Irvell Tablet 150 mg (2 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 12.900

Jumlah Produk
1

Tersedia 5 Penjual

Apotek Satrio Intermoda BSD
Rp 12.900
Apotek Satrio Intermoda BSD
Tangerang24.74 km
Apotek Zaafirah
Rp 212.100
Apotek Zaafirah
Kota Depok27.42 km
Apotek Puri Beta
Rp 231.000
Apotek Puri Beta
Kota Tangerang12.51 km
Apotek Ade
Rp 236.422
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.27 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Irvell tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah serta untuk mencegah stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal yang disebabkan oleh diabetes tipe 2. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Irvell tablet mengandung zat aktif irbesartan.
Irbesartan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan untuk membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat diabetes. Menurunkan tekanan darah tinggi membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Irbesartan termasuk dalam kelas obat yang disebut angiotensin receptor blocker (ARBs). Obat ini bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat) Obat

  • Dengan menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat membantu mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Membantu menjaga fungsi ginjal dari kerusakan akibat penyakit kencing manis (diabetes melitus).

Irbesartan 150 mg termasuk dalam obat penghambat reseptor angiotensin II, sehingga irbesartan bekerja dengan menghalangi efek hormon yang disebut angiotensin. dapat melebarkan pembuluh darah dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Irbesartan termasuk dalam kelas obat yang disebut angiotensin receptor blockers (ARBs). Irbesartan bekerja dengan menghalangi efek hormon yang disebut angiotensin. Obat ini membuat pembuluh darah Anda lebih rileks. Ini juga memungkinkan ginjal untuk membuang air dan garam yang berlebih. Obat ini mampu membantu menurunkan tekanan darah dan membantu meningkatkan fungsi ginjal Anda.

Komposisi Obat

Irbesartan 150 mg.

Dosis Obat

  • Dosis awal: 75 mg/hari.
  • Dosis pemeliharaan: 150 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 300 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pusing.
    Jika obat ini membuat Anda merasa pusing ketika berdiri atau beranjak, cobalah untuk berdiri dengan sangat pelan atau tetap duduk hingga merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa pusing, kram otot atau nyeri otot, atau jika Anda hanya merasa sedikit gemetar.
  • Sakit kepala.
    Beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Minta apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama penggunaan irbesartan. Jika sakit kepala bertahan lebih dari satu minggu atau semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Muntah atau diare.
    Minumlah air yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti urine yang kurang dari biasanya atau mengeluarkan urine yang berwarna gelap dan berbau kuat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan. Jangan makan terlalu banyak atau hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Nyeri pada otot dan sendi.
    Jika Anda mengalami nyeri, kelemahan atau kelelahan otot yang tidak biasa akibat olahraga atau aktivitas berat, segera hubungi dokter Anda. Anda mungkin perlu tes darah untuk memeriksa penyebabnya.
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Gangguan fungsi seksual (disfungsi seksual).
  • Nyeri dada.
  • Ruam pada kulit.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Kelelahan.
  • Menggigil.
  • Keringat dingin.
  • Sensasi rasa panas dan seperti terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (heartburn).
  • Kondisi dimana penderita mengalami pusing ketika beranjak dari duduk atau berbaring, hal tersebut disebabkan karena penurunan tekanan darah (hipotensi ortostatik).
  • Nyeri pada otot, ligamenm saraf, tendon dan sendi (muskuloskeletal).
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Meningkatkan kadar serum kreatinin.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh. Hal ini dikarenakan terjadi kelainan pada otot-otot jantung sehingga jantung tidak bisa bekerja secara normal (gagal jantung kongestif).
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Pasien yang mengalami gagal jantung.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien penderita diabetes melitus tipe 2.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi akibat penyempitan arteri yang membawa darah ke ginjal (hipertensi renovaskular).
  • Pasien yang mengalami penyempitan pada satu atau lebih arteri yang membawa darah menuju ginjal (stenosis arteri ginjal unilateral atau bilateral).
  • Pasien yang memiliki kadar kalium yang tinggi dalam darah (hiperkalemia).
  • Pasien yang mengalami penurunan volume intravaskular, penyempitan pada katup aorta atau mitral pada jantung (stenosis aorta atau mitral), atau kondisi yang terjadi ketika salah satu bagian dari jantung menebal dan terjadi penyumbatan tanpa sebab yang jelas kardiomiopati hipertrofik obstruktif.
  • Pasien gangguan hormonal yang menyebabkan tekanan darah tinggi (aldosteronism primer).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Hindari mengemudi kendaraan atau menajlankan mesin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan ginjal dengan klirens kreatinin 60 ml/menit ke bawah.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi obat aliskiren atau obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Irvell Tablet 150 mg (2 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 12.900