Irbesartan OGB Dexa Medica Kaplet 150 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Irbesartan OGB Dexa Medica kaplet adalah obat untuk mengatasi atau menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Irbesartan bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Dengan begitu, tekanan darah pun akan turun. Menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Selain itu, obat ini juga dapat melindungi fungsi ginjal pada penderita diabetes tipe 2 yang memiliki tekanan darah tinggi.

Informasi zat aktif :

Irbesartan termasuk dalam kelas obat yang disebut angiotensin receptor blocker (ARBs). Cara kerja obat ini adalah dengan menghalangi efek hormon angiotensin yang membuat pembuluh darah menyempit.

Dengan memblokir efek hormon ini, maka pembuluh darah akan melebar dan tekanan pun berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, irbesartan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorbsi di saluran cerna. Penyerapan dapat sedikit tertunda bila terdapat makanan.
  • Distribusi: Volume distribusi: 53-93 L. Pengikatan protein plasma sekitar 96%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui empedu dan urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 11-15 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Aliskiren
    Penggunaan bersama aliskiren dapat menyebabkan risiko gangguan fungsi ginjal, tekanan darah rendah atau hipotensi, dan hiperkalemia.
  • Lithium
    Irbesartan dapat meningkatkan kadar lithium dalam darah, sehingga dapat menyebabkan keracunan.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin dan ibuprofen
    Penggunaan bersama irbesartan dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
  • Diuretik hemat kalium
    Penggunaan bersama diuretik hemat kalium dapat menyebabkan risiko terjadinya hiperkalemia atau peningkatan kadar kalium yang tinggi dalam tubuh.
  • Amilorid, triamteren, spironolakton, dan suplemen yang mengandung garam kalium
    Meningkatkan risiko terjadinya peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia)

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami:

  • Tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning
  • Tanda kelainan darah atau sumsum tulang, seperti kulit pucat, merasa lelah, pingsan atau pusing, dan muncul bintik-bintik ungu
  • Tanda perubahan kadar natrium dan kalium dalam darah, seperti merasa lemah, detak jantung tidak teratur, kesemutan, dan kram otot

Indikasi (manfaat) Obat

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Membantu mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal
  • Membantu menjaga fungsi ginjal dari kerusakan akibat penyakit kencing manis (diabetes melitus)

Selain membuat pembuluh darah lebih rileks, irbesartan juga membantu ginjal membuang air dan garam berlebih. Jadi, fungsi ginjal pun akan meningkat.

Komposisi Obat

Irbesartan 150 mg

Dosis Obat

Hipertensi: 150 mg sebanyak 1 kali/hari

  • Dosis maksimal: 300 mg sebanyak 1 kali/hari

Nefropati diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2: 150 mg sebanyak 1 kali/hari

  • Dosis maksimal: 300 mg sebanyak 1 kali/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual
    Cobalah mengonsumsi obat ini setelah makan. Jangan makan terlalu banyak atau hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Nyeri pada otot dan sendi
    Jika Anda mengalami nyeri, kelemahan atau kelelahan otot yang tidak biasa dan bukan diakibatkan olahraga atau aktivitas berat, segera hubungi dokter Anda. Anda mungkin perlu tes darah untuk memeriksa penyebabnya.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa pusing.
  • Muntah atau diare
    Minumlah air yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti urine lebih sedikit dari biasanya, berwarna gelap, dan berbau kuat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala
    Beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama penggunaan irbesartan. Jika sakit kepala bertahan lebih dari satu minggu atau semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Sensasi rasa panas dan seperti terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (heartburn)
  • Pusing ketika beranjak dari duduk atau berbaring karena penurunan tekanan darah (hipotensi ortostatik)
  • Gangguan pada saluran pencernaan
  • Gangguan fungsi seksual (disfungsi seksual)
  • Nyeri dada
  • Ruam pada kulit
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Kelelahan
  • Menggigil
  • Keringat dingin
  • Nyeri pada otot, ligamen, saraf, tendon, dan sendi (muskuloskeletal)
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia)
  • Peningkatan kadar serum kreatinin

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita diabetes melitus tipe 2
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi akibat penyempitan arteri yang membawa darah ke ginjal (hipertensi renovaskular)
  • Pasien yang mengalami penyempitan pada satu atau lebih arteri yang membawa darah menuju ginjal (stenosis arteri ginjal unilateral atau bilateral)
  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam darah (hiperkalemia)
  • Pasien penderita gagal jantung kongesti, yaitu kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh karena kelainan pada otot-otot jantung
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Hindari mengemudi kendaraan atau menajlankan mesin
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Pasien yang mengalami gagal jantung
  • Pasien yang mengalami dehidrasi
  • Pasien gangguan hormonal yang menyebabkan tekanan darah tinggi (aldosteronism primer)

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan ginjal dengan klirens kreatinin 60 ml/menit ke bawah
  • Pasien yang mengonsumsi obat aliskiren atau obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Ibu hamil dan menyusui
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Irbesartan OGB Dexa Medica Kaplet 150 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)