Gludepatic adalah antidiabetik oral golongan biguanida

Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 32.026

Jumlah Produk
1

Tersedia 12 Penjual

Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 32.026
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 34.589
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.71 km
Apotek Ade
Rp 43.200
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.27 km
Apotek Zea
Rp 43.890
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.37 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Indikasi (manfaat) Obat

Terapi awal diabetes dan obat pembantu penderita diabetes yang ketergantungan insulin agar dapat mengurangi dosis insulin yang dibutuhkan.

Komposisi Obat

Metformin hydrochloride 500 mg

Dosis Obat

3x1 tablet (500 mg )/hari. Memerlukan konsultasi dokter sesuai kadar gula darah dan pengobatan kombinasi sulfonilurea atau insulin.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Mual, muntah, sakit perut, diare, anorexia, penurunan penyerapan vitamin B12.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

Kehamilan dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Gangguan ginjal, penyakit hati kronis, gagal jantung, miokardial infark, diabetes mellitus, kehamilan, koma diabetik, insulin dipendent diabetes, hipoksia jaringan, alkoholisme, dan pemakaian bersama diuretik.

-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 32.026

Jual dan Beli Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Gludepatic tablet adalah obat untuk terapi awal diabetes pada pasien dewasa dengan kondisi kelebihan berat badan, serta tidak dapat mengendalikan kadar gula darah hanya dengan diet saja. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Gludepatic tablet mengandung zat aktif metformin. Obat ini biasa digunakan untuk mengobati diabetes melitus tipe 2, termasuk diabetes yang berkembang selama kehamilan (diabetes gestasional). Selain itu, obat ini pun dapat digunakan pada penderita prediabetes untuk mencegah diabetes tipe 2.

Metformin dapat digunakan sendiri atau dengan obat lain, termasuk insulin. Penggunaan obat ini harus diimbangi dengan nutrisi yang baik dan olahraga teratur.

Informasi zat aktif :

Metformin termasuk dalam kelas obat biguanide yang digunakan untuk mengendalikan tingginya kadar gula darah akibat diabetes tipe 2.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Makanan mengurangi kadar dan sedikit memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 50-60% pada waktu puasa dan dapat berkurang jika dikonsumsi bersama makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan dan berkonsentrasi di hati, ginjal, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Tidak dimetabolisme.
  • Ekskresi: Melalui urine (90% dalam bentuk obat yang tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 6,2 jam di dalam plasma dan sekitar 17,6 jam dalam darah.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Insulin dan obat yang bekerja dengan meningkatkan sekresi insulin, seperti sulfonylurea.
    Penggunaan metformin bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya penurunan kadar gula dalam darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia).
  • Cimetidin, dolutegravir, ranolazin, trimetoprim, candetanib, dan isavuconazol.
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar metformin dalam plasma, sehingga dapat meningkatkan efektivitas metformin dalam menurunkan kadar gula darah dan menyebabkan terjadinya hipokalemia.
  • Asetazolamid, diklorfenamid, NSAID, dan obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi), seperti penghambat ACE.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya asidosis laktat.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri otot yang tidak biasa.
  • Merasa dingin.
  • Kesulitan bernapas.
  • Merasa pusing, lelah, atau sangat lemah.
  • Sakit perut dan muntah.
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur.


Merek: {""id""=>1874, ""label""=>""Clarihis"", ""data_custom""=>{""id""=>1874, ""label""=>""Clarihis""}}
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Farenheit
Manufacture: Farenheit
Kemasan obat: 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (500 mg)

Indikasi/Manfaat Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

  • Terapi lini pertama untuk mengatasi diabetes melitus tipe 2, terutama pada pasien yang memiliki berat badan berlebih.
  • Terapi prediabetes untuk pasien yang memiliki kadar gula darah cenderung tinggi dan berisiko terkena diabetes melitus tipe 2.

Metformin mampu menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan cara tubuh Anda merespons insulin. Insulin adalah hormon yang mengontrol kadar glukosa dalam darah Anda.

Mengontrol gula darah yang tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Kontrol diabetes yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Metformin tidak menyebabkan penambahan berat badan dan biasanya diresepkan untuk penderita prediabetes yang kelebihan berat badan.


Dosis Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Cara Penggunaan Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Obat dikonsumsi saat atau sesudah makan. Tablet harus ditelan utuh. Tidak dihancurkan, dilarutkan dalam air, atau dikunyah.

Cara Menyimpan Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu di bawah 30ºC.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien dengan tingkat keasaman darah tinggi akibat ketidakseimbangan kimia asam dan basa (metabolik asidosis) kronis atau akut, tanpa atau disertai koma.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita diabetes mellitus tipe 1 atau dengan komplikasi diabetes mematikan, yang disebabkan tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetikum).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.
  • Pasien penyakit hati kronis.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang mengalami kekurangan oksigen akibat penyakit akut atau kronis, seperti gagal jantung atau gagal napas, serangan jantung, dan syok.


Metformin tidak disarankan untuk pasien dengan riwayat penyakit ginjal kronis karena berisiko menyebabkan lactic acidosis. Jika dibiarkan, lactic acidosis dapat menyebabkan kegagalan saluran napas akut, sehingga jaringan dalam tubuh tidak dapat menggunakan oksigen (dysoxia) atau kekurangan oksigen (hipoksia) yang dapat menyebabkan kematian.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat).
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien penderita kelainan biokimia, yaitu peningkatan kadar kreatinin dan nitrogen urea darah yang berkaitan dengan penurunan laju filtrasi glomerular (azotemia prerenal).
  • Pasien penderita gangguan ginjal ringan hingga sedang.
  • Pasien yang mengalami stres (trauma, syok, infeksi, dan pembedahan).
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Anak-anak dan orang tua.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki kadar keton tinggi dalam darah atau urine.
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral lainnya.

Efek Samping Obat Gludepatic Tablet 500 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Nyeri otot yang tidak biasa.
  • Jantung berdetak lambat atau tidak teratur.
  • Gula darah rendah.
  • Lelah.
  • Merasa dingin.
  • Kesulitan bernapas.