SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Internolol tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi, angina, dan serangan jantung

Internolol Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 41.690

Jumlah Produk
1

Tersedia 4 Penjual

Apotek Sehat Krendang
Rp 41.690
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.74 km
Apotek Mulia Farma
Rp 46.200
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.94 km
Apotek Satrio Puri Botanical
Rp 50.000
Apotek Satrio Puri Botanical
Kota Jakarta Barat10.59 km
Apotek Bintang Sehat
Rp 52.300
Apotek Bintang Sehat
Kota Jakarta Barat13.56 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Internolol tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi, angina, serangan jantung, atau gangguan kardiovaskular lainnya. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Internolol tablet mengandung atenolol sebagai zat aktifnya. Atenolol dapat digunakan sendiri atau bersama obat lain, seperti hydrochlorothiazide untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).

Tekanan darah tinggi membuat beban kerja jantung dan pembuluh arteri menjadi lebih berat. Lama kelamaan, hal tersebut akan membuat fungsi jantung dan arteri menurun. Kondisi ini bisa merusak pembuluh darah otak, jantung, dan ginjal, serta mengakibatkan stroke, gagal ginjal, gagal jantung, dan serangan jantung.

Informasi zat aktif :

Atenolol merupakan obat golongan beta blocker yang bekerja dengan menghalangi aksi bahan kimia alami tertentu, seperti epinefrin, pada jantung dan pembuluh darah. Menghambat kinerja epinefrin dapat menurunkan detak jantung, tekanan darah, dan tekanan pada jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, atenolol diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Secara cepat dan konsisten, tetapi tidak sepenuhnya diserap di saluran pencernaan. 
  • Distribusi: Penetrasi ke jaringan buruk karena kelarutan lemak yang rendah. Terdistribusi melewati plasenta dan ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Terbatas atau tidak ada metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sebanyak 40% dan feses sebanyak 50%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah sekitar 6-7 jam

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberika

Interaksi obat :

  • Obat penghambat saluran kalsium, seperti verapamil dan diltiazem, serta reserpin
    Penggunaan atenolol dan obat di atas dapat menyebabkan efek ketergantungan dengan menghambat saluran kalsium.
  • Glikosida digitalis
    Penggunaan glikosida digitalis dengan atenolol dapat meningkatkan waktu kontraksi jantung
  • Obat antiaritmia kelas 1, seperti disopiramid dan amiodaron
    Penggunaan bersama atenolol dapat meningkatkan waktu kontraksi jantung dan menyebabkan gangguan kontraksi otot jantung
  • Insulin dan obat antidiabetes oral
    Penggunaan atenolol bersama obat di atas dapat menurunkan kadar gula darah hingga di bawah normal (hipoglikemia).
  • Obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen dan indometasin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengurangi efektivitas atenolol dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat bius (anestesi)
    Penggunaan atenolol bersama anestesi dapat meningkatkan risiko penurunan tekanan darah dan melemahkan refleks denyut jantung melebihi 100 kali/menit (takikardia).

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan pusing, seperti akan pingsan
  • Sesak napas bahkan dengan aktivitas ringan, pembengkakan, dan penambahan berat badan yang cepat
  • Perasaan dingin di tangan dan kaki Anda
  • Nyeri dada baru atau memburuk
  • Detak jantung lambat atau tidak merata

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Meredakan nyeri dada (angina pektoris)
  • Mengobati serangan jantung
  • Menurunkan tekanan darah tinggi membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal

Dalam menurunkan tekanan darah, atenolol akan menghambat kerja zat alami, yaitu epinefrin, di dalam tubuh.

Komposisi

Atenolol 50 mg

Dosis

  • Antiangina dan antiaritmia: 50 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan 100-200 mg/hari
  • Antihipertensi: 25 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 50-100 mg/hari untuk memperoleh efek yang dikehendaki

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mengantuk, kelelahan, dan pusing
    Jika atenolol membuat Anda merasa pusing, duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin. Cobalah menghindari alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Jari tangan atau kaki dingin
    Letakkan tangan atau kaki di bawah air hangat yang mengalir, lalu pijat dan goyangkan jari tangan dan kaki. Jangan merokok atau minum kafein karena dapat membuat pembuluh darah lebih sempit dan semakin membatasi aliran darah ke tangan dan kaki Anda. Cobalah menggunakan sarung tangan dan kaus kaki hangat. Jangan memakai jam tangan atau gelang ketat.
  • Mual
    Jangan mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak dan hindari makanan pedas. Cobalah mengonsumsi obat atenolol setelah makan.
  • Diare
    Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi, misalnya urine lebih sedikit dari biasanya, berwarna gelap,, dan berbau kuat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Makan lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah segar, sayuran, dan sereal, serta minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Jantung berdenyut lebih lambat dari biasanya, yaitu 60 denyut/menit ke bawah (bradikardia)
  • Mata kering
  • Gangguan penglihatan
  • Mulut kering
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Kerontokan rambut

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kondisi berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu (sindrom Raynaud)
  • Pasien penderita kejang arteri koroner (prinzmetal angina)
  • Pasien penderita lemah otot akibat gangguan saraf dan otot (miastenia gravis)
  • Pasien penderita bercak merah dan kering pada kulit (psoriasis) serta penyakit tiroid
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Pasien penderita bronkospasme atau penyakit saluran napas obstruktif reversibel
  • Pasien penderita kadar gula darah tinggi (diabetes mellitus)
  • Pasien penderita penyakit pembuluh darah perifer
  • Lansia
  • Ibu hamil dan menyusui

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap atenolol
  • Pasien penderita tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Pasien penderita metabolik asidosis
  • Pasien penderita gagal jantung dekompensasi
  • Pasien penderita tumor jinak di bagian tengah kelenjar adrenal (feokromositoma)
  • Pasien penderita penyakit arteri perifer berat
  • Penyumbatan atrioventricular (atrioventricular block) derajat dua atau tiga
  • Pasien penderita detak jantung lemah (bradikardia)
  • Pasien penderita syok kardiogenik
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Internolol Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 41.690