SehatQ
SehatQ Profile
Lerzin drops adalah adalah obat untuk mengatasi alergi seperti urtikaria dan rhinitis alergi

Lerzin Drops 15 ml


Harga Produk
Rp 16.100

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Abe Farma
Rp 16.100
Apotek Abe Farma
Kota Tangerang13.69 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lerzin drops adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi seperti rhinitis alergi atau urtikaria dengan gejala berupa bersin, mata berair, dan gatal.

Obat ini mengandung zat aktif cetirizine. Cetirizine juga dapat digunakan untuk meredakan kondisi alergi lainnya, seperti pembengkakan pada bagian bawah kulit karena alergi (angioedema) dan alergi yang menyebabkan mata menjadi merah (konjungtivitis alergi).

Lerzin drops merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lerzin Drops 15 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cetirizine
Kelas Terapi
Antihistamin
Klasifikasi
Antihistamin generasi ke-2
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 15 ml
Produsen
Ifars

Informasi Zat Aktif

Cetirizine adalah obat golongan antihistamin generasi kedua yang bekerja dengan mengurangi produksi zat histamin di dalam tubuh. Histamin merupakan zat pemicu alergi yang dapat menimbulkan gejala bersin, gatal, mata berair, dan pilek.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Tingkat penyerap menurun dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan reaksi alergi terhadap alergen tertentu dan terjadi sepanjang tahun (rhinitis alergi perenial)
  • Mengatasi peradangan pada mukosa hidung yang terjadi karena adanya perubahan musim (rhinitis alergi musiman)
  • Mengatasi biduran yang berlangsung selama enam minggu ke atas dan tidak diketahui penyebabnya (urtikaria idiopatik kronis)

Cetirizine dan obat golongan antihistamin generasi kedua lainnya tidak mudah masuk ke otak, sehingga jarang menimbulkan rasa kantuk.

Komposisi

Tiap 1 ml: cetirizine 10 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 kali sehari 1 ml
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 0,5 ml/hari
  • Anak-anak berusia 2 bulan-2 tahun: 0,25 ml/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Minta rekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit pada apoteker. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter.
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh
    Gantikan dengan mengonsumsi obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, konsultasikan dengan dokter.
  • Sakit perut
    Cobalah beristirahat. Makan lebih sering dalam jumlah lebih sedikit. Kompres perut Anda menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika rasa sakit memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Pasien yang memiliki denyut jantung di atas normal atau 100 kali/menit (takikardi)
  • Kejang
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Halusinasi
  • Mengantuk dan kelelahan
  • Muntah
  • Mual
  • Perasaan tidak nyaman
  • Pembengkakan pada kulit akibat penumpukan cairan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan peningkatan risiko retensi urine atau sulit buang air kecil
  • Pasien dengan epilepsi atau berisiko mengalami kejang
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyakit ginjal berat
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine
  • Bayi yang lahir prematur

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Hidroksizin dan levosetrizin
    Penggunaan obat di atas bersama cetirizine dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan risiko efek samping, seperti sakit kepala.
  • Obat penenang
    Penggunaan obat penenang bersama cetirizine dapat meningkatkan depresi pada sistem saraf pusat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kelemahan, tremor, atau gemetar yang tidak terkendali
  • Perasaan gelisah yang parah dan hiperaktif
  • Kebingungan
  • Gangguan penglihatan
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali
  • Jantung berdetak cepat, berdebar, atau detak jantung tidak merata

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a698026.html#:~:text=Cetirizine%20is%20in%20a%20class,pseudoephedrine%20(Sudafed%2C%20others).
Diakses pada 14 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/cetirizine-hcl.html
Diakses pada 14 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12065/cetirizine-oral/details
Diakses pada 14 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cetirizine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juli 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/cetirizine/
Diakses pada 14 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lerzin Drops 15 ml

Total

Rp 16.100

Jual dan Beli Lerzin Drops 15 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Lerzin drops adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti mata berair, pilek, gatal pada mata atau hidung, biduran (urtikaria). Lerzin drops mengandung zat aktif cetirizin.

Kandungan zat aktif yang terdapat obat ini bekerja dengan cara memblokir histamin, yaitu zat yang dibuat tubuh selama mengalami reaksi alergi. Histamin dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal, bersin, dan hidung tersumbat.

Cetirizine hanya meredakan gejala alergi, tetapi tidak dapat mencegah gatal-gatal pada penyakit biduran atau mengobati reaksi alergi serius (anafilaksis). Walau jarang memberikan efek mengantuk, tetapi sebaiknya hindari mengemudi kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini

Obat gatal Lerzin merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Cetirizine merupakan obat antialergi atau antihistamin yang dapat memblokir efek zat histamin. Tubuh akan memproduksi zat histamin saat terpapar zat asing yang dianggap berbahaya oleh sistem imun dan kemudian akan memberikan reaksi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat mempengaruhi sistem saraf pusat.
  • Obat-obatan yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid atau pereda batuk (misalnya codeine dan hidrokodon), alkohol, obat untuk tidur atau kecemasan (misalnya alprazolam, lorazepam, dan zolpidem), obat pelemas otot (misalnya carisoprodol dan cyclobenzaprine), atau pereda alergi lainnya (misalnya chlorpheniramine dan diphenhydramine).
    Penggunaan cetirizine bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Peningkatan asam lambung.
  • Merasa panas.
  • Maag.
  • Sakit kepala.
  • Bersendawa.
  • Kesemutan.
  • Kehilangan rasa.
  • Peningkatan keringat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada perut.


Merek: {""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin"", ""data_custom""=>{""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin""}}
Bentuk sediaan: Drop
Principal/Distributor obat: Ifars
Manufacture: Ifars
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 15 ml

Indikasi/Manfaat Lerzin Drops 15 ml

Kegunaan obat Lerzin, yaitu:
  • Mengatasi gejala alergi, misalnya bersin-bersin, hidung tersumbat, dan mata berair.
  • Mengatasi gatal di kulit akibat biduran atau urtikaria.

Alergi adalah bentuk respons sistem imun terhadap benda asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Benda asing ini disebut alergen (pemicu alergi). Pada orang yang tidak memiliki alergi, alergen umumnya tidak membahayakan kesehatan.


Dosis Lerzin Drops 15 ml


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 0,5 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,25 mg pada pagi dan malam.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,5 ml pagi dan malam hari.

Cara Penggunaan Lerzin Drops 15 ml


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Lerzin Drops 15 ml


Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lerzin Drops 15 ml Jika:


  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lerzin Drops 15 ml


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil.
  • Pasien penderita epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Efek Samping Obat Lerzin Drops 15 ml


  • Mengantuk dan kelelahan.
    Ganti obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Merasa gelisah.
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Kejang.
  • Halusinasi.
  • Biduran (urtikaria).
  • Diare.
  • Mual.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gatal atau ruam.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.