Lantus Solostar Flexpen (1 Box @ 1 Pen)


Harga Produk
Rp 278.250

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lantus Solostar Flexpen adalah obat keras atau obat resep yang mengandung insulin glargine 100 iu. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lantus Solostar Flexpen (1 Box @ 1 Pen)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Insulin Glargine
Kelas Terapi
-
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 box @ 1 pen
Produsen
Sanofi Aventis

Indikasi (manfaat) Obat

Mengendalikan kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes mellitus.

Komposisi Obat

Insulin Glargine 100 IU

Dosis Obat

Dosis bersifat individual, 1 x sehari, injeksi SC, diberikan pada waktu yang sama tiap harinya.

Aturan pakai obat

  • Ditentukan dokter.
  • Disuntikan secara subkutan pada area perut, lengan atas atau paha.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Hipoglikemia (kadar gula darah di bawah batas normal),
  • reaksi lokal pada tempat injeksi dan reaksi hipersensitivitas (misalnya kemerahan kulit),
  • pembengkakan dan pruritus,
  • penambahan berat badan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di lemari pendingin pada suhu 2-8 °C dalam wadah tertutup rapat. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hati-hati penggunaan insulin pada pasien gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, pasien dengan stenosis arteri koroner yang signifikan atau pembuluh darah yang memasok otak (risiko komplikasi jantung atau serebral akibat hipoglikemia), retinopati proliferatif, lansia di atas usia 65 tahun, wanita hamil, wanita menyusui, dan anak di bawah usia 2 tahun.
  • Penggunaan insulin kemungkinan dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Peningkatan kerentanan terjadinya hipoglikemia jika terjadi perubahan pada area penyuntikkan, peningkatan sensitivitas insulin, aktivitas fisik yang tidak biasa, asupan makanan yang tidak memadai, melewatkan makan, mengkonsumsi alkohol, gangguan endoktrin tertentu, pengobatan bersamaan dengan obat-obat tertentu.
  • Sebelum menggunakan produk, lakukan pemerikasaan produk secara visual.
  • JIka terdapat kekeruhan atau perubahan warna pada produk, jangan digunakan

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hipersensitif atau mengalami alergi terhadap komponen obat ini.
  • Kondisi hipoglikemia.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antidiabetik oral,
  • obat golongan Inhibitor ACE,
  • Disopyramide,
  • obat golongan Fibrat,
  • Fluoxetine,
  • MAO Inhibitor,
  • Pentoxifylline,
  • Propoxyphene.
  • antibiotik salicylates & sulfonamide dapat meningkatkan efek penurun glukosa darah & meningkatkan risiko terjadinya hipogilemia.
  • Kortikosteroid,
  • Danazol,
  • Diazoksida,
  • obat golongan Diuretik,
  • Glukagon,
  • INH,
  • Estrogen & Progestogen (misalnya, dalam kontrasepsi oral), turunan Fenotiazin, Somatropin, Simpatomimetik (misalnya, Epinefrin, Salbutamol, Terbutalin),
  • Hormon tiroid,
  • Clozapine dapat mengurangi efek penurunan glukosa darah.
  • Beta blocker,
  • Clonidine,
  • Garam Lithium atau alkohol dapat mempotensiasi atau melemahkan efek penurun glukosa darah.
  • Pentamidine dapat menyebabkan hipoglikemia, kadang-kadang juga menyebabkan hiperglikemia.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lantus Solostar Flexpen (1 Box @ 1 Pen)