Stok Habis
Lisinopril OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi dan serangan jantung

Lisinopril OGB Dexa Medica Tablet 10 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lisinopril OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit ginjal yang disebabkan kencing manis (nefropati diabetik), dan serangan jantung. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Lisinopril OGB Dexa Medica tablet mengandung zat aktif lisinopril yang melebarkan pembuluh darah. Efeknya adalah aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah pun menurun. Lisinopril juga mengatasi gagal jantung pada orang dewasa.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Lisinopril merupakan golongan penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini akan menghambat produksi angiotensin II, yaitu enzim yang dapat mempersempit pembuluh darah, untuk menurunkan tekanan darah.


Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lisinopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 25%.Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 7 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (obat tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 12 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Obat pengontrol tekanan darah (antihipertensi) dan peluruh air seni (diuretik).
    Penggunaan bersama dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal (hipotensi).
  • Spironolakton dan amilorid, suplemen kalium, trimetoprim, dan siklosporin.
    Penggunaan bersama dapat meningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Insulin.
    Penggunaan bersama insulin dapat meningkatkan efek insulin dalam menurunkan kadar gula darah.
  • Obat NSAID.
    Penggunaan bersama obat NSAID dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan mengurangi efek obat antihipertensi.
  • Lithium.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar serum dan keracunan (toksisitas) lithium.
  • Aliskiren.
    Penggunaan bersama dapat meningkatan risiko penurunan tekanan darah (hipotensi), peningkatan kadar kalium (hiperkalemia), dan gagal ginjal dengan aliskiren.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping serius di bawah ini:

  • Pingsan.
  • Gejala kadar kalium darah tinggi, seperti kelemahan otot serta detak jantung lambat atau tidak teratur.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Mengatasi penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik).
  • Mengobati penyakit gagal jantung.
  • Terapi setelah mengalami serangan jantung.

Lisinopril bekerja dengan mengurangi produksi enzim angiotensin II. Dengan berkurangnya produksi enzim tersebut, pembuluh darah pun dapat melebar, sehingga aliran darah lebih lancar dan jantung dapat lebih efisien memompa darah.

Komposisi Obat

Lisinopril 10 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hipertensi:
  • Hipertensi berat atau deplesi volume:
  • Gagal jantung:
  • Setelah serangan jantung:
  • Pasien dengan tekanan darah sistolik rendah:
  • Nefropati diabetik: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari.

Anak-anak berusia 6-16 tahun dengan berat badan:

  • 20-50 kg:
  • 50 kg ke atas:

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Batuk kering.
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak membantu batuk yang disebabkan lisinopril. Terkadang, batuk membaik dengan sendirinya. Hubungi dokter jika batuk mengganggu tidur Anda. Walaupun Anda berhenti meminum lisinopril, batuk dapat memakan hingga satu bulan untuk hilang.
  • Gatal atau ruam.
    Minumlah antihistamin yang dapat dibeli di apotek. Mintalah saran obat antihistamin yang cocok kepada apoteker
  • Penglihatan kabur.
    Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jika berlangsung lebih dari satu hari,segera hubungi dokter Anda. Dokter mungkin perlu mengubah perawatan Anda.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 15-30°C dan terlindung dari tempat lembap.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam tubuh (hiperkalemia).
  • Pasien dengan gangguan penyempitan pada katup aorta jantung (stenosis aorta berat).
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami kelainan pembuluh darah.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lisinopril.
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema).
  • Penggunaan bersama obat aliskiren pada pasien gangguan ginjal atau kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengonsumsi obat sacubitril.
  • Wanita hamil.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lisinopril OGB Dexa Medica Tablet 10 mg (10 Strip @ 10 Tablet)