Lasal Kapsul adalah obat untuk penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme).

Lasal Kapsul 2 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 14.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 32 Penjual

Apotek Abe Farma
Rp 14.000
Apotek Abe Farma
Kota Tangerang13.7 km
Apotek Abe Farma Mencong
Rp 14.000
Apotek Abe Farma Mencong
Kota Tangerang14.61 km
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 15.512
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Ade
Rp 15.758
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.27 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lasal Kapsul adalah obat untuk penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme) pada semua jenis asma bronkial peradangan pada saluran bronkus di dalam paru-paru (bronkritis kronik) penyakit kronis akibat kerusakan kantong udara (emfisema). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif Salbutamol.

Informasi zat aktif :

Salbutamol adalah obat untuk mencegah dan mengobati penyempitan saluran pernapasan atau bronkospasme pada penderita asma dan penyakit paru-paru. Salbutamol termasuk ke dalam golongan bronkodilator.
Obat ini digunakan untuk meredakan gejala asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), seperti batuk, suara yang terdengar saat sedang bernapas (mengi), dan sesak napas. Salbutamol juga bisa diberikan dengan menggunakan nebuliser, yaitu alat yang digunakan untuk membantu menghirup obat.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Salbutamol tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

Efek berlawanan atau antagonis dengan obat beta adrenoseptor bloker, atomoksetin, digoksin, dan metildopa.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Lasal Kapsul 2 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Salbutamol
Kelas Terapi
-
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (2 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Salbutamol adalah obat untuk mencegah dan mengobati penyempitan saluran pernapasan atau bronkospasme pada penderita asma dan penyakit paru-paru. Salbutamol termasuk ke dalam golongan bronkodilator. Obat ini digunakan untuk meredakan gejala asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), seperti batuk, suara yang terdengar saat sedang bernapas (mengi), dan sesak napas. Salbutamol juga bisa diberikan dengan menggunakan nebuliser, yaitu alat yang digunakan untuk membantu menghirup obat.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme) pada semua jenis asma bronkial
  • Peradangan pada saluran bronkus di dalam paru-paru (bronkritis kronik)
  • Penyakit kronis akibat kerusakan kantong udara (emfisema)

Komposisi Obat

Salbutamol 2 mg.

Dosis Obat

Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3-4 kali/hari

Anak-anak:

  • 6-12 tahun: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari
  • 2-6 tahun: ½ tablet sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan gerakan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor)
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Obat ini harus digunakan dengan resep dokter
  • Pasien dengan kadar hormon tiroid yang tinggi (hipertiroidisme)
  • Pembesaran pembuluh darah otak (aneurisma)
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes melitus)
  • Peningkatan tekanan pada bola mata (glaukoma sudut tertutup)

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Salbutamol tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap salbutamol atau obat agonis adrenoreseptor beta-2 lainnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Efek berlawanan atau antagonis dengan obat beta adrenoseptor bloker, atomoksetin, digoksin, dan metildopa.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lasal Kapsul 2 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 14.000