SehatQ
SehatQ Profile
Komix OBH adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk berdahak dan pilek

Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 1.543

Jumlah Produk
1

Tersedia 15 Penjual

Apotek Putih
Rp 1.600
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
Apotek Iqro
Rp 2.700
Apotek Iqro
Kota Jakarta Utara9.19 km
Apotek Bunda
Rp 2.000
Apotek Bunda
Kota Tangerang15.32 km
Apotek Ratu
Rp 2.625
Apotek Ratu
Kota Jakarta Selatan17.26 km

Deskripsi

Komix OBH adalah obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak dan mengatasi pilek. Obat ini mengandung zat aktif guaifenesin, Succus Liquiritiae, phenylephrine HCl, dan chlorpheniramine maleate.

Guaiphenesin digunakan untuk mengobati batuk akibat karena flu, bronkitis, dan penyakit pernapasan lainnya. 

Chlorpheniramine digunakan untuk meredakan gejala alergi dan flu, seperti ruam, gatal pada kulit, tenggorokan, hidung, dan mata, bersin, serta mata berair.

Phenylephrine merupakan obat yang digunakan untuk membantu melegakan hidung tersumbat akibat flu, alergi, atau gangguan pernapasan lainnya, seperti infeksi sinus dan bronkus atau saluran udara.

Sementara, Succus Liquiritiae adalah salah satu komponen dalam Obat Batuk Hitam (OBH) yang diperoleh dari sari akar tanaman akar manis. Obat ini dapat memberikan efek ekspektoran atau mengencerkan dahak.

Komix OBH merupakan obat bebas terbatas, yang tidak memerlukan resep.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Succus liquiritiae, guaiphenesin, phenylephrine, dan chlorpheniramine
Kelas Terapi
Antihistamin dan ekspektoran
Klasifikasi
Antihistamin generasi pertama
Kemasan
1 sachet @ 7 ml
Produsen
Bintang Toedjoe

Informasi Zat Aktif

Phenylephrine adalah amina simpatomimetik yang memiliki efek langsung pada reseptor adrenergik. Obat ini bekerja dengan mengurangi pembengkakan di hidung dan telinga, sehingga mengurangi ketidaknyamanan di area tersebut dan membuat lebih mudah untuk bernapas.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, phenylephrine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 40%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 0,75-2 jam.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) sekitar 3-5 jam.

Guaifenesin termasuk dalam golongan obat ekspektoran yang bekerja dengan menipiskan dan mengencerkan lendir di saluran udara, sehingga membuat saluran udara ;ebih bersih dan pernapasan lebih lancar.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, guaifenesin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) kira-kira 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil).
    Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) Kira-kira 1 jam.

Chlorpheniramine termasuk dalam kelompok obat antihistamin. Antihistamin membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek histamin, yaitu zat yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh alergi. 

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chlorpheniramine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan di perut menunda penyerapan, tetapi tidak memengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati).
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa pencernaan dan hati (efek lintasan pertama).
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak. Obat dan metabolit dikeluarkan dalam urine.

Indikasi (manfaat)

Obat ini bekerja sebagai ekspektoran atau obat batuk berdahak yang mampu memudahkan pengeluaran dahak dari saluran pernapasan serta mengurangi rangsangan pada kerongkongan.

Komposisi

  • Succus liquiritiae 167 mg
  • Guaiphenesin 100 mg
  • Phenylephrine 10 mg
  • Chlorpheniramine 2 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 3 kali sehari 2 sachet
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 3 kali sehari 1 sachet

Aturan pakai

Diminum setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual dan muntah
    Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Konsumsilah makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pedas. Apabila keluhan ini tetap berlanjut, konsultasikan ke dokter.
  • Merasa pusing atau kesulitan berkonsentrasi
    Hentikan apa yang Anda lakukan. Duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jika efek samping tidak hilang atau mengganggu Anda, jangan minum obat lagi dan hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Perasan tidak nyaman di perut
  • Peningkatan kadar asam dalam tubuh (asidosis) jika dikonsumsi berlebihan
  • Mengantuk
  • Gangguan elektrolit tubuh jika dikonsumsi dalam dosis besar

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan penyakit hati dan ginjal
  • Pasien dengan penyakit glaukoma
  • Ibu hamil dan menyusui

Konsultasikan ke dokter bila batuk belum sembuh selama tiga hari.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Komix OBH sachet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki reaksi alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Komix OBH sachet dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Konsultasikan dengan dokter jika batuk belum sembuh setelah tiga hari penggunaan obat ini.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi gejala reaksi alergi, seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, jantung berdebar, pucat, dan nyeri sendi (arthralgia).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/guaifenesin?mtype=generic
Diakses pada 21 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html
Diakses pada 21 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-21821/phenylephrine-oral/details
Diakses pada 21 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)

Total

Rp 1.600

Jual dan Beli Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Komix OBH merupakan obat dengan kandungan Succus Liquiritae, Guaifenesin, Phenylephrine dan CTM yang berkhasiat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.


Merek: Komix
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat:
Manufacture: PT Bintang toedjoe
Kemasan obat: 1 sachet isi 7 mL.

Indikasi/Manfaat Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)

Meringankan batuk berdahak dan pilek.


Dosis Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)


Dewasa : 3 x sehari 2 sachet.

Anak 6-12 : 3 x sehari 1 sachet.


Cara Penggunaan Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)


-


Cara Menyimpan Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet) Jika:


Hipersensitif dengan salah satu kandungan Komix, pasien dengan gangguan jantung dan diabetes melitus.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)


-


Efek Samping Obat Komix OBH Sachet 7 mL (1 Sachet)


Mengantuk, gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, gelisah, tremor, gangguan irama jantung.