SehatQ
SehatQ Profile
Lameson tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan, gatal-gatal, dan kemerahan

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 66.555
Potensi Hemat 10%

Jumlah Produk
1

Tersedia 160 Penjual

Mandjur
Rp 69.000
Mandjur
Kota Jakarta Pusat1.37 km
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 66.055
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 81.300
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 68.400
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lameson tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati kondisi peradangan, seperti rheumatoid arthritis, kelainan darah, reaksi alergi parah, penyakit kulit, gangguan ginjal (sindrom nefrotik), gangguan paru-paru, atau usus, kelainan saluran pernapasan, dan gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimun).

Obat ini mengandung zat aktif methylprednisolone. Kandungan zat aktif dalam obat ini akan menekan sistem imun, sehingga tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan.

Selain itu, obat methylprednisolone dapat digabungkan dengan obat lain untuk mengobati gangguan fungsi hormon.

Obat ini merupakan obat keras. Itu sebabnya, penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, seperti dokter atau apoteker, untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Methylprednisolone
Kelas Terapi
Antihistamin dan Kortikosteroid
Klasifikasi
Antihistamin generasi ke-1
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (8 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Methylprednisolone bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan mengubah respons kekebalan tubuh Anda. Hal ini dapat mengurangi kondisi peradangan yang terjadi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, methylprednisolone memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah setelah pemberian melalui mulut atau oral.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan cepat ke otot, hati, kulit, usus, dan ginjal. Didistribusikan ke dalam ASI dan melalui plasenta.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati menjadi metabolit glukoronida dan sulfat yang tidak aktif.
  • Ekskresi: Metabolit tidak aktif dan sejumlah kecil obat yang tidak termetabolisme dikeluarkan oleh ginjal. Jumlah obat yang tidak signifikan dikeluarkan melalui feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi terminal) adalah 18 hingga 36 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimun)
  • Mengatasi reaksi alergi parah
  • Mengatasi kelainan sel darah, saluran pernapasan, dan ginjal (sindrom nefrotik)
  • Mengatasi peradangan

Kandungan methylprednisolone pada obat ini termasuk dalam golongan obat kortikosteroid, yaitu obat dengan kandungan hormon steroid yang dapat digunakan untuk mencegah peradangan.

Komposisi

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: ½-1 tablet sebanyak 3 kali sehari

Aturan pakai

Harus dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala
    Istirahatlah dan minum banyak air. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Jika sakit kepala berlangsung selama lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas.
  • Peningkatan keringat
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Perubahan nafsu makan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan penyakit tukak lambung
  • Pasien dengan penyakit tiroid
  • Pasien dengan riwayat kejang
  • Pasien dengan penyakit gagal jantung
  • Pasien dengan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lameson tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang hipersensitif atau memiliki reaksi imun berlebihan terhadap zat aktif methylprednisolone
  • Pasien dengan penyakit infeksi jamur
  • Pasien yang sedang dalam masa pemberian vaksin

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik makrolida
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan klirens atau pembersihan pada ginjal, sehingga menyebabkan keracunan.
  • Agen perusak kalium, misalnya amfoterisin B dan diuretik
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko hipokalemia atau penurunan kadar kalium dalam darah.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatan klirens, sehingga efektivitas obat dalam mengatasi radang akan menurun.
  • Ciclosporin
    Penggunaan bersama ciclosporin dapat meningkatkan resiko kejang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Sembelit atau sulit buang air besar
  • Penurunan jumlah urine
  • Kesulitan menelan
  • Mulut kering
  • Nyeri dada
  • Penglihatan kabur
  • Muntah darah
  • Kotoran berwarna hitam
  • Kebingungan
  • Kebutaan
  • Sakit tulang
  • Urine berwarna gelap

Drugs. https://www.drugs.com/search.php?searchterm=methylprednisolone
Diakses pada 21 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6470/methylprednisolone-oral/details
Diakses pada 21 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylprednisolone?mtype=generic
Diakses pada 21 Juli 2021

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/metilprednisolon
Diakses pada 21 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 69.000

Jual dan Beli Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Lameson difromulasikan khusus untuk pasien yang mengalami peradangan dan infeksi kronis pada tubuh, terutama yang diakibatkan karena adanya gangguan pada sistem imun tubuh.


Lameson mengandung metilprednisolon yang bekerja efektif untuk menahan sistem imun agar tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan. Lameson dapat mengatasi kelainan pada endokrin, kelainan pada proses pembentukan komponen darah, asma akut, infeksi di kulit, dan peradangan pada tenggorokan.


Lameson merupakan golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dari dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. Lameson boleh diberikan kepada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Beli online Lameson dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Lameson
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Lapi Laboratories
Manufacture: Lapi Laboratories
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet

Indikasi/Manfaat Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Penyakit yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh seperti lupus eritematosus sistemik.
  • Peradangan pada tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus, peradangan pada otot dan sendi, peradangan pada hidung akibat alergi, peradangan pada kulit, peradangan pada mata (akut dan kronis), peradangan pada usus besar dan rektum.
  • Infeksi pada kulit.
  • Asma.
  • Penyakit keganasan seperti kanker darah (leukimia) pada orang dewasa maupun anak-anak.
  • Kelainan endokrin.
  • Kelainan pembentukan komponen darah.

Dosis Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Dewasa:
    Dosis awal: 4-48 mg/hari.
    Dosis pemeliharaan: Turukan dosis awal secara bertahap sampai mencapai dosis efektif terendah.
  • Anak-anak: 0,8-1,1 mg/kg berat badan.

Cara Penggunaan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi bersama dengan makanan.

Cara Menyimpan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien tuberkulosis.
  • Pasien dengan infeksi jamur sistemik.
  • Pasien dengan infeksi herpes simplex.
  • Pasien diabetes mellitus.
  • Pasien cacar air.
  • Pasien dengan pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien dengan luka pada saluran pencernaan.
  • Pasien yan baru menjalani vaksinasi.
  • Pasien hiperhensitif terhadap komponen obat ini.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien yang sedang menjalani terapi menggunakan metilprednisolon, sebaiknya jangan dulu melakukan vaksinasi terutama vaksin cacar.
  • Penggunaan pada pasien tuberculosa laten atau reaktivitas tuberculin, harus melalui observasi lanjutan.
  • Penggunaan metilprednisolon jangka panjang dapat menyebabkan katarak subkapsuler, glaucoma, dan aktivasi infeksi virus atau jamur pada mata.
  • Pengguaan metilprednisolon dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi, tekanan darah menurun, kekurangan cairan dan garam.
  • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil.

Efek Samping Obat Lameson Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Kekurangan cairan dan elektrolit.
  • Otot melemah, tulang keropos.
  • Peradangan pada pankreas, pendarahan pada saluran pencernaan, kembung.
  • Menghambat penyembuhan luka, kulit menipis, eritema, produksi keringat berlebih.
  • Ganguan metabolisme.
  • Gangguan kelenjar endokrin seperti menstruasi tidak teratur, peningkatan kebutuhan insulin, pertumbuhan anak terhambat.
  • Katarak.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh.