SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Gluvas tablet adalah obat untuk mengobati kadar gula darah tinggi yang disebabkan diabetes tipe 2

Gluvas 1 mg 10 Tablet


Harga Produk
Mulai dari
Rp 30.146


Tersedia 31 Penjual

Urutkan
Apotek Wellings Sunter
Rp 36.000
Apotek Wellings SunterKota Jakarta Utara
6.4 km
Apotek Berkah Syifa
Rp 36.700
Apotek Berkah SyifaKota Jakarta Barat
6.43 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 34.000
Apotek Golden Sehat Duri RayaKota Jakarta Barat
6.46 km
Apotek Wellings Greenville
Rp 36.000
Apotek Wellings GreenvilleKota Jakarta Barat
6.77 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Gluvas tablet adalah obat untuk mengobati kadar gula darah tinggi yang disebabkan oleh diabetes tipe 2. Obta ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Gluvas tablet mengandung zat aktif glimepiride.

Glimepiride digunakan dengan program diet dan olahraga yang tepat untuk mengontrol gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini juga dapat digunakan dengan obat diabetes lainnya. Mengontrol gula darah tinggi membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Kontrol diabetes yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Glimepiride termasuk dalam golongan obat yang dikenal sebagai sulfonylureas. Obat ini mampu menurunkan gula darah dengan menyebabkan pelepasan insulin alami tubuh.

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Gluvas 1 mg 10 Tablet
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Glimepiride

Kelas Terapi

Antidiabetes

Klasifikasi

Sulfonylurea

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Glimepiride tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Informasi Zat Aktif

Glimepiride dapat digunakan sendiri atau dalam kombinasi dengan insulin atau obat oral lain, seperti metformin. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glimepiride diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap seluruhnya dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 2-3 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 8,8 L. Pengikatan protein plasma lebih dari 99,5%
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati menjadi senyawa kimia turunan sikloheksil hidroksi metil (M1) dan selanjutnya dimetabolisme menjadi turunan karboksil tidak aktif (M2).
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama kira-kira 9 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu mengontrol kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol hanya dengan melakukan diet, olahraga, dan penurunan berat badan.
  • Dengan mengontrol kadar gula darah maka akan membantu mengurangi risiko terjadinya serangan jantung atau stroke.

