SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Lexapram tablet adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah seperti migrain dan setelah kemoterapi.

Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

5,0(1)

Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 16 Penjual

Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 7.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Madinah Farma
Rp 6.300
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Mulia Farma
Rp 5.600
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.95 km
Apotek Charista
Rp 5.500
Apotek Charista
Kota Jakarta Barat11.18 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lexapram tablet adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah seperti migrain dan setelah kemoterapi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lexapram tablet mengandung zat aktif metoklopramid hidroklorida.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip isi 10 tablet @ 10 mg
Produsen
Molex Ayus

Indikasi (manfaat)

  • Mencegah mual dan muntah karena sakit kepala sebelah (migrain), setelah operasi, radioterapi atau kemoterapi.
  • Mengatasi sensasi rasa panas dan terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (heartburn).

Metoklopramid menyebabkan efek antiemetik dengan menghambat reseptor dopamin D2 dan serotonin 5-HT3 di zona pemicu chemoreceptor (CTZ) yang terletak di area postrema otak. Administrasi obat ini mengarah ke efek prokinetik melalui tindakan penghambatan pada presinaptik dan pascasinaptik D2 reseptor, agonis reseptor serotonin 5-HT4, dan antagonisme penghambat reseptor muskarinik. Sehingga akan meningkatkan pelepasan asetilkolin, menyebabkan peningkatan sphincter esofagus yang lebih rendah (LES) dan tonus lambung, mempercepat pengosongan lambung dan transit melalui usus. Metoklopramid memusuhi reseptor dopamin D2. Dopamin memberikan efek relaksasi pada saluran gastrointestinal melalui pengikatan pada reseptor D2 otot.

Komposisi

Metoklopramid hidroklorida 10 mg.

Dosis

Mencegah mual dan muntah karena radioterapi atau kemoterapi:

  • Dewasa: 10 mg dalam dosis tunggal. Maksimal dikonsumsi selama 5 hari.
  • Anak-anak:
    • 6 tahun ke bawah: 0,1 mg/kg BB/hari.
    • 6-14 tahun: 2,5-5 mg/kg BB/hari.
      Dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Masalah lambung yang disebabkan karena penyakit kencing manis:

  • Dewasa: 10 mg dikonsumsi sebanyak 4 kali/hari, dikonsumsi selama 2-8 minggu.
  • Dosis maksimal: 40 mg/hari.

Gastroesophageal reflux disease (GERD):

  • Dewasa: 10-15 mg sebanyak 4 kali/hari atau 20 mg dalam dosis tunggal. Maksimal dikonsumsi selama 12 minggu.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur. Obat ini dikonsumsi selama 4 hingga 12 minggu.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mengantuk dan kekurangan energi.
    Hindari mengendarai kendaraan atau menjalankan mesin dan hindari mengonsumsi alkohol karena akan menyebabkan rasa lelah yang berlebih. Jika gejala tidak hilang atau berlangsung lama, segera hubungi dokter Anda.
  • Penurunan mood.
    Jika terjadi dalam beberapa hari, segera hubungi dokter Anda.
  • Pusing atau pingsan karena terjadi penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
    Hindari mengemudi kendaraan, bersepeda ataupun menjalankan mesin. Duduk dan berbaring hingga gejala berkurang. Hindari mengonsumsi alkohol, karena akan memperparah efek samping ini. Segera hubungi dokter Anda jika gejala tidak hilang setelah beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Pada penggunaan dosis tinggi dapat menyebabkan terjadinya diare.
    Mengonsumsi banyak cairan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan adanya gejala penurunan buang air kecil atau urin berwarna gelap, dan berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengatasi diare, segera hubungi dokter Anda.
  • Pusing.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Gangguan kondisi kejiwaan seperti marah dan gelisah dengan atau tanpa disertai pemicu (agitasi).
  • Gangguan perubahan mood.
  • Demam.
  • Nyeri pada otot.
  • Berkeringat.
  • Reaksi alergi seperti gatal dan ruam pada kulit.
  • Mengantuk.
  • Detak jantung yang melambat.
  • Gangguan menstruasi yang tidak teratur.
  • Kekakuan pada otot.
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Gangguan gemetar yang tidak terkendali (tremor).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien yang mengalami gangguan mental.
  • Pasien penderita penyakit parkinson.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien dengan gangguan keseimbangan elektrolit.
  • Pasien yang mengalami detak jantung melambat (bradikardi).
  • Pasien penderita asma.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan kelainan genetik yang timbul akubat pembentukan heme yang tidak sempurna (porfiria).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyumbatan pada saluran pencernaan (obstruski gastrointestinal).
  • Pasien penderita luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang menjalani operasi saluran pencernaan pada 3-4 hari sebelumnya.
  • Pasien yang memiliki tumor jinak yang terbentuk pada bagian tengah kelenjar adrenal (freokromositoma).
  • Pasien penderita epilepsi.
  • Pasien yang mengonsumsi obat yang dapat menyebabkan terjadinya gejala ekstrapiramidal seperti obat fenotiazin dan butirofenon.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap metoklopramid.
  • Pasien yang mengalami gerakan yang tidak terkendali pada wajah dan bagian tubuh lain yang disebabkan karena efek samping dari penggunaan obat untuk gangguan mental dan sistem saraf (tardive dyskinesia).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Siklosporin.
    Penggunaan bersama metoklopramid dapat menyebabkan peningkatan efektivitas siklosporin.
  • Turunan morfin, ansiolitik, penghambat reseptor H1, antidepresan sedatif, barbiturat, dan klonidin.
    Penggunaan bersama metoklopramid dapat menyebabkan peningkatan efek sedatif.
  • Fenotiazin dan tetrabenazin.
    Dapat menyebabkan peningkatan terjadinya risiko gangguan ekstrapiramidal.
  • Digoksin.
    Penggunaan bersama metoklopramid dapat menyebabkan terjadinya penurunan efektivitas obat digoksin.
  • Fluoksetin dan paroksetin.
    Penggunaan bersama metoklopramid dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar serum fluoksetin dan paroksetin.
  • Atovakuon.
    Penggunaan bersama atovakuon menyebabkan terjadinya penurunan kadar metklopramid.
  • Penghambat monoamin oksidase (MAOI).
    Penggunaan bersama MAOI dapat menyebabkan peningkatan terjadinya risiko tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Obat penurun kadar glukosa darah (antidiabetes).
    Metoklopramid dapat menurunkan efektivitas obat antidiabetes.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metoclopramide
Diakses pada 22 Juli 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/reglan-metozolv-odt-metoclopramide-342051#0
Diakses pada 22 Juli 2020

ndrugs. https://www.ndrugs.com/?s=metolon
Diakses pada 22 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8679/metoclopramide-oral/details
Diakses pada 22 Juli 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/metoclopramide/
Diakses pada 22 Juli 2020

Ulasan Pembeli
51 ulasan
5
100%
(1)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)

agus dharmawan

Pembelian dariApotek Fakhira 24 Jam
10 Jul 2021
Nama Produk

Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 7.000

Jual dan Beli Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ


Merek:
Bentuk sediaan:
Principal/Distributor obat:
Manufacture:
Kemasan obat:

Indikasi/Manfaat Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dosis Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Cara Penggunaan Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Cara Menyimpan Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:



Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Efek Samping Obat Lexapram Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)