SehatQ
SehatQ Profile
Grafadon Forte kaplet berguna menurunkan demam serta menguarangi nyeri seperti sakit kepala

Grafadon Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 6.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 2 Penjual

Apotek Selecta
Rp 43.000
Apotek Selecta
Kota Tangerang17.21 km
Apotek Keluarga Sehat
Rp 6.000
Apotek Keluarga Sehat
Kota Tangerang Selatan26.07 km

Deskripsi

Grafadon Forte kaplet adalah obat yang berfungsi untuk menurunkan demam pada anak-anak berusia di atas 6 tahun dan orang dewasa. Obat ini juga dapat diandalkan ketika Anda mengalami nyeri, seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri sendi, dan nyeri otot.

Demam dapat terjadi karena respons tubuh terhadap infeksi virus atau bakteri yang masuk ke tubuh. Demam seringkali ditandai dengan rasa nyeri terlebih dahulu dan diikuti dengan gejala lain, seperti sakit kepala, pusing, tubuh lemas, bahkan flu.

Grafadon Forte kaplet mengandung zat aktif paracetamol yang bekerja langsung di sistem saraf pusat yang mengatur suhu tubuh dan mengurangi zat alami penyebab rasa nyeri.

Dosis paracetamol yang diberikan pada anak dan orang dewasa tentu berbeda. Jadi, sebelum mengonsusmi obat ini, pastikan mengikuti dosis yang tertulis pada kemasan atau anjuran dokter.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Tersedia juga varian lain Grafadon, yaitu:

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Grafadon Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol 650 mg
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (650 mg)
Produsen
Graha Farma

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam karena flu atau setelah vaksinasi
  • Meringankan rasa nyeri di persendian dan otot
  • Mengurangi sakit gigi, sakit kepala, dan rasa sakit setelah pembedahan

Paracetamol merupakan golongan analgesik non-opioid yang memiliki dua manfaat, yakni menurunkan demam dan mengurangi intensitas nyeri.

Sebagai penurun panas, paracetamol bekerja langsung di sistem saraf pusat yang menjadi regulator suhu tubuh dan mengurangi respons saraf pusat terhadap infeksi penyebab demam.

Sebagai pereda nyeri, paracetamol bekerja tepat di ambang rasa sakit untuk mengurangi aktivitas enzim cyclooxygenase yang akan menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat pemicu rasa nyeri.

Komposisi

Paracetamol 650 mg

Dosis

  • Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Muntah-muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan tubuh.
  • Tubuh terasa lelah
    Jika tubuh merasa kelelahan, sebaiknya istirahatkan tubuh diruangan yang tenang. Seimbangkan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukupi asupan air setiap harinya agar energi tubuh tetap terjaga.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Merasa mual
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Sakit tenggorokan
  • Merasa kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan paru-paru dan hati yang berat
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang memiliki penyakit ginjal
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.
  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupakan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Mual dan muntah berkepanjangan
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 23 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 23 September 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 23 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 23 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 23 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 23 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 23 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Grafadon Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)

Total

Rp 43.000