Stok Habis
Janumet tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2.

Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Harga Produk
Rp 33.600

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Janumet tablet adalah obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Obat ini mengandung kombinasi zat aktif metformin hidroklorida dan sitagliptin.

Metformin yang terkandung dalam obat ini memiliki cara kerja dengan meningkatkan sensitivitas insulin untuk menurunkan penyerapan glukosa dalam usus. Sementara, sitagliptin bekerja dengan cara membantu produksi insulin. Meski obat ini dapat menurunkan gula darah, obat ini tidak boleh digunakan pada pasien diabetes tipe 1.

Obat ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Informasi zat aktif :

Metformin adalah obat yang masuk dalam golongan agen antidiabetik biguanid. Obat ini mampu mengurangi produksi glukosa atau gula di hati.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status seperti :

  • Absorbsi: Diserap perlahan dan tidak sempurna dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Terkonsentrasi di ginjal, hati, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme minimal.
  • Ekskresi: Melalui urine.

Sitagliptin bekerja dengan meningkatkan kadar zat alami yang disebut incretin. Zat ini dapat membantu mengontrol gula darah dengan meningkatkan pelepasan insulin, terutama setelah makan.


Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, sitagliptin diketahui memiliki status seperti :

  • Absorbsi: Diserap cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 198 L, peningkatan protein plasma 38 %.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme minimal.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Sulfonylurea
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, yaitu kadar gula darah di bawah normal.
  • Simetidin dan trimetoprim
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam plasma.
  • Asetazolamid dan diklorpenamid
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko asidosis laktat atau produksi asam laktat yang berlebihan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki gejala, seperti:

  • Mual.
  • Gatal.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Urine berwarna gelap.
  • Sakit perut bagian atas.
  • Feses berwarna seperti tanah liat.
  • Warna kulit dan mata menjadi kekuningan.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengontrol gula darah pada pasien diabetes tipe 2.

Janumet tablet digunakan sebagai penunjang diet dan olahraga untuk memperbaiki kadar gula pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Komposisi Obat

  • Metformin 500 mg.
  • Sitagliptin 50 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis bersifat individual, tidak boleh melebihi dosis maksimal sitagliptin 100 mg dan metformin 2 gram, diberikan 2 kali/hari.
  • Dosis pasien dengan glukosa darah tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan metformin saja, dosis lazim: Sitagliptin 50 mg sebanyak 2 kali/hari ditambah dosis metformin yang telah digunakan.
  • Pasien dengan glukosa darah tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan sitagliptin saja, dosis awal lazim: Sitagliptin 50 mg atau metformin 500 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Penggantian dari pemberian sitagliptin dan metformin secara bersama dapat dimulai dengan dosis sitagliptin dan metformin yang sudah digunakan sebelumnya.

Aturan pakai obat

Diberikan bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Diare.
  • Perut kembung.
  • Rasa tidak nyaman pada perut.
  • Sakit kepala.
  • Astenia atau badan terasa lemas.
  • Mual dan muntah.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Anak-anak berusia di bawah 18 tahun.
  • Pasien lanjut usia di atas 70 tahun.
  • Hindari mengonsumsi alkohol berlebihan.
  • Hindari penggunaan bersama obat hipoglikemia.
  • Pasien dengan penyakit jantung kongestif, yaitu kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit gagal ginjal.
  • Pasien dengan penyakit diabetes tipe 1.
  • Pasien hipersensitif terhadap salah satu komponen zat aktif obat ini.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)

Jual dan Beli Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Janumet tablet adalah obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Obat ini mengandung kombinasi zat aktif metformin hidroklorida dan sitagliptin.

Metformin yang terkandung dalam obat ini memiliki cara kerja dengan meningkatkan sensitivitas insulin untuk menurunkan penyerapan glukosa dalam usus. Sementara, sitagliptin bekerja dengan cara membantu produksi insulin. Meski obat ini dapat menurunkan gula darah, obat ini tidak boleh digunakan pada pasien diabetes tipe 1.

Obat ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Informasi zat aktif :

Metformin adalah obat yang masuk dalam golongan agen antidiabetik biguanid. Obat ini mampu mengurangi produksi glukosa atau gula di hati.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status seperti :

  • Absorbsi: Diserap perlahan dan tidak sempurna dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Terkonsentrasi di ginjal, hati, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme minimal.
  • Ekskresi: Melalui urine.

Sitagliptin bekerja dengan meningkatkan kadar zat alami yang disebut incretin. Zat ini dapat membantu mengontrol gula darah dengan meningkatkan pelepasan insulin, terutama setelah makan.


Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, sitagliptin diketahui memiliki status seperti :

  • Absorbsi: Diserap cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 198 L, peningkatan protein plasma 38 %.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme minimal.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Sulfonylurea
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, yaitu kadar gula darah di bawah normal.
  • Simetidin dan trimetoprim
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam plasma.
  • Asetazolamid dan diklorpenamid
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko asidosis laktat atau produksi asam laktat yang berlebihan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki gejala, seperti:

  • Mual.
  • Gatal.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Urine berwarna gelap.
  • Sakit perut bagian atas.
  • Feses berwarna seperti tanah liat.
  • Warna kulit dan mata menjadi kekuningan.


Merek: {""id""=>1934, ""label""=>""Janumet"", ""data_custom""=>{""id""=>1934, ""label""=>""Janumet""}}
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Merck Sharp Dohme Pharma
Manufacture: Merck Sharp Dohme Pharma
Kemasan obat: 1 box isi 4 strip @ 7 tablet

Indikasi/Manfaat Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)

  • Mengontrol gula darah pada pasien diabetes tipe 2.

Janumet tablet digunakan sebagai penunjang diet dan olahraga untuk memperbaiki kadar gula pada pasien diabetes melitus tipe 2.


Dosis Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis bersifat individual, tidak boleh melebihi dosis maksimal sitagliptin 100 mg dan metformin 2 gram, diberikan 2 kali/hari.
  • Dosis pasien dengan glukosa darah tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan metformin saja, dosis lazim: Sitagliptin 50 mg sebanyak 2 kali/hari ditambah dosis metformin yang telah digunakan.
  • Pasien dengan glukosa darah tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan sitagliptin saja, dosis awal lazim: Sitagliptin 50 mg atau metformin 500 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Penggantian dari pemberian sitagliptin dan metformin secara bersama dapat dimulai dengan dosis sitagliptin dan metformin yang sudah digunakan sebelumnya.

Cara Penggunaan Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Diberikan bersama makanan.

Cara Menyimpan Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu di bawah 30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet) Jika:


  • Pasien dengan penyakit gagal ginjal.
  • Pasien dengan penyakit diabetes tipe 1.
  • Pasien hipersensitif terhadap salah satu komponen zat aktif obat ini.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Anak-anak berusia di bawah 18 tahun.
  • Pasien lanjut usia di atas 70 tahun.
  • Hindari mengonsumsi alkohol berlebihan.
  • Hindari penggunaan bersama obat hipoglikemia.
  • Pasien dengan penyakit jantung kongestif, yaitu kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh.

Efek Samping Obat Janumet Tablet 500 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


  • Diare.
  • Perut kembung.
  • Rasa tidak nyaman pada perut.
  • Sakit kepala.
  • Astenia atau badan terasa lemas.
  • Mual dan muntah.