SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Inamid tablet adalah obat untuk mengatasi diare baik akut ataupun diare kronis.

Inamid Tablet 2 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 20.713


Tersedia 10 Penjual

Urutkan
Apotek Farhana
Rp 26.000
Apotek FarhanaKota Jakarta Timur
12.87 km
Apotek SS Pharmacia
Rp 43.000
Apotek SS PharmaciaKota Tangerang
18.66 km
Apotek Lily
Rp 23.000
Apotek LilyKabupaten Cianjur
79.19 km
Apotek Simpenan
Rp 45.450
Apotek SimpenanKota Sukabumi
98.79 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Inamid tablet adalah obat untuk mengobati penyakit diare yang berlangsung selama 2 minggu ke bawah (akut) atau 2 minggu ke atas (kronis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Inamid tablet mengandung zat aktif loperamid hidroklorida.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi diare yang berlangsung selama 2 minggu ke bawah (diare akut) atau 2 minggu ke atas (diare kronis).
  • Mengatasi diare saat perjalanan atau berpergian.

Diare akut pada orang dewasa mulai tiba-tiba dan dalam banyak kasus mereda dalam beberapa hari. Penyebab yang paling umum adalah infeksi karena bakteri, virus, atau kuman. Loperamide bisa membantu mengatasi diare akut.

Dalam mengatasi diare, loperamide akan mengurangi aliran cairan dan elektrolit ke dalam usus, serta memperlambat gerakan usus. Selain minum obat, perbanyaklah minum air untuk mencegah dehidrasi saat mengalami diare.

Komposisi

Loperamide 2 mg.

Dosis

Diare akut (non spesifik):

  • Dosis awal: 4 mg sebanyak 1-2 kali/hari.
  • Dosis lazim: 2-4 mg sebanyak 1-2 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 16 mg/hari.

Diare kronik:

  • Dosis lazim: 4-8 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 16 mg/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Kesulitan buang air besar (sembeliti).
    Hentikan penggunaan loperamid dan minum banyak air. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.
  • Pusing.
    Jika loperamide membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudikan kendaraan atau menggunakan mesin.
  • Sakit perut.
    Konsumsi loperamid dengan atau setelah makan. Makanlah dalam jumlah sedikit dan hindari makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat yang cukup dan konsumsi banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk.
  • Lesu.
  • Ruam pada kulit.
  • Kelelahan.
  • Mual.
  • Otot usus mengalami kelumpuhan (ileus).
  • Zat (gas atau cairan) menumpuk di dalam perut yang menyebabkan perut atau pinggang mengembung melebihi ukuran normal (distensi abdomen).
  • Nyeri pada perut.
  • Feses berdarah.
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Kehilangan kesadaran sementara (sinkop).
  • Detak jantung berdetak terlalu cepat.
  • Nyeri pada perut.
  • Pelebaran atau pembesaran usus besar (megakolon toksik).
  • Mulut kering.
  • Pusing.
  • Muntah.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Ruam pada kulit.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita acquired immune deficiency syndrome (AIDS).
  • Pasien yang mengalami pendarahan pada leher kandung kemih.
  • Dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, sehingga harus mengonsumsi cairan dan elektrolit.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita penyumbatan pada pyloric.
  • Pasien penderita gangguan irama jantung (aritmia).
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi sembelit, perut kembung, dan kelumpuhan pada usus (ileus).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap loperamide.
  • Pasien dengan kondisi gas atau cairan menumpuk di dalam perut yang menyebabkan perut atau pinggang mengembung (distensi abdomen).
  • Pasien yang mengalami demam tinggi.
  • Pasien penderita diare karena infeksi.
  • Pasien yang mengalami diare berdarah.
  • Pasien dengan kondisi otot usus mengalami kelumpuhan (ileus).
  • Pasien dengan peradangan kronis pada usus besar.
  • Pasien disentri akut.
  • Pasien dengan peradangan pada usus besar atau usus halus (enterokolitis).
  • Hindari penggunaan pada pasien yang mengalami kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Diare akut yang berkaitan dengan organisme yang mempenetrasi mukosa usus atau kolitis pseudomembranosa yang disebabkan antibiotik spektrum luas.
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.

Nomor Izin Edar

DKL8918203117A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengatasi diare yang berlangsung selama 2 minggu ke bawah (diare akut) atau 2 minggu ke atas (diare kronis).Mengatasi diare saat perjalanan atau berpergian.Diare akut pada orang dewasa mulai tiba-tiba dan dalam banyak kasus mereda dalam beberapa hari. Penyebab yang paling umum adalah infeksi karena bakteri, virus, atau kuman. Loperamide bisa membantu mengatasi diare akut.Dalam mengatasi diare, loperamide akan mengurangi aliran cairan dan elektrolit ke dalam usus, serta memperlambat gerakan usus. Selain minum obat, perbanyaklah minum air untuk mencegah dehidrasi saat mengalami diare.

Diare akut (non spesifik):Dosis awal: 4 mg sebanyak 1-2 kali/hari.Dosis lazim: 2-4 mg sebanyak 1-2 kali/hari.Dosis maksimal: 16 mg/hari.Diare kronik:Dosis lazim: 4-8 mg/hari.Dosis maksimal: 16 mg/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Kesulitan buang air besar (sembeliti). Hentikan penggunaan loperamid dan minum banyak air. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.Pusing. Jika loperamide membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudikan kendaraan atau menggunakan mesin.Sakit perut. Konsumsi loperamid dengan atau setelah makan. Makanlah dalam jumlah sedikit dan hindari makanan pedas.Sakit kepala. Istirahat yang cukup dan konsumsi banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk.Lesu.Ruam pada kulit.Kelelahan.Mual.Otot usus mengalami kelumpuhan (ileus).Zat (gas atau cairan) menumpuk di dalam perut yang menyebabkan perut atau pinggang mengembung melebihi ukuran normal (distensi abdomen).Nyeri pada perut.Feses berdarah.Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).Kehilangan kesadaran sementara (sinkop).Detak jantung berdetak terlalu cepat.Nyeri pada perut.Pelebaran atau pembesaran usus besar (megakolon toksik).Mulut kering.Pusing.Muntah.Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).Ruam pada kulit.

Nama Produk

Inamid Tablet 2 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 26.000