SehatQ
SehatQ Profile
Lasmalin Tablet adalah obat untuk <strong>mengatasi berbagai penyakit paru-paru

Lasmalin Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 12.060

Jumlah Produk
1

Tersedia 36 Penjual

Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 14.011
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Sari Suci
Rp 17.504
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 19.800
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek G+
Rp 17.400
Apotek G+
Kota Jakarta Barat5.89 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lasmalin Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk mengatasi berbagai penyakit paru-paru seperti:

peradangan saluran napas yang menyebabkan sesak napas (asma bronkial).
peradangan saluran pernapasan (bronkitis) kronis.
kerusakan kantong udara di paru-paru (emfisema).
penyakit paru-paru lain dengan komplikasi penyempitan saluran saluran pernapasan (bronkospasme).

Informasi zat aktif :

Terbutalin bekerja langsung pada reseptor adrenergik beta 2 untuk mengendurkan otot polos saluran pernapasan dan mencegah penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme), sehingga membuat pernapasan lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, terbutaline diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara bervariasi dari saluran cerna dan saluran udara kurang dari 10%. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 14-15%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) sekitar 1-4 jam.
  • Distribusi: Melewati plasenta dan memasuki ASI dan ikatan protein plasma sebanyak 25%.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme lintas pertama melalui proses perubahan senyawa tidak toksik dan mudah larut agar mudah dikeluarkan (konjugasi) oleh sulfat dan glukoronida di hati dan dinding usus.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 16-20 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lasmalin tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Epinefrin dan formoterol.
    Menggunakan terbutalin bersama dengan obat-obat tersebut dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah atau irama jantung tidak teratur.
  • Difilin.
    Menggunakan difilin bersama dengan terbutalin dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular seperti jantung berdebar-debar, peningkatan denyut jantung dan denyut nadi, dan peningkatan tekanan darah. Menggabungkan obat-obatan ini juga dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia).
  • Furosemid.
    Menggunakan furosemid bersama dengan terbutalin dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia). Pada kasus yang parah, hipokalemia dapat menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan, kesulitan bernapas dan menelan (akibat kelumpuhan otot), dan irama jantung yang tidak teratur.
  • Prometazin, oksitosin, ondansetron.
    Menggunakan terbutalin bersama dengan obat-obat tersebut dapat meningkatkan risiko irama jantung tidak teratur yang mungkin serius dan berpotensi mengancam jiwa, meskipun ini adalah efek samping yang jarang terjadi.
  • Propanolol.
    Menggunakan propranolol bersama dengan terbutalin dapat mengurangi manfaat kedua obat tersebut karena memiliki efek berlawanan dalam tubuh. Selain itu, propranolol terkadang dapat menyebabkan penyempitan saluran udara yang dapat memperburuk masalah pernapasan Anda atau memicu serangan asma yang parah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Lasmalin Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Terbutaline sulfate
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (2,5 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Terbutalin bekerja langsung pada reseptor adrenergik beta 2 untuk mengendurkan otot polos saluran pernapasan dan mencegah penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme), sehingga membuat pernapasan lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, terbutaline diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara bervariasi dari saluran cerna dan saluran udara kurang dari 10%. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 14-15%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) sekitar 1-4 jam.
  • Distribusi: Melewati plasenta dan memasuki ASI dan ikatan protein plasma sebanyak 25%.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme lintas pertama melalui proses perubahan senyawa tidak toksik dan mudah larut agar mudah dikeluarkan (konjugasi) oleh sulfat dan glukoronida di hati dan dinding usus.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 16-20 jam.

Indikasi (manfaat)

Mengatasi berbagai penyakit paru-paru seperti:

  • Peradangan saluran napas yang menyebabkan sesak napas (asma bronkial).
  • Peradangan saluran pernapasan (bronkitis) kronis.
  • Kerusakan kantong udara di paru-paru (emfisema).
  • Penyakit paru-paru lain dengan komplikasi penyempitan saluran saluran pernapasan (bronkospasme).

Komposisi

Terbutaline sulfate 2,5 mg.

Dosis

Dewasa: 2-3 sendok takar 5 ml (10-15 ml) sebanyak 2-3 kali/hari.

Anak-anak:

  • 3-6 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 2-3 kali/hari.
  • 7-15 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 2-3 kali/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Pusing.
    Cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi sertralin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Mengantuk.
    Minum terbutalin di malam hari dan kurangi jumlah alkohol yang Anda minum. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa mengantuk. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dengan dokter Anda.
  • Mual dan muntah.
    Konsumsi makanan sederhana, hindari konsumsi makanan yang kaya rasa seperti makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Nyeri dada.
  • Gerakan tidak terkendali (tremor).
  • Jantung berdebar atau berdegup kencang (palpitasi).
  • Detak jantung yang cepat (takikardia).
  • Sesak napas (dispnea).
  • Kadar gula darah tinggi yang sementara (hiperglikemia).
  • Kadar kalium tinggi yang sementara (hiperkalemia).
  • Gangguan irama jantung (aritmia jantung).
  • Penumpukan cairan dalam paru-paru (edema paru).
  • Kekurangan aliran darah ke organ atau jaringan tubuh (iskemia miokard).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien dengan kadar gula darah tinggi (diabetes melitus).
  • Pasien dengan kadar tiroid yang tinggi (hipertiroidisme).
  • Pasien dengan riwayat kejang.
  • Pasien dengan penyempitan pembuluh darah arteri (penyakit jantung iskemik).
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lasmalin tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kadar hormon tiroid yang meningkat dalam darah (tirtoksikosis).
  • Penggunaan bersama obat monoamine oxidase inhibitors (MAOI).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Epinefrin dan formoterol.
    Menggunakan terbutalin bersama dengan obat-obat tersebut dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah atau irama jantung tidak teratur.
  • Difilin.
    Menggunakan difilin bersama dengan terbutalin dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular seperti jantung berdebar-debar, peningkatan denyut jantung dan denyut nadi, dan peningkatan tekanan darah. Menggabungkan obat-obatan ini juga dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia).
  • Furosemid.
    Menggunakan furosemid bersama dengan terbutalin dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia). Pada kasus yang parah, hipokalemia dapat menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan, kesulitan bernapas dan menelan (akibat kelumpuhan otot), dan irama jantung yang tidak teratur.
  • Prometazin, oksitosin, ondansetron.
    Menggunakan terbutalin bersama dengan obat-obat tersebut dapat meningkatkan risiko irama jantung tidak teratur yang mungkin serius dan berpotensi mengancam jiwa, meskipun ini adalah efek samping yang jarang terjadi.
  • Propanolol.
    Menggunakan propranolol bersama dengan terbutalin dapat mengurangi manfaat kedua obat tersebut karena memiliki efek berlawanan dalam tubuh. Selain itu, propranolol terkadang dapat menyebabkan penyempitan saluran udara yang dapat memperburuk masalah pernapasan Anda atau memicu serangan asma yang parah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lasmalin Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 14.011