SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Lameson 8 tablet adalah obat untuk mengatasi peradangan dan reaksi alergi

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 68.800

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Berkah Farma
Rp 68.800
Apotek Berkah Farma
Kabupaten Cianjur79.31 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lameson 8 tablet adalah obat untuk mengatasi peradangan, reaksi alergi seperti gatal dan kemerahan, serta penyakit autoimun. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lameson 8 tablet mengandung zat aktif metyhlprednisolone.
Methylprednisolone adalah hormon kortikosteroid. Obat ini digunakan untuk mengobati peradangan pada kondisi seperti radang sendi, kelainan darah, reaksi alergi parah, kanker tertentu, kondisi mata, penyakit kulit, ginjal, usus, paru-paru, dan gangguan sistem kekebalan. Cara kerja obat ini adalah dengan menurunkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit untuk mengurangi gejala, seperti pembengkakan, nyeri, dan reaksi alergi. Methylprednisolone juga dapat digunakan bersama obat lain untuk mengatasi gangguan hormon.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip isi 10 tablet @ 8 mg
Produsen
Lapi Laboratories

Indikasi (manfaat)

Mengatasi alergi dan peradangan, seperti:

  • Peradangan pada sendi (artritis), gangguan kulit, sel darah, ginjal, mata, tiroid, dan usus besar atau kolon (kolitis).
  • Peradangan pada sendi yang disebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Mengobati penyakit kelainan pada darah.
  • Pasien dengan kondisi sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (autoimun).
  • Mengatasi asma bronkial.
  • Mengobati alergi parah.
  • Mengobati jenis kanker tertentu.
  • Mengatasi gangguan pada kulit, seperti gatal-gatal, kemerahan pada kulit, peradangan kulit (dermatitis), psoriasis, kelainan pada kulit, mulut, alat kelamin, dubur, dan lapisan bola mata (sindrom Stevens-Johnson), serta kelainan kulit lainnya yang responsif terhadap kortikosteroid.
  • Mengobati gangguan kolagen, seperti lupus eritematosus sistemik.
  • mengobati kelainan endokrin.

Lameson merupakan obat yang digunakan untuk terapi supresi inflamasi atau untuk mengatasi peradangan dan meredakan gejala, seperti kulit gatal, merah, dan kering. Selain itu, methylprednisole juga dapat mengobati seriawan pada mulut.

Komposisi

Methylprednisolone 8 mg.

Dosis

Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 

  • Dosis awal: 4-48 mg/hari, dikonsumsi dalam dosis tunggal atau dosis terbagi.
  • Dosis pemeliharaan: 4-16 mg/hari. 

Anak-anak berusia 12 tahun ke bawah: 0,8-1,5 mg/kgBB/hari.

  • Dosis maksimal: 80 mg/hari.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makakan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda pusing.
  • Mual.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Mudah berkeringat.
    Penggunaan methylprednisolone dapat menyebabkan naiknya kadar gula darah yang akan memperburuk penderita diabetes. Jadi, konsultasilah dengan dokter jika mengalami gejala kadar gula darah tinggi, seperti mudah merasa haus dan meningkatnya rasa ingin buang air kecil. Metilprednisolon juga dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan akan memperparahnya. Konsultasikan juga kepada dokter jika memiliki gejala infeksi, seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan terus menerus, dan batuk.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Gangguan tidur.
  • Rasa terbakar pada dada.
  • Keringat berlebih.
  • Perubahan nafsu makan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Gatal-gatal.
  • Diare.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Bayi.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan kondisi ketika tubuh hanya menghasilkan sedikit hormon tiroid (hipotiroid).
  • Pasien penderita peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif non spesifik).
  • Penggunaan bersama asam asetilsalisilat dapat meningkatkan efek samping pada saluran pencernaan, seperti peradangan, perdarahan, dan maag.
  • Pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.
  • Rusaknya organ hati akibat terbentuknya jaringan parut (sirosis).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan riwayat pembedahan pada saluran pencernaan, peradangan berupa kantung-kantung kecil (divertikula) yang muncul pada dinding saluran pencernaan (divertikulitis), luka pada dinding lambung (tukak peptik) aktif atau laten, gangguan ginjal (insufisiensi ginjal), tekanan darah tinggi (hipertensi), pengeroposan tulang (osteoporosis), dan kelemahan otot (myasthenia gravis).
  • Pasien penderita tuberkulosis.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien penderita infeksi parasit di dalam usus besar (amubiasis).
  • Pasien penderita gangguan mental.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata menjadi terlalu tinggi (glaukoma sudut tertutup).
  • Pasien penderita infeksi virus.
  • Pasien penderita penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen (poliomielitis).
  • Pasien yang mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ketoconazol, boseprevir, ciclosporin, erythromicin, rifamisin, phenitoin, phenobarbital, dan telaprevir.
    Penggunaan obat di atas bersama methylprednisolone dapat menyebabkan terganggunya kerja methylprednisolone dalam mengatasi gatal dan peradangan.
  • Aldesleukin, mifepriston, clopidogrel, warfarin, ibuprofen, celecoxib, aspirin, dan salisilat.
    Penggunaan obat di atas bersama methylprednisolone dapat menyebabkan risiko terjadinya pendarahan atau timbul memar pada kulit.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lameson
Diakses pada 17 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/methylprednisolone.html
Diakses pada 17 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6470/methylprednisolone-oral/details
Diakses pada 17 Desember 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/medrol-drug.htm
Diakses pada 17 Desember 2020

