SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Kaltrofen Tablet adalah obat untuk gejala peradangan, seperti bengkak, nyeri, dan kekakuan sendi

Kaltrofen Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.700


Tersedia 64 Penjual

Urutkan
Apotek Kota Bambu
Rp 61.700
Apotek Kota BambuKota Jakarta Barat
2.95 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 62.700
Apotek Plaza Medika GrogolKota Jakarta Barat
3.61 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 70.000
Apotek Fakhira 24 JamKota Jakarta Selatan
4.57 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 63.700
Apotek Golden Sehat Duri RayaKota Jakarta Barat
6.45 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Kaltrofen Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk
mengatasi gejala peradangan, seperti bengkak, nyeri, dan kekakuan sendi pada penyakit radang sendi.
meredakan nyeri ringan hingga sedang pada kram menstruasi dan penyakit asam urat akut.

kandungan ketoprofen pada kaltrofen suppositoria berfungsi sebagai antipiretik, antiinflamasi, dan analgesik. antipiretik adalah golongan obat untuk menurunkan suhu tubuh, antiinflamasi adalah obat untuk meredakan demam, sedangkan analgesik adalah obat untuk meringankan rasa sakit.

Informasi zat aktif :

Ketoprofen digunakan untuk mengurangi rasa sakit, seperti bengkak, dan kekakuan sendi akibat peradangan. Obat ini termasuk golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Ketoprofen juga dapat digunakan untuk mengobati kram menstruasi dan kondisi tertentu yang berdasarkan rekomendasi dokter.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Ketoprofen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Probenesid.
    Penggunaan obat di atas bersama ketoprofen dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh, sehingga fungsi obat berkurang .
  • Aspirin dan warfarin.
    Penggunaan bersama ketoprofen dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.
  • Heparin dan siklosporin.
    Penggunaan bersama ketoprofen dapat menyebabkan kadar kalium dalam darah menjadi tinggi.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Kaltrofen Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ketoprofen
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (100 mg)
Produsen
Kalbe Farma

Informasi Zat Aktif

Ketoprofen digunakan untuk mengurangi rasa sakit, seperti bengkak, dan kekakuan sendi akibat peradangan. Obat ini termasuk golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Ketoprofen juga dapat digunakan untuk mengobati kram menstruasi dan kondisi tertentu yang berdasarkan rekomendasi dokter.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi gejala peradangan, seperti bengkak, nyeri, dan kekakuan sendi pada penyakit radang sendi.
  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang pada kram menstruasi dan penyakit asam urat akut.

Kandungan ketoprofen pada Kaltrofen suppositoria berfungsi sebagai antipiretik, antiinflamasi, dan analgesik. Antipiretik adalah golongan obat untuk menurunkan suhu tubuh, antiinflamasi adalah obat untuk meredakan demam, sedangkan analgesik adalah obat untuk meringankan rasa sakit.

Komposisi

Ketoprofen 100 mg.

Dosis

Penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 100 mg sebanyak 1-2 kali/hari. Dosis maksimal 200 mg/hari.

Aturan pakai

Obat dimasukkan melalui anus.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk untuk waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Buatlah rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam.
  • Haus meningkat.
  • Penambahan berat badan.
  • Kehilangan selera makan.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan penyakit lupus.
  • Tidak untuk penggunaan jangka panjang.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Ketoprofen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ketoprofen.
  • Pasien dengan penyakit asma.
  • Pasien dengan kondisi gagal jantung berat.
  • Pasien dengan riwayat penyakit wasir.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Probenesid.
    Penggunaan obat di atas bersama ketoprofen dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh, sehingga fungsi obat berkurang .
  • Aspirin dan warfarin.
    Penggunaan bersama ketoprofen dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.
  • Heparin dan siklosporin.
    Penggunaan bersama ketoprofen dapat menyebabkan kadar kalium dalam darah menjadi tinggi.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Nomor Izin Edar

DKL9711628215B1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengatasi gejala peradangan, seperti bengkak, nyeri, dan kekakuan sendi pada penyakit radang sendi. Meredakan nyeri ringan hingga sedang pada kram menstruasi dan penyakit asam urat akut. Kandungan ketoprofen pada Kaltrofen suppositoria berfungsi sebagai antipiretik, antiinflamasi, dan analgesik. Antipiretik adalah golongan obat untuk menurunkan suhu tubuh, antiinflamasi adalah obat untuk meredakan demam, sedangkan analgesik adalah obat untuk meringankan rasa sakit.

Penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Dewasa: 100 mg sebanyak 1-2 kali/hari. Dosis maksimal 200 mg/hari.

Obat dimasukkan melalui anus.

Mual.Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari. Sakit perut.Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda. Sakit kepala.Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk untuk waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Buatlah rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks. Muntah.Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam. Haus meningkat. Penambahan berat badan. Kehilangan selera makan.

Nama Produk

Kaltrofen Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 61.700