SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Lerzin sirup 60 ml untuk pengobatan perenial rhinitis, alergic rhinitis yang bersifat musiman, dan urtikaria idiopatik kronis.

Lerzin Sirup 60 ml

4,0(1)

Harga Produk
Rp 15.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Abe Farma
Rp 15.000
Apotek Abe Farma
Kota Tangerang13.69 km

Deskripsi

Lerzin adalah obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti mata berair, hidung berair, gatal pada mata atau hidung, dan gatal-gatal. Obat ini merupakan obat bebas terbatas. Lerzin mengandung zat aktif cetrizine dihydrochloride.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Pengobatan:

  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh (rinitis perenial).
  • Alergi yang bisa dialami seseorang karena perubahan musim (rinitis alergi musiman).
  • Kondisi alergi lain dimana tidak diketahui penyebabnya secara signifikan (urtikaria idiopatik kronis).

Komposisi

Tiap 5 ml: Cetirizine dihydrochloride 5 mg

Dosis

Dewasa: 1-2 sendok takar sebanyak 1 kali/hari.

Anak-anak:

  • 2-6 tahun: 1 sendok takar sebanyak 1 kali/hari.
  • 6 tahun ke atas: 1-2 sendok takar sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk dan kelelahan.
    Gantikan dengan mengonsumsi obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Mulut kering.
    Mengunyah permen karet atau menghisap permen bebas gula.
  • Sakit perut.
    Coba untuk beristirahat dan rileks dan makan lebih sering dan dalam jumlah yang lebih sedikit. Tempelkan bantal panas atau botol air panas tertutup pada berut. Jika rasa sakit semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Diare.
    Minumlah air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit tenggorokan.
    Jika Anda telah berusia di atas 16 tahun, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin. Caranya adalah melarutkan 1 tablet aspirin dalam setengah gelas air. Anda juga bisa menggunakan obat kumur untuk menghilangkan rasa sakit, seperti Oraldene. Jika gejala bertahan lebih dari seminggu, segera hubungi dokter atau apoteker. Untuk anak-anak berusia di bawah 16 tahun tidak boleh diberi aspirin.
  • Gatal atau ruam.
    Jika mengalami ruam setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis obat antihistamin berbeda.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.
    Jika efek samping ini tidak hilang, segera hubungi dokter Anda.
  • Timbul rasa gelisah.
    Cobalah untuk mengonsumsi cetirizine tepat sebelum tidur untuk mencegah efek samping ini. Jika gejalanya tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis antihistamin berbeda.
  • Perasaan jengkel, kesal, atau gelisah dengan ada atau tidak adanya provokasi (agitasi).
  • Alergi pada kulit yang menimbulkan pembengkakan (angioedema).
  • Pasien dengan denyut jantung di atas normal atau 100 kali/menit (takikardi).
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman (malaise).
  • Kejang.
  • Sulit tidur (insomnia).
  • Halusinasi.
  • Peradangan pada faring (faringitis).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Biduran (urtikaria).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang sulit buang air kecil (retensi urine).
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Pasien epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Bayi dan anak-anak berusia di bawah 2 tahun.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat.
  • Jangan menggunakan obat ini pada pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine.
Ulasan Pembeli
41 ulasan
5
0%
(0)
4
100%
(1)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)

Devi Mamax rendy

Produk cukup baik
Pembelian dariApotek Kosambi
17 Agu 2021
Nama Produk

Lerzin Sirup 60 ml

Total

Rp 15.000

Jual dan Beli Lerzin Sirup 60 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Lerzin sirup adalah obat yang digunakan untuk mengobati gatal dan bengkak yang disebabkan alergi. Lerzin sirup mengandung zat aktif cetirizine yang merupakan obat golongan antihistamin.

Cetirizine bekerja dengan cara menghambat pelepasan zat alami dalam tubuh, yang bernama histamin, ketika tubuh terpapar zat pemicu alergi atau alergen. Pelepasan histamin ini dapat menimbulkan gejala alergi, seperti bersin, gatal, mata berair dan pilek.

Obat gatal Lerzin merupakan obat bebas terbatas. Penggunaan obat ini juga harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, seperti dokter atau apoteker, untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Informasi zat aktif :

Cetirizine adalah antihistamin yang mengurangi histamin atau senyawa kimiawi alami dalam tubuh. Histamin dapat menimbulkan gejala bersin, gatal, mata berair, dan pilek.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cetirizine memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sebesar 50% dan feses sebesar 10%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat-obatan yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid atau pereda batuk (misalnya codeine dan hidrokodon), alkohol, obat untuk tidur atau kecemasan (misalnya alprazolam, lorazepam, dan zolpidem), obat pelemas otot (misalnya carisoprodol dan cyclobenzaprine), atau pereda alergi lainnya (misalnya chlorpheniramine dan diphenhydramine).
    Penggunaan cetirizine bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.
  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat mempengaruhi sistem saraf pusat.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Peningkatan asam lambung.
  • Bersendawa.
  • Kesemutan.
  • Kehilangan rasa.
  • Merasa panas.
  • Sakit kepala.
  • Maag.
  • Peningkatan keringat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada perut.


Merek: {""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin"", ""data_custom""=>{""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin""}}
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Ifars
Manufacture: Ifars
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 60 ml

Indikasi/Manfaat Lerzin Sirup 60 ml

Kegunaan obat Lerzin, antara lain:

  • Mengatasi gejala alergi, seperti hidung tersumbat, mata gatal dan berair, serta bersin.
  • Mengatasi biduran atau urtikaria.

Walau dapat meredakan gejala alergi, tetapi cetirizine tidak dapat mencegah gatal-gatal atau mengobati reaksi alergi serius (anafilaksis)


Dosis Lerzin Sirup 60 ml


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 1-2 sendok takar sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia di atas 6 tahun: 1-2 sendok takar sebanyak 1 kali/hari.


Cara Penggunaan Lerzin Sirup 60 ml


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Lerzin Sirup 60 ml


Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lerzin Sirup 60 ml Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine.
  • Bayi dan anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lerzin Sirup 60 ml


  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil.
  • Pasien penderita epilepsi dan berisiko mengalami kejang.


Efek Samping Obat Lerzin Sirup 60 ml


  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
  • Mulut kering.
  • Pusing.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gatal atau ruam.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.
  • Merasa gelisah.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Kejang.
  • Sulit tidur.
  • Halusinasi.