SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Lantiflam tablet adalah obat untuk meredakan nyeri dan peradangan seperti pada peradangan sendi.

Lantiflam Tablet 50 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lantiflam tablet adalah obat untuk meredakan nyeri dan peradangan seperti pada peradangan sendi (arthritis), sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, dan menurunkan demam. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lantiflam tablet mengandung zat aktif ketoprofen.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Mengurangi nyeri serta meringankan nyeri, bengkak dan kaku akibat peradangan pada:

Ketoprofen termasuk dalam kelas obat yang disebut obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). NSAID membantu mengurangi rasa sakit, peradangan, dan demam. Ketoprofen bekerja dengan cara memblokir efek bahan kimia alami yang disebut enzim siklo-oksigenase (COX). Enzim ini membantu membuat bahan kimia lain, yang disebut prostaglandin, di dalam tubuh. Beberapa prostaglandin diproduksi di tempat cedera atau kerusakan, dan menyebabkan nyeri dan pembengkakan. Dengan memblokir efek enzim COX, lebih sedikit prostaglandin yang diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda.

Komposisi

  • Lantiflam tablet 50 mg: ketoprofen 50 mg.
  • Lantiflam tablet 100 mg: ketoprofen 100 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Dismenore dan nyeri haid: 25-50 mg setiap 6-8 jam sesuai dengan kebutuhan.
  • Ankylosing spondylitis, arthritis, rheumatoid, bursitis, osteoarthritis, nyeri dan peradangan yang terkait dengan gangguan muskuloskeletal dan sendi, nyeri setelah operasi, artritis reumatoid, dan tendinitis:50 mg sebanyak 4 kali/hari atau 75 mg.
    • Dosis maksimal: 300 mg/hari.

Aturan pakai

Harus dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan saluran pencernaan, sakit perut dan ketidaknyamanan pada perut.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan, jika ketidaknyamanan masih berlanjut segera hubungi dokter Anda.
  • Mual atau muntah.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makanan berlemak atau makanan pedas. Jika mual atau muntah masih berlanjut segera bicarakan dengan dokter Anda.

Jarang:

  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat atau berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar untuk mengurangi sembelit.
  • Diare.
    Minum banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi, dehidrasi ditandai dengan jumlah dan frekuensi buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya serta urin berwarna keruh dan berbau menyengat.
  • Sakit kepala.
    Coabalah untuk beristirahat, hindari mengemudi atau menjalankan mesin.Jika sakit kepala masih berlanjut dan tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker untuk meminta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang sesuai.Perut kembung.
  • Pusing.
  • Perut kembung.
  • Mengantuk.
  • Gatal dan ruam pada kulit.
  • Pembengkakan pada kaki.
    Jika salah satu dari efek samping di atas menjadi mengganggu, segera hubungi dokter Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat meningitis.
  • Pasien penderita lupus.
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien yang mengalami gangguan kesulitan mengeluarkan cairan (retensi cairan).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang mengalami gangguan pada saluran pencernaan seperti kolitis ulseratif dan penyakit Crohn.
  • Pasien yang mengalami pembengkakan pada tubuh akibat penumpukan cairan pada jaringan (edema).
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada ginjal.
  • Pasien yang memiliki gangguan pada ginjal dan hati.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil pada trimester 1 dan 2.
  • Pasien yang mengonsumsi obat NSAID, antiplatelet, antikoagulan, dan kortikosteroid.
  • Tidak digunakan untuk jangka panjang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap ketoprofen, aspirin, atau obat NSAID lainnya.
  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien dengan riwayat luka atau perdarahan pada saluran pencernaan akibat penggunaan NSAID.
  • Pasien penderita asma yang sensitif terhadap aspirin.
  • Pasien yang mengalami luka pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang mengalami perdarahan.
  • Pasien yang mengalami nyeri atau tidak nyaman pada perut (dispepsia kronik).
  • Pasien penderita gagal jantung berat.
  • Pasien dengan pengobatan nyeri perioperatif pada operasi jantung koroner atau CABG.
  • Pasien penderita diatesis hemoragik.
  • Pasien penderita gangguan pada hati dan ginjal berat.
  • Wanita hamil pada trimester ke 3.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lantiflam Tablet 50 mg (3 Strip @ 10 Tablet)