SehatQ
SehatQ Profile
Grahabion tablet berguna untuk mengurangi peradangan pada sendi dan melancarkan metabolisme

Grahabion Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 74.263

Jumlah Produk
1

Tersedia 2 Penjual

Apotek Makmur
Rp 74.263
Apotek Makmur
Kabupaten Cianjur65.86 km
Apotek Gracelina
Rp 88.574
Apotek Gracelina
Kota Cirebon202.47 km

Deskripsi

Grahabion adalah obat berbentuk tablet yang berfungsi untuk meredakan peradangan pada saraf dan melancarkan proses metabolisme tubuh, seperti lemak, karbohidrat, protein, dan sel darah merah.

Peradangan pada saraf atau neuritis merupakan kondisi ketika saraf perifer mengalami tanda-tanda kerusakan. Saraf perifer berada di luar otak dan sumsum tulang. Saraf ini bertugas untuk mengantarkan sinyal dari tubuh menuju otak.

Berbagai faktor yang dapat menyebabkan gangguan pada saraf antara lain cedera, infeksi, tumor, gangguan kekebalan tubuh, serta sirkulasi darah dan energi yang tidak mencukupi menuju otak.

Grahabion tablet mengandung vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Perpaduan vitamin B tersebut berperan penting untuk menunjang fungsi saraf, meningkatkan proses metabolisme, dan mencegah anemia.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Grahabion Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
  • Vitamin B1 100 mg
  • Vitamin B6 200 mg
  • Vitamin B12 200 mg
Kelas Terapi
Vitamin
Klasifikasi
Vitamin B kompleks
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet
Produsen
Graha Farma

Informasi Zat Aktif

Vitamin B12 atau sianokobalamin berperan dalam metabolisme lemak dan pemmbentukan protein, serta memelihara keutuhan jaringan saraf. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cara mengikat faktor intrinstik yang diekskresikan oleh mukosa lambung, lalu tersimpan di saluran pencernaan.
  • Distribuasi: Disebar dalam darah kemudian melewati plasenta dan masuk ke ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui empedu dan urine.

Vitamin B1 berperan penting dalam proses metabolisme karbohidrat. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dalam saluran pencernaan, terutama setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Disebarkan secara luas di sebagian besar jaringan tubuh dan memiliki konsentrasi tertinggi di otak, jantung, ginjal, serta hati. Vitamin B1 juga memasuki kelenjar ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine sebagai metabolit.

Vitamin B6 atau piridoksin memiliki peran penting sebagai koenzim untuk metabolisme protein, karbohidrat, lemak, serta membantu pelepasan glikogen dalam hati dan otot. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik disaluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar di dalam hati, otot, dan otak.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati untuk menjadi asam 4-piridoksin dan metabolit tidak aktif lainnya.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu meredakan peradangan di saraf perifer (neuritis)
  • Membantu pemulihan radang saraf di wajah (neuralgia trigeminal)
  • Membantu penyembuhan penyakit kekurangan darah merah akibat sel darah merah yang abnormal (anemia megaloblastik)
  • Melancarkan proses metabolisme

Vitamin B1 termasuk dalam golongan vitamin B kompleks yang berperan penting untuk meningkatkan proses metabolisme karbohidrat menjadi energi dan mengalirkannya pada otak, sel saraf, dan otak. Vitamin B1 juga dibutuhkan untuk pemulihan penyakit yang menyebabkan kelumpuhan otot (penyakit beri-beri).

Vitamin B6 berfungsi untuk membentuk neurotransmitter (senyawa kimia dalam sel saraf), yakni dopamine dan serotonin yang berperan penting untuk mengatur energi dan mengatur kestabilan emosi.

Adapun, vitamin B12 akan membantu proses pembetukan DNA yang dibutuhkan agar saraf bekerja dengan optimal, sekaligus membantu sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah berukuran normal dan matang.

Komposisi

  • Vitamin B1 100 mg
  • Vitamin B6 200 mg
  • Vitamin B12 200 mg

Dosis

1-2 tablet sebanyak 1 kali/hari atau sesuai petunjuk dokter.

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan atau bersama dengan makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Merasa mual
    Sebaiknya konsumsi vitamin ini bersama makanan, sehingga proses penyerapan terjadi dengan cepat dan tidak menimbulkan rasa mual.
  • Kesemutan atau mati rasa
    Lakukan peregangan ringan pada area tubuh yang mengalami kesemutan atau berikan pijatan secara perlahan. Setelahnya, istirahatkan tubuh Anda dengan posisi yang nyaman agar kesemutan segera mereda.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini
  • Tubuh terasa lemah
    Sebaiknya segera beristirahat untuk memulihkan keadaan. Seimbangkan dengan mengonsumsi asupan yang bergizi, minum air putih 2,5 liter/hari agar stamina tubuh tetap terjaga.
  • Pembengkakan di lidah
  • Sering buang air besar (diare)
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Muntah-muntah
  • Sakit perut
  • Gangguan koordinasi tubuh
  • Sakit punggung
  • Gatal-gatal
  • Tubuh terasa lemah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan anemia karena kekurangan zat besi
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien yang mengalami gangguan di saluran cerna
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal yang ringan

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Grahabion tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami gangguan di sumsum tulang
  • Pasien yang memiliki gangguan sirkulasi darah
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi hati dan ginjal yang akut
  • Pasien yang alergi berat terhadap salah satu kandungan obat ini
  • Pasien yang mengalami gangguan hati akibat penggunaan alkohol
  • Pasien yang mengalami penurunan daya penglihatan akibat kelainan genetika (Leber disease)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Phenobarbital dan phenytoin
    Dua obat tersebut digunakan untuk mengatasi kejang (epilepsi) dan sebaiknya tidak diberikan bersama vitamin B6 atau vitamin B12 karena dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat
  • Colchicine
    Obat ini merupakan obat untuk mengatasi nyeri akibat asam urat. Apabila diberikan bersama vitamin B12 dapat mengurangi penyerapan vitamin B12 dalam tubuh.
  • Levodopa
    Obat ini digunakan sebagai terapi tambahan pada pasien yang mengalami gangguan sistem saraf pusat (penyakit parkinson). Pemberian bersama vitamin B6 dapat menimbulkan interaksi dan mengurangi efektivitas levodopa.
  • Etamsylate
    Obat ini digunakan untuk menghentikan pendarahan di pembuluh darah kecil. Jika diberikan bersama vitamin B1 dapat meningkatkan risiko pendarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa menggunakan obat
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal penggunaan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Diare berkelanjutan yang menyebabkan tubuh kekurangan cairan
  • Pembengkakan di bagian tubuh tertentu
  • Mual dan muntah yang tidak kunjung mereda
  • Kesemutan atau mati rasa yang menyebabkan tubuh sulit untuk digerakkan

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/002401.htm
Diakses pada 21 September 2021

MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219662
Diakses pada 21 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamine?mtype=generic
Diakses pada 21 September 2021

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-965/thiamine-vitamin-b1
Diakses pada 21 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/vitamin-watch-b1-thiamine
Diakses pada 21 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pyridoxine?mtype=generic
Diakses pada 21 September 2021

MIMS https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 21 September 2021

RxList. https://www.rxlist.com/consumer_thiamine_vitamin_b1/drugs-condition.htm
Diakses pada 21 September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Grahabion Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 74.263