SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Isoric tablet adalah obat untuk mengatasi kadar asam urat berlebih dalam tubuh

Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 109.000


Tersedia 11 Penjual

Urutkan
Apotek Iqro
Rp 150.000
Apotek IqroKota Jakarta Utara
9.18 km
Apotek Manjur Sehat Pantai Indah Kapuk
Rp 130.000
Apotek Manjur Sehat Pantai Indah KapukKota Jakarta Utara
9.93 km
Apotek SS Pharmacia
Rp 159.000
Apotek SS PharmaciaKota Tangerang
18.66 km
Apotek Manjur Sehat
Rp 140.300
Apotek Manjur SehatKota Tangerang Selatan
20.58 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Isoric tablet adalah obat untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah yang tinggi dan mengatasi batu ginjal yang disebabkan pengobatan kanker.

Tubuh secara alami akan menghasilkan senyawa yang disebut asam urat. Senyawa ini biasanya larut dalam darah dan keluar dari tubuh melalui urine.

Ketika terlalu banyak asam urat diproduksi atau jika tubuh tidak dapat membuangnya dengan benar, kristal dapat terbentuk di dalam dan sekitar persendian. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan.

Obat ini mengandung zat aktif allopurinol. Allopurinol adalah obat yang dapat menghentikan serangan asam urat dan membantu mencegah kerusakan pada persendian.

Isoric tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengobati kondisi asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia), baik primer atau sekunder
  • Mengobati batu ginjal
  • Menurunkan kadar asam urat pada orang yang menjalani pengobatan kanker

Allopurinol menurunkan kadar asam urat dalam darah dan urine dengan mengganggu proses perubahan hipoxanthine menjadi xanthine, yang kemudian diubah menjadi asam urat. Dengan mekanisme ini, allopurinol dapat mencegah tingginya kadar asam urat dalam tubuh.

Komposisi

Allopurinol 100 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Dewasa:

  • Hiperurisemia yang disebabkan pengobatan kanker: 6-8 tablet/hari dalam dosis terbagi, selama 2-3 hari sebelum dilakukan pengobatan kanker
  • Batu saluran kemih: 2-3 tablet/hari dalam dosis tunggal atau terbagi
  • Hiperurisemia: Dosis awal: 1 tablet/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek Samping

  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Mengantuk
    Beristirahatlah dan hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika Anda mengantuk. Hindari mengonsumsi alkohol karena dapat memperburuk kondisi Anda.
  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Mengantuk
  • Demam
  • Pusing hingga merasa seperti berputar (vertigo)
  • Penurunan nafsu makan
  • Gangguan pada mata
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Penurunan sel darah
  • Penurunan jumlah sel darah putih
  • Kemerahan (ruam) pada kulit
  • Kesemutan
  • Nyeri sendi
  • Mual dan muntah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 15-30°C, di tempat kering dan sejuk.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak dan bayi
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien dengan kondisi gangguan ginjal
  • Pasien penderita kencing manis
  • Pasien penderita gangguan tiroid
  • Pasien yang mengonsumsi obat dalam jangka panjang

Imbangi dengan peningkatan pemberian cairan untuk mencegah terjadinya batu ginjal.

Lakukan pemeriksaan fungsi hati jika Anda mengalami gatal, serta penurunan nafsu makan dan berat badan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami alergi terhadap kandungan obat ini
  • Pasien dengan serangan asam urat akut
  • Pasien yang memiliki masalah pada hati dan kerusakan ginjal dari sedang hingga berat
  • Pasien yang mengalami gagal jantung kronis
  • Pasien yang mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi

Nomor Izin Edar

DKL9417610310B1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

Jual dan Beli Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Isoric tablet adalah obat untuk mengatasi penyakit asam urat (gout). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Isoric tablet mengandung zat aktif allopurinol.

Kadar asam urat tinggi melebihi batas normal disebut hiperurisemia. Kondisi ini biasanya disebabkan produksi asam urat berlebihan atau adanya gangguan saat mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh, sehingga terjadi penumpukan asam urat.

Tingginya kadar asam urat dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti timbulnya kristal asam urat di ginjal dan saluran kemih. Hal tersebut dapat memicu timbulnya batu ginjal dan penyakit asam urat berupa nyeri dan pembengkakan sendi.

Informasi zat aktif :

