Stok Habis
Hyperil tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi

Hyperil Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 6 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Hyperil tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Hyperil tablet mengandung zat aktif ramipril 2,5 mg.

Tekanan darah tinggi menambah beban kerja jantung dan pembuluh darah arteri. Jika berlanjut dalam waktu lama, jantung dan pembuluh darah arteri mungkin tidak berfungsi dengan baik. Dengan menurunkan tekanan darah tinggi, maka risiko terkena stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal juga akan menurun.

Hyperil tablet juga dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung serta penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan serangan jantung (infark miokard).

Informasi zat aktif :

Ramipril adalah obat golongan penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini bekerja dengan merelaksasikan pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah dan jantung dapat memompa darah lebih efisien.

Selain mengatasi tekanan darah tinggi, obat ini juga juga digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ramipril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan (50-60%). Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 2-4 jam (ramiprilat).
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar 56% (ramiprilat) dan 73% (ramipril).
  • Metabolisme: Ramipril hampir sepenuhnya dimetabolisme menjadi ramiprilat.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat selama 13-17 jam (ramiprilat).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Lithium
    Ramipril dapat meningkatkan kadar serum lithium di dalam tubuh dan menyebabkan keracunan.
  • Obat NSAID misalnya asam mefenamat dan ibuprofen
    Penggunaan ramipril bersama obat golongan NSAID dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi ginjal.
  • Obat peluruh air seni (diuretik) atau obat antihipertensi lain
    Penggunaan ramipril dan obat di atas dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Aliskiren
    Penggunaan ramipril dengan aliskiren dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia), menurunkan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi), dan memicu kerusakan ginjal (nefrotoksisitas) pada pasien penderita diabetes atau gangguan ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Demam, menggigil, sakit tenggorokan, serta gejala pilek atau flu
  • Kalium tinggi yang ditandai dengan mual, lemas, perasaan geli, nyeri dada, detak jantung tidak teratur, dan kehilangan gerak
  • Kulit atau mata menguning)
  • Sedikit atau tidak bisa  buang air kecil

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mencegah terjadinya serangan jantung, stroke, dan gangguan pada ginjal
  • Mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mengatasi gagal jantung

Ramipril adalah obat yang dapat menghambat perubahan angiotensin I, yaitu hormon yang mengatur tekanan darah, menjadi angiotensin II, yaitu hormon yang dapat menyempitkan pembuluh darah. Penghambatan inilah yang membuat pembuluh darah melebar dan menurunkan tekanan darah.

Komposisi Obat

Ramipril 2,5 mg

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hipertensi
  • Setelah serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Pencegahan serangan jantung pada pasien berisiko tinggi

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pusing
    Jika ramipril membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. 
  • Diare atau muntah
    Minumlah banyak air atau konsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti labu untuk mencegah dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
    Jika Anda mengalami diare atau muntah karena sakit perut atau penyakit tertentu, beri tahu dokter Anda. Anda mungkin perlu menghentikan penggunaan ramipril sementara sampai merasa lebih baik.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dengan dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah.
  • Batuk kering yang mengiritasi
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak membantu meredakan batuk yang disebabkan ramipril. Terkadang, batuk dapat sembuh dengan sendirinya. Konsultasikan dengan dokter jika batuk berlanjut dan mengganggu tidur Anda. Jika Anda berhenti mengonsumsi ramipril, mungkin butuh wantu beberapa hari hingga satu bulan untuk menyembuhkan batuk.
  • Gatal atau ruam ringan pada kulit
    Minumlah antihistamin atau obat antialergi yang dapat Anda beli di apotek. Tanyakan apoteker jenis obat antihistamin yang cocok untuk Anda.
  • Penglihatan kabur
    Hindari mengemudi atau menggunakan alat atau mesin saat ini terjadi. Jika berlangsung selama lebih dari satu hari, bicarakan dengan dokter karena obat Anda mungkin perlu diubah.
  • Nyeri dada
  • Kelelahan

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita katup aorta atau mitral yang tidak dapat tertutup sempurna (stenosis katup aorta atau mitral)
  • Pasien yang berisiko mengalami penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi)
  • Pasien dengan penyempiran pembuluh darah arteri menuju ginjal
  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam darah
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan pada mukosa atau jaringan di bawah kulit (angioedema)
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus) atau penderita gangguan ginjal yang mengonsumsi aliskiren
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Hyperil Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 6 Tablet)