Lifezar Tablet 100 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 450.600

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lifezar tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat diabetes. Menurunkan tekanan darah tinggi membantu mengurangi risiko terkena stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Lifezar tablet mengandung zat aktif losartan potassium. Losartan mampu merelaksasi pembuluh darah, sehingga membuat aliran darah lebih lancar dan kerja jantung lebih ringan. Obat ini juga digunakan untuk menurunkan risiko stroke pada pasien dengan tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Losartan merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Lifezar adalah obat golongan angiotensin II receptor antagonistt (ARBs). Obat ini bekerja dengan memblokir aksi angiotensin II, zat kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit. Menghambat aksi zat ini akan membuat pembuluh darah lebar dan rileks, sehingga tekanan darah pun menurun.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, losartan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dapat disebabkan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 33% dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat dalam kondisi puasa sekitar adalah 1 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 34 L dan ikatan protein plasma >98%, terutama albumin.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama hati.
  • Ekskresi: Sebanyak 35% dikeluarkan melalui urine dan sekitar 60% melalui feses. 

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Rifampicin dan fluconazole
    Penggunaan losartan bersama obat tersebut dapat mempercepat pengeluaran losartan, sehingga losartan tidak dapat bekerja dengan baik dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat hipertensi lainnya
    Penggunaan bersama obat antihipertensi lain dapat menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Obat NSAID, seperti naproksen dan ibuprofen
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko kerusakan ginjal dan menurunkan efektivitas losarta dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat diuretik seperti furosemid, hidroklortiazid, dan spironolakton
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko hiperkalemia atau tingginya kadar kalium dalam darah.
  • Lithium
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan kadar lithium dalam tubuh dan meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.
  • Irbesartan, kandesartan, valsartan, lisinopril, dan enalapril
    Penggunaan bersama losartan dengan obat-obat tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah rendah, kadar kalium tinggi dalam darah, dan kerusakan ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan seperti akan pingsan
  • Timbul rasa sakit atau sensasi seperti terbakar saat buang air kecil
  • Mengantuk, kebingungan, perubahan mood, peningkatan rasa haus, kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah
  • Pembengkakan, berat badan bertambah, sesak napas, dan buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali
  • Peningkatan kadar kalium yang tinggi dengan gejala detak jantung lambat, denyut nadi lemah, dan kelemahan otot
  • Kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas, detak jantung cepat, dan kesulitan berkonsentrasi
  • Sesak dan nyeri dada

Indikasi (manfaat) Obat

  • Melindungi ginjal pada pasien yang memiliki penyakit ginjal karena diabetes (nefropati diabetik)
  • Membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris)
  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga dapat membantu mencegah stroke, penyakit jantung, serangan jantung, dan masalah ginjal

Losartan dapat digunakan sendiri atau bersama dengan obat lain untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi akan menambah beban kerja jantung dan arteri. Jika berlanjut dalam waktu lama, fungsi jantung dan arteri akan menurun. 

Penurunan fungsi ini dapat merusak pembuluh darah otak, jantung, dan ginjal, serta mengakibatkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. 

Komposisi Obat

Kalium losartan 100 mg

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hipertensi: 50 mg/hari. Dosis bersifat individual dan dapat ditingkatkan hingga 100 mg/hari sesuai respons klinis.
  • Penyakit ginjal disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik) pada diabetes mellitus tipe 2: 50 mg/hari. Dapat meningkat hingga 100 mg/hari tergantung pada respons tekanan darah.
  • Gagal jantung: 12,5 mg/hari. Dosis dapat dititrasi dengan interval mingguan. Dosis maksimal: 150 mg/hari.

Anak-anak:

  • Hipertensi:
    • 6-18 tahun dengan berat badan 20-50 kg: 0.7 mg/kgBB/hari, hingga total 25 mg. Dosis maksimal: 50 mg/hari, sesuai kebutuhan.
    • 6-18 tahun dengan berat badan 50 kg ke atas: sama seperti dosis dewasa. Sesuaikan dosis berdasarkan respons tekanan darah.
      Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan.

Lansia:

  • Hipertensi, penyakit ginjal disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik), gagal jantung dengan umur 75 tahun ke atas: 25 mg/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual
    Jika Anda merasa mual setelah mengonsumsi losartan, cobalah minum losartan dengan atau setelah makan dan jangan mengonsumsi makanan yang berat atau pedas.
  • Sakit kepala
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan, serta jangan mengonsumsi alkohol terlalu banyak. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi losartan.
    Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Muntah dan diare
    Minum banyak air dan konsumsi buah labu untuk mencegah dehidrasi. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
    Jika Anda mengalami diare yang parah atau muntah karena sakit perut atau penyakit lain, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu menghentikan konsumsi losartan sementara waktu hingga kondisi Anda membaik.
  • Merasa pusing
    Jika Anda merasa pusing, cobalah berbaring atau tetap duduk hingga Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin.
  • Nyeri pada persendian dan otot
    Jika Anda mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan disebabkan olahraga atau bekerja, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu melakukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.
  • Nyeri dada
  • Batuk
  • Ruam pada kulit
  • Biduran
  • Infeksi saluran nafas atas
  • Hidung tersumbat
  • Gatal
  • Nyeri pada punggung
  • Alergi

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak
  • Pasien lanjut usia
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang
  • Pasien dengan kondisi pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema)
  • Ibu menyusui
  • Selama penggunaan obat ini, lakukan pemeriksaan serum kalium secara berkala

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah
  • Pasien dengan gangguan hati yang parah
  • Pasien diabetes yang mengonsumsi obat aliskiren secara bersamaan
  • Wanita hamil trimester kedua hingga ketiga
  • Pasien yang melakukan diet rendah garam
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini atau obat yang termasuk golongan angiotensin II receptor antagonist lainnya
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lifezar Tablet 100 mg (3 Strip @ 10 Tablet)