SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Lanadexon kaplet adalah obat untuk mengatasi peradangan sendi dan reaksi alergi

Lanadexon Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 2.700

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Berkah Farma
Rp 2.700
Apotek Berkah Farma
Kabupaten Cianjur79.31 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lanadexon kaplet adalah obat untuk mengobati peradangan pada tubuh yang membutuhkan terapi dengan obat kortikosteroid, seperti obat ini.

Beberapa peradangan yang dapat diatasi dengan obat ini, antara lain, peradangan sendi (arthritis), peradangan kulit yang ditandai dengan ruam kulit serta kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis), gangguan pernapasan,  dan reaksi alergi. 

Lanadexon tablet mengandung dexamethasone sebagai zat aktifnya. Penggunaan obat ini tidak boleh dihentikan tiba-tiba, terutama jika sudah digunakan dalam waktu panjang. Hal tersebut bertujuan untuk menghentikan gejala putus obat, seperti mual, kehilangan nafsu makan, perubahan mood, dan sebagainya.

Biasanya, dokter akan menurunkan dosis dexamethasone secara bertahap sebelum menghentikan obat ini.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lanadexon Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
6
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi
Kortikosteroid
Kemasan

1 box isi 1 strip @ 10 tablet

Produsen
Landson - PT Pertiwi Agung

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone akan membantu memblokir respons sistem kekebalan tubuh untuk meredakan peradangan yang sedang terjadi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan dan waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) adalah 1-2 jam (oral).
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati
  • Ekskresi: Melalui urine

Indikasi (manfaat)

Obat Lanadexon mengobati kondisi, seperti :

  • Menekan sistem imun dan mengatasi penyakit radang sendi (rheumatoid arthritis)
  • Mengatasi dermatitis, yaitu peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit merah dan gatal
  • Mengatasi gangguan sistem darah atau hormon
  • Meredakan alergi
  • Sebagai terapi tambahan jangka pendek pada asma bronkial, yaitu kondisi medis yang menyebabkan jalan napas paru-paru membengkak dan menyempit
  • Mengatasi gangguan usus tertentu
  • Mengurangi pembengkakan (edema) yang disebabkan tumor tulang belakang dan otak
  • Mengobati peradangan mata

Dexamethasone merupakan kortikosteroid buatan manusia atau sintetis. Kortikosteroid sendiri adalah bahan kimia alami yang diproduksi kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Bahan kimia ini dapat memengaruhi fungsi banyak sel di dalam tubuh, serta menekan sistem kekebalan dan peradangan.

Itu sebabnya, obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai peradangan di tubuh.

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg

Dosis

  • Dewasa: Dosis awal 0,5-9 mg/hari dalam dosis terbagi, dosis maksimal sebanyak 1,5 mg setiap hari
  • Anak-anak: Dosis awal 0,02-0,3 mg/kg sehari dalam 3-4 dosis terbagi

Aturan pakai

Diminum setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda.
    Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur
  • Sakit perut
    Cobalah istirahat agar lebih rileks. Letakkan handuk hangat atau botol air panas tertutup di perut Anda untuk membantu mengurangi efek samping ini
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin
  • Pembengkakan pada organ akibat penumpukan jaringan (edema)
  • Penurunan kadar kalium dalam darah
  • Peningkatan kadar glukosa dalam darah
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Perubahan suasana hati seperti depresi
  • Penglihatan kabur
  • Penurunan jumlah urine
  • Kesulitan tidur
  • Merasa gelisah
  • Kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati dan ginjal
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)
  • Pasien penderita kelemahan otot (miastenia gravis)
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien yang memiliki gangguan tiroid
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes)
  • Pasien penderita malaria
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Anak-anak berusia di bawah 6 tahun
  • Pasien penderita gangguan pencernaan, seperti luka pada dinding lambung (tukak lambung) serta peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif)
  • Pasien yang mengalami kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh (gagal jantung kongestif)
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan nyeri otot (mialgia), nyeri sendi (arthralgia), serta persaaan lelah, lemah, dan tidak nyaman (malaise)
  • Dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan pasien lebih rentan terkena cacar atau campak
  • Hentikan penggunaan obat ini secara bertahap

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lanadexon kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap dexamethasone
  • Pasien yang menerima atau melakukan vaksinasi
  • Pasien penderita pengeroposan tulang (osteoporosis)
  • Pasien penderita herpes pada mata (herpes simpleks okular)
  • Pasien penderita infeksi jamur yang menyerang organ tubuh (sistemik)
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari (ulkus gaster)
  • Pasien yang mengalami gangguan mental berupa kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi (psikosis) atau gangguan kecemasan (psikoneurotik)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ibuprofen dan naproxen
    Mengonsumsi dexamethasone bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko efek samping pada saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Aspirin
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping di saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Hydrocodone dan oxycodone
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar obat di atas dalam darah, sehingga akan mengurangi kemampuan obat tersebut dalam meringankan rasa sakit.
  • Ciprofloxacin
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).
  • Furosemide
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide dapat menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, merasa lemah, dan pusing.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/decadron-dexamethasone-intensol-dexamethasone-342741#5

Diakses pada 3 Juni 2021



Drugs. https://www.drugs.com/dexamethasone.html

Diakses pada 3 Juni 2021



Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322409#side-effects

Diakses pada 3 Juni 2022



Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/dexamethasone.html

Diakses pada 3 Juni 2021



MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682792.html

Diakses pada 3 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lanadexon Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 2.700