SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Lisinopril tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi

Lisinopril Tablet 5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 12.180


Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Rave Pharma
Rp 12.800
Apotek Rave PharmaKota Jakarta Pusat
3.85 km
Apotek Seni Budaya
Rp 13.200
Apotek Seni BudayaKota Jakarta Barat
5.56 km
Apotek Royal
Rp 12.180
Apotek RoyalKota Bogor
30.6 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Lisinopril tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi dan serangan jantung. Obat ini mengandung lisinopril sebagai zat aktifnya.

Lisinopril bekerja dengan cara menurunkan tekanan darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lancar dan jantung bisa memompa darah lebih baik. Menurunkan tekanan darah yang tinggi dapat membantu mengurangi risiko masalah jantung, ginjal, atau pembuluh darah pada orang yang berisiko mengalami hal ini.

Lisinopril tablet merupakan obat keras, sehingga harus menggunakan resep dokter untuk mendapatkannya.

Informasi zat aktif :

Lisinopril merupakan golongan penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini akan menghambat produksi angiotensin II, yaitu enzim yang dapat mempersempit pembuluh darah, untuk menurunkan tekanan darah.


Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lisinopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 25%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 7 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (obat tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 12 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Insulin

    Penggunaan bersama insulin dapat meningkatkan efek insulin dalam menurunkan kadar gula darah.
  • Obat NSAID

    Penggunaan bersama obat NSAID dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan mengurangi efek obat antihipertensi.
  • Lithium

    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar serum dan keracunan (toksisitas) lithium.
  • Aliskiren

    Penggunaan bersama dapat meningkatan risiko penurunan tekanan darah (hipotensi), peningkatan kadar kalium (hiperkalemia), dan gagal ginjal.
  • Obat pengontrol tekanan darah (antihipertensi) dan peluruh air seni (diuretik)

    Penggunaan bersama dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal (hipotensi).
  • Spironolakton dan amilorid, suplemen kalium, trimetoprim, dan siklosporin

    Penggunaan bersama dapat meningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius di bawah ini:

  • Pingsan
  • Gejala kadar kalium darah tinggi, seperti kelemahan otot serta detak jantung lambat atau tidak teratur

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mengatasi penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik)
  • Mengobati penyakit gagal jantung
  • Terapi setelah mengalami serangan jantung

Lisinopril bekerja dengan mengurangi produksi enzim angiotensin II. Dengan berkurangnya produksi enzim tersebut, pembuluh darah pun dapat melebar, sehingga aliran darah lebih lancar dan jantung dapat lebih efisien memompa darah.

Komposisi

Lisinopril 5 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Hipertensi:
  • Hipertensi berat atau deplesi volume:
  • Gagal jantung:
  • Setelah serangan jantung:
  • Pasien dengan tekanan darah sistolik rendah:
  • Nefropati diabetik: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari

Anak-anak berusia 6-16 tahun dengan berat badan:

  • 20-50 kg:
  • 50 kg ke atas:

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Batuk kering
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak membantu meredakan batuk yang disebabkan lisinopril. Terkadang, batuk membaik dengan sendirinya. Hubungi dokter jika batuk mengganggu tidur Anda. Walaupun Anda berhenti meminum lisinopril, batuk dapat memakan hingga satu bulan untuk hilang.
  • Gatal atau ruam
    Minumlah antihistamin yang dapat dibeli di apotek. Mintalah saran obat antihistamin yang cocok kepada apoteker
  • Penglihatan kabur
    Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jika berlangsung lebih dari satu hari,segera hubungi dokter Anda. Dokter mungkin perlu mengubah perawatan Anda

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 15-30°C dan terlindung dari tempat lembap.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam tubuh (hiperkalemia).
  • Pasien dengan gangguan penyempitan pada katup aorta jantung (stenosis aorta berat).
  • Pasien yang mengalami kelainan pembuluh darah.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan riwayat pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema)
  • Penggunaan bersama obat aliskiren pada pasien gangguan ginjal atau kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lisinopril
  • Pasien yang mengonsumsi obat sacubitril
  • Wanita hamil

Nomor Izin Edar

GKL2002363610A1 (Bernofarm)
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)Mengatasi penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik)Mengobati penyakit gagal jantungTerapi setelah mengalami serangan jantungLisinopril bekerja dengan mengurangi produksi enzim angiotensin II. Dengan berkurangnya produksi enzim tersebut, pembuluh darah pun dapat melebar, sehingga aliran darah lebih lancar dan jantung dapat lebih efisien memompa darah.

Dewasa:Hipertensi: Hipertensi berat atau deplesi volume: Gagal jantung: Setelah serangan jantung: Pasien dengan tekanan darah sistolik rendah:Nefropati diabetik: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hariAnak-anak berusia 6-16 tahun dengan berat badan:20-50 kg:50 kg ke atas:

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

MuntahMinumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.DiareUntuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.PusingBerbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.Sakit kepalaIstirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.Batuk keringPenggunaan obat batuk biasanya tidak membantu meredakan batuk yang disebabkan lisinopril. Terkadang, batuk membaik dengan sendirinya. Hubungi dokter jika batuk mengganggu tidur Anda. Walaupun Anda berhenti meminum lisinopril, batuk dapat memakan hingga satu bulan untuk hilang.Gatal atau ruamMinumlah antihistamin yang dapat dibeli di apotek. Mintalah saran obat antihistamin yang cocok kepada apotekerPenglihatan kaburHindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jika berlangsung lebih dari satu hari,segera hubungi dokter Anda. Dokter mungkin perlu mengubah perawatan Anda

Nama Produk

Lisinopril Tablet 5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 12.800