Inciphar Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Inciphar Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung cetirizine 10 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Inciphar Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cetirizine.
Kelas Terapi
Antihistamin
Klasifikasi Obat
Antihistamin generasi ke-2
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet (500 mg)
Produsen
Actavis

Informasi Zat Aktif

Cetirizine hydrochloride merupakan obat golongan antihistamin. Obat ini secara selektif menghambat aktivitas reseptor histamin H1 di pembuluh darah, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan. Dengan begitu, reaksi alergi yang terjadi di tubuh pun akan mereda.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cetirizine HCl memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sebanyak 50% dan feses sebanyak 10%.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Meredakan gejala alergi, seperti bersin-bersin, mata dan hidung berair atau gatal, serta pilek.
  • Mengatasi rhinitis alergi atau hay fever, yaitu gejala seperti flu yang disebabkan alergi, bukan virus.
  • Meringankan bengkak dan gatal karena biduran.

Komposisi Obat

Cetirizine 10 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 10 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 2,5 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 5 mg sebanyak 2 kali/hari atau sama dengan dosis orang dewasa.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Timbul rasa gelisah.
    Cobalah untuk mengonsumsi cetirizine tepat sebelum tidur untuk mencegah efek samping ini. Jika gejalanya tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis antihistamin berbeda.
  • Diare.
    Minumlah air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter.
  • Sakit tenggorokan.
    Jika Anda telah berusia di atas 16 tahun, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin. Caranya adalah dengan melarutkan 1 tablet aspirin dalam setengah gelas air. Anda juga bisa menggunakan obat kumur untuk menghilangkan rasa sakit, seperti Oraldene. Jika gejala bertahan lebih dari seminggu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit perut.
    Coba untuk beristirahat dan rileks dan makan lebih sering dan dalam jumlah yang lebih sedikit. Tempelkan bantal panas atau botol air panas tertutup pada berut. Jika rasa sakit semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Gatal.
    Jika mengalami ruam setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis obat antihistamin berbeda.
  • Alergi pada kulit yang menimbulkan pembengkakan.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Kelelahan dan mengantuk.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan penyakit epilepsi.
  • Pasien dengan risiko kejang.
  • Gangguan hati ringan hingga sedang.
  • Anak-anak.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Bayi yang lahir prematur.
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif cetirizine.
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penenang.
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan depresi pada sistem saraf pusat.
  • Obat lain yang menyebabkan kantuk, pereda batuk (seperti kodein dan hidrokodon), alkohol, mariyuana (ganja), obat untuk tidur atau kecemasan (seperti alprazolam, lorazepam, dan zolpidem), pelemas otot (seperti carisoprodol dan cyclobenzaprine), atau antihistamin lainnya (seperti chlorpheniramine dan diphenhydramine).
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Maag.
  • Sakit kepala.
  • Asam lambung meningkat.
  • Bersendawa.
  • Kesemutan.
  • Kehilangan rasa.
  • Merasa panas.
  • Peningkatan keringat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada perut.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Inciphar Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)