Kadiflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Kadiflam Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung kalium diklofenak 50 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Kadiflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Kalium diklofenak
Kelas Terapi
Analgetik dan antiinflamasi.
Klasifikasi Obat
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID).
Kemasan
1 Box isi 5 Strip @ 10 Tablet (50 mg)
Produsen
Metiska Farma

Informasi Zat Aktif

Kalium diklofenak bekerja dengan cara menekan enzim cyclooxygenase-1 dan 2 (COS) yang berperan dalam pembentukan prostaglandin. Dengan begitu, produksi senyawa prostaglandin dalam tubuh berkurang dan gejala peradangan pun mereda.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, kalium diklofenak memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran pencernaan dan kulit.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sekitar 60%.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Terapi jangka pendek untuk nyeri akibat trauma.
  • Mengatasi peradangan.
  • Meringankan nyeri sesudah operasi.
  • Terapi pendukung untuk nyeri pada peradangan infeksi tehinga hidung dan tenggorokan (THT).

Komposisi Obat

Kalium diklofenak 50 mg

Dosis Obat

  • Dewasa: Dosis awal: 100-150 mg/hari dikonsumsi dalam 2-3 kali dosis terbagi.
  • Anak 14 tahun ke atas: 75-100 mg/hari dikonsumsi dalam 2-3 kali dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Gagal ginjal akut.
  • Reaksi kulit.
  • Peningkatan enzim hati.
  • Anemia sekunder.
  • Kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Kesulitan mengeluarkan cairan tubuh (retensi cairan tubuh).
  • Peningkatan tekanan darah.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi jantung.
  • Pasien penderita ganguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati yang berat.
  • Pasien yang mengalami gangguan pancernaan atau riwayat luka pada dinding lambung.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien yang berisiko mengalami pendarahan.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak 14 tahun ke bawah.

Kategori Kehamilan

Pada trimester pertama dan kedua: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Kadiflam tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga: Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien yang mengalami pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap aspirin atau obat antiinflamasi non steroid lainnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Parasetamol.
  • Antikoagulan.
  • Aspirin.
  • Amilorid.
  • Spironolakton.
  • Triamteren.
  • Probenesid.
  • Litium.
  • Metotreksat.
  • Siklosporin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Gatal-gatal.
  • Penglihatan kabur.
  • Depresi.
  • Kebingungan.
  • Pernapasan tidak teratur.
  • Mudah marah.
  • Hilang kesadaran.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Kadiflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)