Allopurinol bekerja dalam menghambat kerja enzim xanthine oksidase. Pemblokiran enzim xanthine oksidase dapat mencegah perubahan xanthine dan hypoxanthine menjadi asam urat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, allopurinol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, sekitar 80-90% dosis diserap.
  • Distribusi: Didistribusi secara luas ke seluruh tubuh kecuali di otak. 50% kadar obat ditemukan di seluruh tubuh.
  • Metabolisme: Dimetabolisme menjadi oxypurinol oleh xanthine oxidase. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 1 sampai 2 jam.
  • Ekskresi: 5-7% dari dosis allopurinol diekskresikan dalam urine dalam waktu 6 jam setelah konsumsi.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Isoric tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Mercaptopurine.
    Menggunakan allopurinol bersama mercaptopurine dapat meningkatkan efek mercaptopurine, seperti sakit tenggorokan, demam, menggigil, nyeri tubuh dan otot, lemas, mudah memar atau berdarah, seriawan, urine berwarna gelap, mual parah, muntah, dan diare.
  • Azathioprine.
    Mengonsumsi azathioprine dengan allopurinol dapat meningkatkan efek samping azathioprine, seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, nyeri tubuh dan otot, lemas, mudah memar atau berdarah, seriawan, urine berwarna gelap, mual parah, muntah, dan diare.
  • Obat golongan tiazid dan diuretik, yaitu obat untuk meningkatkan pengeluaran air seni.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan terjadinya risiko alergi.
  • Klorpropamid.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya penurunan kadar gula darah dalam tubuh (hipoglikemia).
  • Lisinopril.
    Mengonsumsi lisinopril dengan allopurinol dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi parah.
  • Captopril.
    Penggunaan allopurinol bersama captopril dapat meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti dicumarol dan warfarin.
    Allopurinol dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan jika dikonsumsi bersama antikoagulan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Masalah pada organ hati yang ditandai dengan kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, sakit perut pada sisi kanan atas, gatal, urine berwarna gelap, feses berwarna tanah liat, dan perubahan warna pada kulit atau mata menjadi kekuningan.
  • Mati rasa, kesemutan, dan timbul rasa nyeri seperti terbakar.
  • Gejala flu, nyeri sendi, mudah memar, dan perdarahan yang tidak biasa.
  • Nyeri saat buang air kecil dan terdapat darah dalam urine.
  • Sedikit atau tidak bisa buang air kecil.
  • Gejala asam urat memburuk.
  • Ruam pada kulit.


Merek: Claritin
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Interbat
Manufacture: Interbat
Kemasan obat: 1 box isi 5 strip @ 10 tablet (100 mg)

Indikasi/Manfaat Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

  • Mencegah pengendapan asam urat dan kalsium oksalat.
  • Mengatasi peningkatan kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia primer.
  • Mengatasi peningkatan kadar asam urat dalam darah yang disebabkan penyakit lain atau hiperurisemia sekunder.
  • Mengatasi produksi asam urat berlebih pada pasien yang menjalani terapi kanker, seperti kanker darah yang terjadi karena produksi sel darah merah terlalu banyak pada sumsum tulang (polisitemia vera) dan terapi pengobatan kanker (sitostatik).

Allopurinol merupakan obat golongan inhibitor xanthine oxidase. Obat ini bekerja dengan cara menekan enzim xanthine oksidase untuk mengurangi pembentukan asam urat dan memperlambat sintesis purin. Purin adalah hasil metabolisme protein yang dapat meningkatkan kadar asam urat dan membentuk kristal asam urat.


Dosis Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Dewasa:

  • Hiperurisemia yang disebabkan pengobatan kanker: 600-800 mg/hari dikonsumsi dalam dosis terbagi, dikonsumsi selama 2-3 hari sebelum dilakukan pengobatan kanker.
  • Batu saluran kemih: 200-300 mg/hari dalam dosis tunggal atau terbagi.
  • Hiperurisemia:


Cara Penggunaan Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan.

Cara Menyimpan Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu 15-30°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung dan tempat lembap.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap allopurinol atau obat golongan xanthine oxidase inhibitor lainnya.
  • Pasien yang memiliki masalah pada hati dan kerusakan ginjal dari sedang hingga berat.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
  • Pasien yang mengalami gagal jantung kronis.
  • Pasien yang mengalami serangan asam urat akut.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


  • Konsumsi obat ini sesudah makan untuk mengurangi iritasi pada lambung.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Selama penggunaan obat ini, hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Untuk mencegah terjadinya batu ginjal, imbangi dengan peningkatan konsumsi cairan.
  • Pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.
  • Pasien penderita gangguan tiroid.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Bayi.
  • Lakukan pemeriksaan fungsi hati jika Anda mengalami gatal, serta penurunan nafsu makan dan berat badan.


Efek Samping Obat Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mual.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia).
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia).
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Kelainan serius pada kulit, lapisan bola mata, mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Kerontokan rambut (alopecia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Nyeri sendi.
  • Kelelahan.
  • Nyeri otot.
  • Gagal ginjal.
  • Muntah.
  • Nyeri pada perut.
  • Demam.
  • Kesemutan (parestesia).

FAQ

Mengobati kondisi asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia), baik primer atau sekunderMengobati batu ginjalMenurunkan kadar asam urat pada orang yang menjalani pengobatan kankerAllopurinol menurunkan kadar asam urat dalam darah dan urine dengan mengganggu proses perubahan hipoxanthine menjadi xanthine, yang kemudian diubah menjadi asam urat. Dengan mekanisme ini, allopurinol dapat mencegah tingginya kadar asam urat dalam tubuh.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.Dewasa:Hiperurisemia yang disebabkan pengobatan kanker: 6-8 tablet/hari dalam dosis terbagi, selama 2-3 hari sebelum dilakukan pengobatan kankerBatu saluran kemih: 2-3 tablet/hari dalam dosis tunggal atau terbagiHiperurisemia: Dosis awal: 1 tablet/hari

Dikonsumsi sesudah makan.

Sakit perutIstirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.MengantukBeristirahatlah dan hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika Anda mengantuk. Hindari mengonsumsi alkohol karena dapat memperburuk kondisi Anda.Sakit kepalaKetika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.MengantukDemamPusing hingga merasa seperti berputar (vertigo)Penurunan nafsu makanGangguan pada mataRasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)Penurunan sel darahPenurunan jumlah sel darah putihKemerahan (ruam) pada kulitKesemutanNyeri sendiMual dan muntah

Nama Produk

Isoric Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 150.000