95
Lerzin drops adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi seperti gatal-gatal atau biduran

Lerzin Drops 15 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 13.060

Jumlah Produk
1

Tersedia 26 Penjual

Apotek Sehat Bersama 1
Rp 13.060
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.71 km
Apotek Berkah Farma
Rp 14.900
Apotek Berkah Farma
Kabupaten Cianjur79.26 km
Apotek Simpenan
Rp 15.015
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.76 km
Apotek Kranggan
Rp 15.825
Apotek Kranggan
Kota Bekasi23.43 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lerzin drops adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti mata berair, pilek, gatal pada mata atau hidung, biduran (urtikaria). Lerzin drops mengandung zat aktif cetirizin.

Kandungan zat aktif yang terdapat obat ini bekerja dengan cara memblokir histamin, yaitu zat yang dibuat tubuh selama mengalami reaksi alergi. Histamin dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal, bersin, dan hidung tersumbat.

Cetirizine hanya meredakan gejala alergi, tetapi tidak dapat mencegah gatal-gatal pada penyakit biduran atau mengobati reaksi alergi serius (anafilaksis). Walau jarang memberikan efek mengantuk, tetapi sebaiknya hindari mengemudi kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini

Obat gatal Lerzin merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Cetirizine merupakan obat antialergi atau antihistamin yang dapat memblokir efek zat histamin. Tubuh akan memproduksi zat histamin saat terpapar zat asing yang dianggap berbahaya oleh sistem imun dan kemudian akan memberikan reaksi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat mempengaruhi sistem saraf pusat.
  • Obat-obatan yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid atau pereda batuk (misalnya codeine dan hidrokodon), alkohol, obat untuk tidur atau kecemasan (misalnya alprazolam, lorazepam, dan zolpidem), obat pelemas otot (misalnya carisoprodol dan cyclobenzaprine), atau pereda alergi lainnya (misalnya chlorpheniramine dan diphenhydramine).
    Penggunaan cetirizine bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Peningkatan asam lambung.
  • Merasa panas.
  • Maag.
  • Sakit kepala.
  • Bersendawa.
  • Kesemutan.
  • Kehilangan rasa.
  • Peningkatan keringat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada perut.

Indikasi (manfaat) Obat

Kegunaan obat Lerzin, yaitu:
  • Mengatasi gejala alergi, misalnya bersin-bersin, hidung tersumbat, dan mata berair.
  • Mengatasi gatal di kulit akibat biduran atau urtikaria.

Alergi adalah bentuk respons sistem imun terhadap benda asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Benda asing ini disebut alergen (pemicu alergi). Pada orang yang tidak memiliki alergi, alergen umumnya tidak membahayakan kesehatan.

Komposisi Obat

Tiap 1 ml mengandung cetirizine 10 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 0,5 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,25 mg pada pagi dan malam.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,5 ml pagi dan malam hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mengantuk dan kelelahan.
    Ganti obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Merasa gelisah.
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Kejang.
  • Halusinasi.
  • Biduran (urtikaria).
  • Diare.
  • Mual.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gatal atau ruam.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil.
  • Pasien penderita epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lerzin Drops 15 ml

Total

Rp 13.060

Jual dan Beli Lerzin Drops 15 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Lerzin drops adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti mata berair, pilek, gatal pada mata atau hidung, biduran (urtikaria). Lerzin drops mengandung zat aktif cetirizin.

Kandungan zat aktif yang terdapat obat ini bekerja dengan cara memblokir histamin, yaitu zat yang dibuat tubuh selama mengalami reaksi alergi. Histamin dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal, bersin, dan hidung tersumbat.

Cetirizine hanya meredakan gejala alergi, tetapi tidak dapat mencegah gatal-gatal pada penyakit biduran atau mengobati reaksi alergi serius (anafilaksis). Walau jarang memberikan efek mengantuk, tetapi sebaiknya hindari mengemudi kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini

Obat gatal Lerzin merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Cetirizine merupakan obat antialergi atau antihistamin yang dapat memblokir efek zat histamin. Tubuh akan memproduksi zat histamin saat terpapar zat asing yang dianggap berbahaya oleh sistem imun dan kemudian akan memberikan reaksi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat mempengaruhi sistem saraf pusat.
  • Obat-obatan yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid atau pereda batuk (misalnya codeine dan hidrokodon), alkohol, obat untuk tidur atau kecemasan (misalnya alprazolam, lorazepam, dan zolpidem), obat pelemas otot (misalnya carisoprodol dan cyclobenzaprine), atau pereda alergi lainnya (misalnya chlorpheniramine dan diphenhydramine).
    Penggunaan cetirizine bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Peningkatan asam lambung.
  • Merasa panas.
  • Maag.
  • Sakit kepala.
  • Bersendawa.
  • Kesemutan.
  • Kehilangan rasa.
  • Peningkatan keringat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada perut.


Merek: {""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin"", ""data_custom""=>{""id""=>2215, ""label""=>""Lerzin""}}
Bentuk sediaan: Drop
Principal/Distributor obat: Ifars
Manufacture: Ifars
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 15 ml

Indikasi/Manfaat Lerzin Drops 15 ml

Kegunaan obat Lerzin, yaitu:
  • Mengatasi gejala alergi, misalnya bersin-bersin, hidung tersumbat, dan mata berair.
  • Mengatasi gatal di kulit akibat biduran atau urtikaria.

Alergi adalah bentuk respons sistem imun terhadap benda asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Benda asing ini disebut alergen (pemicu alergi). Pada orang yang tidak memiliki alergi, alergen umumnya tidak membahayakan kesehatan.


Dosis Lerzin Drops 15 ml


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 0,5 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,25 mg pada pagi dan malam.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 1 ml sebanyak 1 kali/hari atau dalam dosis terbagi 0,5 ml pagi dan malam hari.

Cara Penggunaan Lerzin Drops 15 ml


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Lerzin Drops 15 ml


Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lerzin Drops 15 ml Jika:


  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lerzin Drops 15 ml


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil.
  • Pasien penderita epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Efek Samping Obat Lerzin Drops 15 ml


  • Mengantuk dan kelelahan.
    Ganti obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Merasa gelisah.
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Kejang.
  • Halusinasi.
  • Biduran (urtikaria).
  • Diare.
  • Mual.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gatal atau ruam.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.