Komposisi

Glimepiride 1 mg

Dosis

  • Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari, kemudian dosis dapat dinaikkan dengan hati-hati.
  • Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 8 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat ditingkatkan dengan interval 1-2 minggu.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makanan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare.
    Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi yang ditandai dengan sulit buang air kecil atau kencing yang berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mual dan gangguan saluran pencernaan.
    Konsumsi glimepiride bersama dengan makanan dan hindari makanan yang gurih atau pedas.
  • Kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia).
    Untuk mencegah gejala, konsumsi makanan secara teratur termasuk sarapan. Jika berencana untuk berolah raga, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sebelum, selama, atau setelah berolahraga.
  • Sakit perut.
  • Peningkatan berat badan.
  • Kerontokan rambut.
  • Pusing.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah.
  • Nyeri pada ulu hari.
  • Muntah.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Kelelahan.
  • Penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).
  • Penurunan fungsi hati.
  • Reaksi alergi.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Selama mengonsumsi obat ini, lakukan pengaturan pola makan dan aktivitas olahraga.
  • Pasien yang akan melakukan tindakan operasi.
  • Pasien yang menderita kekurangan (defisiensi) enzim G6PD yaitu kondisi yang menyebabkan sel darah merah hancur sebelum waktunya.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan hingga sedang.
  • Pasien yang mengalami demam, infeksi berat, dan trauma.
  • Pasien lanjut usia yaitu di atas 70 tahun.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap glimepiride atau obat golongan sulfonilurea lainnya.
  • Pasien yang mengalami komplikasi diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh (diabetik ketoasidosis) yang dengan atau tanpa disertai koma.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati yang berat.
  • Pasien penderita diabetes melitus tipe 1.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Propranolol.
    Penggunaan bersama glimepiride dapat mengganggu kadar gula darah, seperti menurunkan kadar gula darah hingga di bawah normal dan menyebabkan sulit terdeteksi jika terjadi masalah atau gangguan tertentu.
  • Kolesevelam.
    Penggunaan bersama glimepirid dapat mengurangi penyerapan glimepiride, sehingga efektivitas glimepiride dalam menurunkan kadar gula darah akan menurun. Sebaiknya, glimepiride dikonsumsi minimal 4 jam sebelum mengonsumsi kolesevelam.
  • Fenilbutazon, insulin, antidiabetes oral seperti metformin, salisilat, fluoksetin, steroid anabolik, dan androgen, serta antibiotik kloramfenikol, sulfonamida, tetrasiklin, kuinolon, klaritromisin, antikoagulan kumarin, disopiramid, fibrat, penghambat ACE, penghambat monoamin oksidase seperti fenelzin, allopurinol, probenesid, sulfinpirazon, siklosfamid, flukonazol, dan pentoksifilin.
    Obat di atas meningkatkan efek penurunan kadar gula darah glimepiride, sehingga dapat menurunkan kadar gula hingga di bawah normal.
  • Estrogen, kontrasepsi oral, diuretik tiazid, glukokortikoid, derivat fenotiazin seperti klorpromazin, simpatomimetik seperti epinefrin, albuterol, dan terbutalin, asam nikotinat dalam dosis tinggi, derivat asam nikotinat, obat pencahar dalam jangka panjang, fenitoin, diazoksid, glukagon, barbiturat, rifampicin, dan isoniazid.
    Penggunaan obat di atas bersama glimepiride dapat menurunkan efek penurunan kadar gula darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit kepala parah
  • Penglihatan kabur
  • Jantung berdebar-debar
  • Masalah hati, seperti kehilangan nafsu makan, sakit perut pada sisi kanan atas, kelelahan, gatal, urine gelap, feses berwarna tanah liat, serta penyakit kuning yang ditandai dengan kulit atau mata menjadi menguning
  • Sel darah merah rendah (anemia) yang ditandai dengan kulit pucat, kelelahan yang tidak biasa, rasa pusing, sesak napas, atau tangan dan kaki dingin
  • Masalah jantung, seperti pembengkakan, penambahan berat badan yang cepat, dan sesak napas
  • Tanda-tanda pendarahan perut, seperti feses berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak bisa buang air kecil, serta bengkak di kaki atau pergelangan kaki

Nomor Izin Edar

DKL0305033910A1

Kemasan

1 strip @ 10 tablet (1 mg)

Produsen

Dexa Medica
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Membantu mengontrol kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol hanya dengan melakukan diet, olahraga, dan penurunan berat badan.Dengan mengontrol kadar gula darah maka akan membantu mengurangi risiko terjadinya serangan jantung atau stroke.

Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari, kemudian dosis dapat dinaikkan dengan hati-hati.Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari.Dosis maksimal: 8 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat ditingkatkan dengan interval 1-2 minggu.

Dikonsumsi bersama makanan

Diare.Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi yang ditandai dengan sulit buang air kecil atau kencing yang berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.Sakit kepala.Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.Mual dan gangguan saluran pencernaan.Konsumsi glimepiride bersama dengan makanan dan hindari makanan yang gurih atau pedas.Kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia).Untuk mencegah gejala, konsumsi makanan secara teratur termasuk sarapan. Jika berencana untuk berolah raga, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sebelum, selama, atau setelah berolahraga.Sakit perut.Peningkatan berat badan.Kerontokan rambut.Pusing.Penurunan kadar trombosit dalam darah.Nyeri pada ulu hari.Muntah.Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).Kelelahan.Penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).Penurunan fungsi hati.Reaksi alergi.

Nama Produk

Gluvas 1 mg 10 Tablet

Total

Rp 36.000