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/methylprednisolone-oral-route/description/drg-20075237
Diakses pada 17 Desember 2020

Patient. https://patient.info/medicine/methylprednisolone-tablets-medrone
Diakses pada 17 Desember 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/methylprednisolone-oral-tablet
Diakses pada 17 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682795.html
Diakses pada 17 Desember 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 68.800

Jual dan Beli Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Lameson difromulasikan khusus untuk pasien yang mengalami peradangan dan infeksi kronis pada tubuh, terutama yang diakibatkan karena adanya gangguan pada sistem imun tubuh.


Lameson mengandung metilprednisolon yang bekerja efektif untuk menahan sistem imun agar tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan. Lameson dapat mengatasi kelainan pada endokrin, kelainan pada proses pembentukan komponen darah, asma akut, infeksi di kulit, dan peradangan pada tenggorokan.


Lameson merupakan golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dari dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. Lameson boleh diberikan kepada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Beli online Lameson dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Lameson
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Lapi Laboratories
Manufacture: Lapi Laboratories
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet

Indikasi/Manfaat Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Penyakit yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh seperti lupus eritematosus sistemik.
  • Peradangan pada tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus, peradangan pada otot dan sendi, peradangan pada hidung akibat alergi, peradangan pada kulit, peradangan pada mata (akut dan kronis), peradangan pada usus besar dan rektum.
  • Infeksi pada kulit.
  • Asma.
  • Penyakit keganasan seperti kanker darah (leukimia) pada orang dewasa maupun anak-anak.
  • Kelainan endokrin.
  • Kelainan pembentukan komponen darah.

Dosis Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Dewasa:
    Dosis awal: 4-48 mg/hari.
    Dosis pemeliharaan: Turukan dosis awal secara bertahap sampai mencapai dosis efektif terendah.
  • Anak-anak: 0,8-1,1 mg/kg berat badan.

Cara Penggunaan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi bersama dengan makanan.

Cara Menyimpan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien tuberkulosis.
  • Pasien dengan infeksi jamur sistemik.
  • Pasien dengan infeksi herpes simplex.
  • Pasien diabetes mellitus.
  • Pasien cacar air.
  • Pasien dengan pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien dengan luka pada saluran pencernaan.
  • Pasien yan baru menjalani vaksinasi.
  • Pasien hiperhensitif terhadap komponen obat ini.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien yang sedang menjalani terapi menggunakan metilprednisolon, sebaiknya jangan dulu melakukan vaksinasi terutama vaksin cacar.
  • Penggunaan pada pasien tuberculosa laten atau reaktivitas tuberculin, harus melalui observasi lanjutan.
  • Penggunaan metilprednisolon jangka panjang dapat menyebabkan katarak subkapsuler, glaucoma, dan aktivasi infeksi virus atau jamur pada mata.
  • Pengguaan metilprednisolon dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi, tekanan darah menurun, kekurangan cairan dan garam.
  • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil.

Efek Samping Obat Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Kekurangan cairan dan elektrolit.
  • Otot melemah, tulang keropos.
  • Peradangan pada pankreas, pendarahan pada saluran pencernaan, kembung.
  • Menghambat penyembuhan luka, kulit menipis, eritema, produksi keringat berlebih.
  • Ganguan metabolisme.
  • Gangguan kelenjar endokrin seperti menstruasi tidak teratur, peningkatan kebutuhan insulin, pertumbuhan anak terhambat.
  • Katarak.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh.