SehatQ
SehatQ Profile
Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir

Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 10.600

Jumlah Produk
1

Tersedia 78 Penjual

Apotek Belawan
Rp 11.669
Apotek Belawan
Kota Jakarta Pusat2.15 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 14.700
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 13.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 17.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km

Deskripsi

Iremax tablet adalah obat yang digunakan untuk menurunkan demam dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, termasuk nyeri akibat penyakit radang sendi (arthritis).

Iremax mengandung ibuprofen dan paracetamol sebagai zat aktifnya. Kedua zat aktif ini memiliki khasiat yang sama, yaitu sebagai antipiretik (pereda demam) dan analgesik (pereda nyeri).

Ibuprofen yang merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid akan menargetkan rasa sakit pada sumbernya, serta mengurangi produksi prostaglandin, yaitu senyawa penyebab rasa nyeri. Sementara, paracetamol akan memblokir pengiriman sinyal rasa sakit ke otak.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Namun, pastikan Anda mengikuti petunjuk dokter atau apoteker saat menggunakannya.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
  • Ibuprofen
  • Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid dan Nonsteroidal Anti-inflammatory Drug (NSAID)
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
Guardian Pharmatama

Informasi Zat Aktif

Paracetamol memiliki sifat analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, paracetamol memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral (mulut) atau rektal (anus).
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine, yaitu lebih dari 5%.

Ibuprofen adalah obat yang berfungsi untuk meringankan rasa sakit (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik).

Obat ini akan menghambat enzim cyclooxygenase-1 dan 2 yang berperan dalam pembentukan senyawa penyebab peradangan bernama prostaglandin. Dengan terhambatnya prostaglandin, maka reaksi peradangan di tubuh akan berkurang.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, ibuprofen memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran cerna dan sebagian masuk kedalam kulit.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat Iremax, adalah :

  • Menurunkan demam
  • Meredakan sakit, seperti sakit kepala, sakit gigi dan nyeri pada telinga
  • Meredakan nyeri berskala sedang, seperti nyeri haid, migrain, dan nyeri akibat penyakit asam urat

Obat ini tidak dianjurkan digunakan pada anak-anak dengan usia kurang dari 12 tahun karena dikhawatirkan menyebabkan kerusakan hati.

Komposisi

  • Ibuprofen 200 mg
  • Paracetamol 350 mg

Dosis

Dewasa: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Letakkan juga biskuit di sisi tempat tidur dan makanlah sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Minum banyak air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Sembelit (konstipasi)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita kontraksi otot spontan atau penyempitan pada dinding bronkial (bronkospasme)
  • Pasien penderita penyakit saluran pencernaan bagian atas
  • Pasien penderita penyakit jantung
  • Pasien dengan penglihatan kabur

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Iremax tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang hipersensitif (memiliki reaksi imun berlebihan) terhadap ibuprofen, paracetamol, dan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lainnya
  • Pasien dengan riwayat kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa, dan lapisan otot saluran cerna karena aktivitas pepsin dan asam lambung berlebihan (ulkus peptikum) yang berat dan aktif
  • Pasien dengan riwayat penyakit hati

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Methotrexate dan lithium
    Penggunaan obat di atas bersama ibuprofen dapat menyebabkan keracunan.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama kolestiramin dapat menurunkan penyerapan paracetamol, sehingga efektivitas paracetamol dalam mengatasi rasa sakit dan demam akan berkurang.
  • Metoklopramid dan domperidon
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidon dapat meningkatkan penyerapan paracetamol, sehingga turut meningkatkan efek samping paracetamol, seperti insomnia.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sel darah merah rendah (anemia) disertai kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas, detak jantung cepat, dan kesulitan berkonsentrasi
  • Reaksi kulit parah yang ditandai demam, sakit tenggorokan, bengkak di wajah atau lidah, rasa terbakar di mata, serta nyeri kulit diikuti ruam yang menyebar terutama di wajah atau tubuh bagian atas, lepuhan, dan pengelupasan kulit
  • Perubahan penglihatan
  • Sesak napas, bahkan dengan pengerahan tenaga ringan
  • Pembengkakan atau penambahan berat badan yang cepat
  • Ruam kulit
  • Tanda-tanda perdarahan perut, seperti feses berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Masalah hati, seperti mual, sakit perut bagian atas, gatal, perasaan lelah, gejala seperti flu, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna tanah liat, dan penyakit kuning (kulit atau mata menguning)

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/iremax?lang=id
Diakses pada 18 Juni 2021

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 18 Juni 2021

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ibuprofen?mtype=generic
Diakses pada 18 Juni 2021

https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/details#:~:text=Ibuprofen%20is%20used%20to%20relieve,%2Dinflammatory%20drug%20(NSAID).
Diakses pada 18 Juni 2021

https://go.drugbank.com/drugs/DB01050
Diakses pada 18 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 11.669

Jual dan Beli Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Iremax Tablet adalah obat untuk membantu mengatasi rasa sakit atau nyeri. Obat ini hadir dengan kombinasi paracetamol dan ibuprofen. Dua nama zat aktif ini mungkin sudah sering Anda dengar. Pada dasarnya, kedua zat ini memiliki khasiat yang sama, yaitu sebagai antipiretik (pereda demam) dan analgesik (pereda nyeri).


Kombinasi kedua zat aktif ini akan mengatasi rasa sakit dengan dua cara, yaitu:

  • Ibuprofen sebagai antiinflamasi nonsteroid akan menargetkan rasa sakit pada sumbernya, serta mengurangi produksi prostaglandin (penyebab rasa nyeri).
  • Didukung dengan paracetamol yang akan memblokir pengiriman sinyal rasa sakit ke otak.



Jadi, tidak perlu bingung lagi saat nyeri dan demam menyerang. Namun, jangan mengonsumsi obat ini sembarangan. Pastikan untuk mengikuti dosis dan anjuran pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter, ya!


Beli Iremax Tablet sekarang juga dengan harga terbaik, hanya di Toko SehatQ!


Merek: Iremax
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Guardian Pharmatama
Manufacture: Guardian Pharmatama
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet.

Indikasi/Manfaat Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

Menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit, seperti:

  • Sakit gigi.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri sendi.
  • Nyeri otot.
  • Nyeri haid.

Dosis Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Dewasa: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hari.

Cara Penggunaan Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Diberikan segera sesudah makan.

Cara Menyimpan Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap ibuprofen, paracetamol, atau obat golongan antiinflamasi nonsteroid (AINS) lainnya.
  • Pasien dengan riwayat tukak lambung atau pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien dengan kelainan pembekuan darah.
  • Pasien dengan asma bronkial.
  • Pasien dengan kondisi adanya jaringan yang tumbuh di bagian dalam saluran hidung (polip hidung).
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Ibu hamil.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien dengan asma bronkial.
  • Pasien dengan penyakit jantung.
  • Pasien dengan gangguan fungi ginjal.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Ibu hamil atau menyusui.

Efek Samping Obat Iremax Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Mual, muntah, diare, sembelit, sakit perut, kembung, mulas.
  • Pusing, penglihatan kabur, kecemasan, gangguan tidur (insomnia).
  • Ruam, gatal (pruritus).
  • Pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Kerusakan fungsi hati.
  • Kelainan pada kulit (dermatitis eksfoliatif).