SehatQ
SehatQ Profile
Ketoconazole krim adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi akibat jamur

Ketoconazole Krim 2% - 10 g

5,0(2)

Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 112 Penjual

Apotek Kota Bambu
Rp 8.800
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 7.200
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 7.700
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 7.700
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km

Deskripsi

Ketoconazole krim adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi tertentu yang disebabkan jamur. Misalnya, kutu air atau tinea pedis, kurap di tubuh atau tinea corporis, dan dermatitis seboroik. Krim ini mengandung zat aktif ketoconazole.

Krim ketoconazole hanya bisa digunakan jika Anda tidak dapat menggunakan obat antijamur lainnya. Hal ini dikarenakan, obat ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada hati yang mengakibatkan transplantasi hati, hingga kematian.

Selain itu, tidak disarankan menggunakan obat ini pada luka terbuka. Obat ini merupakan obat keras, sehingga memerlukan resep dokter untuk mendapatkannya.

Informasi zat aktif :

Ketoconazole merupakan obat antijamur golongan azole. Obat ini dapat membunuh jamur dan ragi, serta menghambat pertumbuhannya. Cara kerja obat ini adalah dengan merusak membran sel jamur, sehingga membuat jamur penyebab infeksi tersebut mati.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ketoconazole diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara bervariasi dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan termasuk cairan sendi yang meradang, tendon, saliva, sebum, cerumen, empedu, feses, urine, testis, kulit, dan jaringan lunak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses dan urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Ketoconazole krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Warfarin.
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar warfarin dalam plasma, sehingga meningkatkan risiko memar dan perdarahan.
  • Ciclosporin.
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar ciclosporin dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping ciclosporin, seperti sakit kepala dan pusing.
  • Sulfonylurea.
    Ketoconazole dapat meningkatkan efek sulfonyllurea dalam menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat menyebabkan hipoglikemia, yaitu rendahnya kadar gula dalam darah.
  • Rifampicin dan phenytoin.
    Ketoconazole dapat menurunkan kadar obat di atas, sehingga dapat menurunkan efek rifampicin dalam terapi tuberkulosis dan efek phenytoin dalam mengatasi kejang.
  • Tacrolimus.
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar tacrolimus, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual dan nyeri perut.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal menggunakan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Perubahan jumlah sperma atau ketidakmampuan mempertahankan ereksi pada lelaki.
  • Gangguan seksual.
  • Diare.
  • Rambut rontok.
  • Pembengkakan payudara, baik pada lelaki maupun wanita.
  • Kesulitan bernapas.
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa.
  • Mata atau kulit menjadi kuning.
  • Kelelahan yang tidak biasa.

Indikasi (manfaat)

Manfaat ketoconazole cream adalah mengatasi infeksi jamur, seperti:

  • Tinea pedis atau kutu air, yaitu infeksi kulit yang biasanya terjadi di sela-sela jari dan kuku kaki. Itu sebabnya, penyakit ini juga disebut sebagai Athlete's foot.
  • Tinea corporis, yaitu infeksi jamur di tubuh yang membuat kulit merah, gatal, melepuh, dan timbul bercak merah.
  • Dermatitis seboroik, yaitu infeksi jamur yang menyebabkan kulit kepala bersisik dan berketombe.
  • Tinea versicolor atau pityriasis, yaitu infeksi jamur yang menyebabkan penggelapan dan pencerahan kulit di area dada, leher, lengan, dan kaki.

Ketoconazole hanya boleh digunakan pada kulit bagian luar. Jangan gunakan obat ini pada mata, mulut, hidung, dan vagina.

Komposisi

Tiap 1 g: ketoconazole 2%.

Dosis

p>Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis: 2-3 kali/hari.

Aturan pakai

Dioleskan pada kulit yang terinfeksi.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah hingga merasa kondisi Anda baik-baik saja. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin hingga kondisi Anda membaik. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare.
  • Sakit perut.
  • Pusing.
  • Pasien dengan kondisi sperma dalam air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi berjumlah sedikit (oligospermia).
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Penurunan kesadaran (somnolen).
  • Kerontokan rambut (alopesia).
  • Demam dan menggigil.
  • Ruam pada kulit.
  • Gangguan menstruasi.
  • Kesemutan.
  • Rasa tidak nyaman pada perut.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita kelainan lambung berupa asam lambung yang terlalu sedikit.
  • Pasien dengan stres berkepanjangan.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien penderita kanker prostat.
  • Pasien penderita gangguan irama jantung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ketoconazole
  • Pasien penderita penyakit hati akut.
Ulasan Pembeli
52 ulasan
5
100%
(2)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)

Fathin Adila

Kondisi produk baik
Produk sesuai deskripsi
Belum coba. Semoga ampuh buat nyembuhin infeksi jamur di kulit kaki ku
Pembelian dariApotek Puri Beta
01 Jul 2021

Yosha Pideksa

Pembelian dariApotek Klipang Sehat
16 Mei 2021
Nama Produk

Ketoconazole Krim 2% - 10 g

Total

Rp 8.800