Kaltrofen Tablet 100 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 198.600

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Kaltrofen tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati rasa sakit pada radang sendi atau arthritis, gangguan muskuloskeletal, rheumatoid arthritis, atau osteoarthritis. Kaltrofen tablet mengandung zat aktif ketoprofen sebesar 100 mg.

Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara mengurangi hormon penyebab peradangan dan nyeri pada tubuh. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang, misalnya kram menstruasi atau dismenorea.

Penggunaan Kaltrofen tablet harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, seperti dokter dan apoteker, untuk mencegah penyalahgunaan obat. Obat ini merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Ketoprofen adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) turunan asam propionat. Obat ini mengurangi peradangan dengan cara menghambat pembentukan enzim siklooksigenase (COX) 1 dan 2. Enzim ini berperan dalam produksi senyawa prostaglandin yang menyebabkan gejala peradangan.

Itu sebabnya, menghambat enzim COX-1 dan 2 akan turut menghambat pembentukan prostaglandin, sehingga meredakan peradangan yang terjadi di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ketoprofen diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Mudah didistribusikan ke dalam SSP (sistem saraf pusat), melintasi plasenta, dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine, yaitu sekitar 80 %.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Kaltrofen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Aspirin dan warfarin.
    Penggunaan obat di atas bersama ketoprofen dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.
  • Heparin dan siklosporin.
    Penggunaan obat di atas bersama ketoprofen dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah melebihi batas normal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Gusi atau hidung berdarah.
  • kulit melepuh dan mengelupas.
  • Feses berdarah atau berwarna tanah liat.
  • Penglihatan kabur.
  • Nyeri pada dada atau tubuh.
  • Rasa terbakar di dada atau perut.
  • Mata terbakar, kering, dan gatal.
  • Perubahan warna mata.
  • Merasa bingung.
  • Koma.
  • Kejang.

Indikasi (manfaat) Obat

Ketoprofen memiliki sifat antipiretik atau penurun demam, analgesik atau pereda rasa sakit, dan antiinflamasi atau pereda peradangan.

Komposisi Obat

Ketoprofen 100 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter.

Nyeri ringan hingga sedang.

  • Dewasa: 25-50 mg setiap 6-8 jam. Dosis maksimal 100-200 mg/hari.

Nyeri sendi.

  • Dewasa: 50 mg sebanyak 4 kali/hari atau 75 mg sebanyak 3 kali/hari. Dosis maksimal 200 mg/hari.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering. Kompres perut Anda menggunakan botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk untuk waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Buatlah rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam.
  • Haus meningkat.
  • Penambahan berat badan.
  • Mual.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan penyakit lupus.
  • Tidak untuk penggunaan jangka panjang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien dengan gagal jantung berat.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ketoprofen.
  • Pasien dengan penyakit asma.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Kaltrofen Tablet 100 mg (3 Strip @ 10 Tablet)