Goxallin Kapsul 250 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Goxallin Kapsul adalah obat keras atau obat resep yang mengandung amoxicillin 250 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Goxallin Kapsul 250 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Amoxicillin.
Kelas Terapi
Amoxicillin
Klasifikasi Obat
Penicillin
Kemasan
1 Strip @ 10 Kapsul (250 mg)
Produsen
Mecosin Indonesia

Informasi Zat Aktif

Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin. Antibiotik ini bekerja dengan membunuh bakteri atau memperlambat pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi berbagai infeksi karena bakteri, antara lain:

  • Infeksi pada saluran pernapasan, seperti:
    • Peradangan pada amandel (tonsillitis).
    • Peradangan pada dinding sinus (sinusitis).
    • Peradangan pada tenggorokan.
    • Peradangan pada saluran alat pencernaan yang membawa makanan dari rongga mulut hingga ke esofagus (faringitis).
    • Infeksi pada bagian tengah telinga (otitis media).
    • Peradangan pada saluran pernapasan atau bronkus (bronkitis).
    • Penebalan dinding saluran pernapasan yang disebabkan infeksi (bronkiektasis).
    • Peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi (pneumonia).
  • Infeksi saluran kemih, seperti:
    • Infeksi ginjal yang disebabkan bakteri atau virus (pielonefritis).
    • Peradangan pada kandung kemih yang disebabkan infeksi (sistitis).
    • Peradangan atau pembengkakan saluran yang digunakan untuk mengeluarkan urine atau uretra (uretritis).
    • Kencing nanah (gonore).
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti:
    • Infeksi bakteri pada kulit dan lapisan bawah kulit (selulitis).
    • Infeksi bakteri pada kulit yang membentuk benjolan berisi nanah dan terasa nyeri (furunkulosis).
    • Infeksi pada kulit yang disebabkan Staphylococcus dan atau Streptococcus (pioderma).
  • Demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhii (demam tifoid) dan demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella paratyphi (demam paratiroid).
  • Infeksi yang disebabkan bakteri yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi nanah.
  • Infeksi pada lapisan bagian dalam jantung (endokarditis).
  • Infeksi bakteri pada saluran pencernaan, terutama lambung (Helicobacter pylori).

Komposisi Obat

Amoxicillin 250 mg.

Dosis Obat

  • Dosis dewasa dan anak-anak dengan berat 20 kg ke atas: 250 mg-500 mg setiap 8 jam.
  • Dosis anak-anak dengan berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kgBB/hari setiap 8 jam.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Konsumsilah dengan makanan untuk penyerapan lebih baik dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Mual.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Diare.
    Konsumsi banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi ditandai dengan gejala buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya dan urine berbau tajam. Minumlah air sedikit demi sedikit saat sedang merasa sakit. Jangan minum obat lain untuk mengatasi diare atau muntah tanpa konsultasi ke dokter.
  • Mata atau kulit menjadi menguning.
  • Demam.
  • Urine berwarna gelap.
  • Pusing.
  • Mudah memar atau berdarah.
  • Sakit tenggorokan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengalami infeksi yang disebabkan virus Epstein-Barr (EBV) (mononukleosis atau demam kelenjar).
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik golongan beta-laktam lain, seperti penicillin, cephalorin, carbapenem, dan monobaktam.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin dan antibiotik golongan penicillin lainnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan).
    Penggunaan amoxicillin dengan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan, sehingga dapat menimbulkan memar dan perdarahan.
  • Chloramphenicol, makrolida, sulfonamida, dan tetracycline.
    Obat di atas dapat mengganggu efektivitas amoxicillin dalam menghentikan pertumbuhan bakteri.
  • Allopurinol.
    Amoxicillin dapat meningkatkan risiko alergi terhadap allopurinol.
  • Probenesid atau obat untuk mengatasi asam urat.
    Penggunaan amoxicillin dengan probenesid dapat meningkatkan kadar obat dalam darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda memiliki:

  • Sakit perut parah.
  • Diare berair atau berdarah (bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah dosis terakhir Anda).
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Goxallin Kapsul 250 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)