Stok Habis
Licoklor sirup digunakan untuk mengbati tipus, infeksi bakteri yang menyerang usus dan aliran darah (paratipus) dan infeksi-infeksi berat lain.

Licoklor Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Licoklor sirup digunakan untuk mengbati tipus, infeksi bakteri yang menyerang usus dan aliran darah (paratipus) dan infeksi-infeksi berat lain. Obat ini merpakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Licoklor mengandung chloramphenicol.

Informasi zat aktif :

Chloramphenicol merupakan antibiotik berspektrum luas. Jadi, antibiotik ini dapat melawan berbagai mikroorganisme atau bakteri penyebab infeksi di tubuh.

Berdasarkan cara kerja kloramfenikol dalam tubuh, memiliki status seperti :

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat dan mudah dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh, termasuk cairan serebrospinal. Masuk ke otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Sebagai kloramfenikol palmitate dihidrolisis menjadi kloramfenikol di saluran pencernaan. Sebagai kloramfenikol suksinat dihidrolisis di hati, ginjal, dan paru-paru.
  • Ekskresi: Melalui urine, kira-kira 30% sebagai kloramfenikol suksinat.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Licoklor Sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Siklosporin.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar chloramphenicol, sehingga menyebabkan efek samping, seperti mual, muntah, nyeri perut, diare, dan sakit kepala.
  • Sulfonamid dan sitotoksik
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko toksisitas hematologi, yaitu adanya racun di dalam darah.
  • Warfarin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan efek warfarin dalam mencegah penggumpalan darah, sehingga menyebabkan pendarahan dan memar.
  • Phenobarbital dan rifampisin
    Penggunaan bersama dapat menurunkan kadar dan efektivitas kloramfenikol.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.
  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Perdarahan yang tidak biasa.
  • Memar yang tidak biasa.
  • Perut kembung.
  • Warna kulit abu-abu.
  • Suhu tubuh rendah.
  • Pernapasan tidak beratur.
  • Kantuk.
  • Kulit pucat.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi infeksi mata yang disebabkan bakteri.
  • Mengatasi demam tifoid.
  • Mengatasi peradangan pada selaput otak.

Chloramphenicol dapat menyebabkan efek samping yang cukup serius. Itu sebabnya, obat ini biasanya digunakan pada infeksi serius dan dapat mengancam nyawa.

Komposisi Obat

Tiap 5 ml: chloramphenicol palmitate yang setara dengan 125 mg chloramphenicol.

Dosis Obat

  • Bayi umur 2 minggu ke bawah: 25 mg/kgbb sebanyak 4 kali/hari atau menurut petunjuk dokter.
  • Dewasa, anak-anak dan bayi 2 minggu ke atas: 50 mg/kgbb sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Dihitung dengan mengalikan berat badan.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pasien dengan penyakit tekanan darah tinggi.
  • Pasien dengan penyakit gagal jantung.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan riwayat kejang.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C. Hindari tempat lembap dan terkena sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan riwayat gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan riwayat gangguan fungsi ginjal.
  • Anak-anak.
  • Hindari penggunaan jangka panjang.
  • Tidak ditujukan untuk pengobatan infeksi akibat virus.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit anemia aplastik.
  • Pasien dengan penyakit gendang telinga berlubang.
  • Penggunaan bersama obat lain dapat menyebabkan depresi sumsum tulang.
  • Imunisasi aktif.
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif chloramphenicol.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Licoklor Sirup 60 ml