikenal dengan golongan statin. Obat ini bekerja dengan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri dan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Komposisi Obat

Atorvastatin calcium anhydrate setara dengan atorvastatin 20 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hiperkolesterolemia heterozigot familial, dislipidemia campuran, dan hiperkolesterolemia nonfamilial:
    • Dosis awal: 10 atau 20 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat disesuaikan sesuai dengan respons pada interval 2-4 minggu.
    • Dosis umum: 10-80 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 80 mg/hari.
    • Pasien yang membutuhkan penurunan kolesterol LDL sebanyak 45% ke atas: Dosis dimulai pada 40 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Mencegah penyakit kardiovaskular pada pasien berisiko tinggi:
    • Dosis awal pencegahan primer: 10 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan untuk mencapai kadar kolesterol LDL yang seharusnya.

Anak-anak berusia 10-17 tahun:

  • Hiperkolesterolemia heterozigot familial:
    • Dosis awal: 10 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat disesuaikan sesuai respon pada interval 4 minggu.
    • Dosis umum: 10 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 20 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Atorvastatin memiliki efek samping seperti:

  • Diare.
    Minumlah banyak air untuk menghindari dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah buang air kecil atau urine berwarna gelap dan berbau tajam.
  • Sakit atau nyeri pada punggung dan persendian.
    Jika mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan disebabkan olahraga atau kerja keras, konsultasikan ke dokter. Mungkin Anda memerlukan tes darah untuk memeriksa penyebabnya. Anda juga dapat meminta rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepala apoteker.
  • Mimisan.
    Cobalah untuk mengolesi vaselin tipis-tipis di tepi dalam hidung.
  • Munculnya gejala pilek.
    Minumlah paracetamol atau ibuprofen secara teratur selama beberapa hari. Jika gejala kembali setelah berhenti mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Sakit tenggorokan.
    Cobalah berkumur dengan air asin hangat serta minumlah parasetamol atau ibuprofen untuk meringankan rasa sakit. Jika gejala ini berlangsung lebih dari satu minggu, konsultasikan kepada apoteker atau dokter.
  • Mual atau gangguan pencernaan.
    Jangan mengonsumsi makanan pedas. Minumlah obat ini setelah makan untuk mengurangi efek samping ini. Jika Anda terus mengalami gejala gangguan pencernaan, mintalah rekomendasi antasida kepada apoteker. Hubungi dokter jika gejala berlanjut selama lebih dari beberapa hari atau bertambah parah.
  • Sembelit atau perut kembung.
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayur, buah segar, dan sereal, serta minumlah banyak air putih. Cobalah lebih teratur berolahraga, seperti berjalan kaki atau berlari. Jika cara ini tidak membantu, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Pastikan untuk beristirahat yang cukup dan konsumsi banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi atorvastatin. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Perubahan warna kulit, sklera mata dan jaringan lainnya menjadi kekuningan (ikterus kolestatik).
  • Kerusakan pada saraf perifer yang sering menyebabkan gejala kelemahan, mati rasa, dan nyeri yang biasanya terjadi di tangan dan kaki (neuropati perifer).
  • Ketidakmampuan secara konsisten untuk ereksi atau mempertahankan ereksi (impotensi).
  • Insomnia.
  • Sakit perut.
  • Penurunan nafsu makan (anoreksia).
  • Kerontokan rambut (alopecia).
  • Muntah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Kekakuan otot.
  • Kelainan otot (miopati).
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Kelelahan (astenia).
  • Peradangan pada kelenjar pankreas (pankreatitis).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang baru mengalami stroke.
  • Lakukan pemeriksaan fungsi hati sebelum melakukan terapi dan lakukan pemeriksaan secara berkala.
  • Selama mengonsumsi obat ini, sebaiknya pasien menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga, meningkatkan konsumsi makanan berserat tinggi, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan mengonsumsi diet rendah kolestrol.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang memiliki gangguan pada otot.
  • Pasien yang memiliki kadar tiroid rendah dalam tubuh (hipotiroidisme).
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati.
  • Hentikan penggunaan jika mengalami peningkatan kadar kreatin fosfokinase dan terdiagnosis miopati atau kelainan otot.
  • Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika kadar ALT atau AST meningkat 3 kali lipat dari batas normal karena dapat menyebabkan kerusakan hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap atorvastatin atau obat golongan statin lainnya.
  • Pasien penderita penyakit hati, seperti penyumbatan saluran empedu atau kolestasis, peningkatan kadar enzim hati, peradangan pada organ hati (hepatitis), dan penyakit kuning.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi obat cilcosporin, asam fusidat sistemik, telaprevir, glekaprevir, pibrentasvir, dan kombinasi tipranavir atau ritonavir.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Litorcom Kaplet 20 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)