Inbacef Sirup Kering 100 mg - 30 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Inbacef Sirup Kering adalah obat keras atau obat resep yang mengandung

tiap 5 ml:

  • cefixime trihydrate 100 mg
. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Inbacef Sirup Kering 100 mg - 30 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cefixime
Kelas Terapi
Antiinfeksi
Klasifikasi Obat
Sefalosporin
Kemasan
1 botol @ 30 ml
Produsen
Abad Dua Satu Makmur

Informasi Zat Aktif

Cefixime adalah antibiotik golongan sefalosporin. Obat ini bekerja dengan melawan atau menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran pencernaan (40-50%). Makanan dapat memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 22-54%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan feses sekitar 10%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-4 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Fixiphar sirup kering dapat mengobati:

  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi
  • Infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media)
  • Peradangan pada amandel (tonsillitis)
  • Infeksi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim tanpa kencing nanah (servisitis non GO)
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi)
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi tiba-tiba (bronkitis akut)
  • Peradangan pada tenggorokan atau faring (faringitis)
  • Penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella typhi (demam tifoid) pada anak
  • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh (uretritis)

Cefixime yang terkandung dalam obat ini merupakan antibiotik spektrum luas, yaitu antibiotik yang aktif melawan berbagai macam bakteri. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi bakteri jangka pendek atau akut.

Cefixime bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri tersebut.

Komposisi Obat

Tiap 5 ml:

  • Cefixime trihydrate 100 mg

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak-anak dengan BB 30 kg ke atas: 50-100 mg diberikan 2 kali/hari. Pada infeksi yang lebih parah atau sulit diobati, dosis bisa ditingkatkan menjadi 200 mg diberikan 2 kali/hari.
  • Anak usia 6 bulan-10 tahun dengan BB 50 kg ke bawah: 8 mg/kg/hari dengan dosis tunggal atau dibagi dalam 2 dosis.

Aturan pakai obat

Tambahkan 20 ml air, kocok selama 30 detik, tambah lagi 20 ml air, lalu kocok lagi 30 detik.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Hindari juga minuman beralkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi obat ini. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit)
    Usahakan mengonsumsi makanan sehat dan minumlah banyak air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Mual
    Minumlah obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual. Konsumsilah makanan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.
  • Diare
    Minumlah banyak cairan atau makanlah buah yang mengandung banyak air, seperti labu untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi terdiri dari buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam.
    Jika diare berlanjut lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan pedas.
  • Pusing
    Jika obat ini membuat Anda pusing, hentikan penggunaan. Duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi, bersepeda, atau menggunakan perkakas atau mesin jika Anda merasa pusing.
    Jangan minum alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda. Bicaralah dengan dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Penurunan jumlah trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Peningkatan SGOT atau SGPT, yaitu enzim yang terdapat di organ hati, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati
  • Rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn)
  • Radang pada mukosa mulut berupa bercak putih kekuningan (stomatitis)
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Gangguan saluran pernapasan
  • Biduran
  • Reaksi alergi
  • Gangguan pada ginjal
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Infeksi yang disebabkan jamur Candida albicans (kandidiasis)
  • Kekurangan vitamin K
  • Tingginya kadar eosinofil yang merupakan salah satu jenis sel darah putih (eosinofilia)
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit atau jenis sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh (granulositopenia)

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu 15-25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung. Jangan dibekukan.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan pada pencernaan
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Pasien dengan kondisi fisik lemah
  • Penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik)
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap cefixime, serta antibiotik golongan sefalosporin, penicillin, maupun antibiotik beta laktam lainnya

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Probenesid
    Probenesid dapat meningkatkan kadar cefixim dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti mual, muntah, dan diare.
  • Salisilat
    Salisilat dapat meningkatkan kadar cefixime dalam darah, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual, diare, dan muntah.
  • Carbamazepine
    Penggunaan cefixime bersama carbamazepin dapat meningkatkan kadar carbamazepine dalam darah dan risiko efek samping, seperti mual dan mengantuk.
  • Nifedipine
    Cefixime dapat meningkatkan kadar dan efektivitas nifedipine, sehingga dapat memicu hipotensi atau penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti warfarin
    Cefixime dapat meningkatkan efek obat penghambat pembekuan darah, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar.
  • Vaksin
    Cefixime dapat menurunkan efektivitas vaksin dalam mencegah penyakit.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Inbacef Sirup Kering 100 mg - 30 ml