Stok Habis
Glucobay tablet adalah obat untuk mengobati diabetes melitus tipe 2

Glucobay Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Glucobay tablet adalah obat untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Glucobay tablet mengandung zat aktif acarbose. Zat ini dapat digunakan bersama diet saja atau dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati diabetes tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 merupakan kondisi tingginya gula darah karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara normal.

Mengonsumsi obat ini juga dapat menurunkan kemungkinan mengalami serangan jantung, stroke, atau komplikasi terkait diabetes lainnya, seperti gagal ginjal, kerusakan saraf seperti mati rasa, serta tungkai atau kaki dingin, dan penurunan kemampuan seksual pada pria dan wanita. Tak hanya itu, obat ini juga dapat mencegah terjadinya masalah pada mata atau kehilangan penglihatan, serta penyakit gusi.

Informasi zat aktif :

Acarbose adalah obat antidiabetes yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi. Acarbose bekerja di usus untuk memperlambat pemecahan dan penyerapan karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi. Pada pasien diabetes, penghambatan ini mengakibatkan penyerapan glukosa tertunda dan menurunkan risiko terjadinya peningkatan kadar gula darah setelah makan (hiperglikemia postprandial).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, acarbose diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Kurang dari 2% sebagai obat aktif dan sekitar 35% sebagai metabolit diserap dari saluran pencernaan. Waktu saat kadar obat mencapai kadar tertinggi dalam peredaran darah: Kira-kira 1 jam.
  • Distribusi: Di saluran pencernaan.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara eksklusif melalui saluran pencernaan, terutama oleh flora mikroba dan enzim usus.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 34% dan feses sekitar 51% sebagai obat yang tidak terserap.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Digoxin.
    Acarbose dapat menghambat penyerapan digoxin, sehingga efektivitas digoxin dalam mengembalikan irama jantung akan berkurang.
  • Neomycin dan kolestiramin.
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar dan efek acarbose, sehingga dapat menyebabkan terjadinya efek samping, seperti diare.
  • Antidiabetik lain, termasuk insulin.
    Acarbose dapat meningkatkan efektivitas antidiabetik lain, sehingga dapat menimbulkan hipoglikemia atau rendahnya kadar gula darah.
  • Obat yang mengandung enzim pencernaan, seperti enzim amilase dan pancreatin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan efektivitas acarbose.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

Lewati dosis yang terlewat dan kembali ke waktu normal Anda. Jangan minum 2 dosis sekaligus atau dosis ekstra.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, yaitu:

  • Terjadi tanda-tanda masalah pada organ hati, seperti mual atau muntah yang tidak berhenti, kehilangan nafsu makan, sakit perut, perubahan warna kulit atau mata menjadi kekuningan, dan urine berwarna gelap.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Terapi tambahan pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang gula darahnya tidak cukup dikendalikan dengan diet, latihan fisik, dan penurunan berat badan saja.

Pada proses pencernaan karbohidrat, pankreas akan melepaskan enzim alfa-amilase ke usus yang berfungsi untuk mengubah karbohidrat besar menjadi karbohidrat lebih kecil, yang disebut oligosakarida. Selanjutnya, sel-sel yang melapisi usus kecil akan melepaskan enzim alfa-glukosidase yang akan mencerna oligosakarida menjadi gula yang lebih kecil dan mudah diserap tubuh. Kandungan acarbose pada obat ini akan mencegah pelepasan enzim alfa-glukosidase untuk memperlambat pencernaan karbohidrat dan menjaga agar gula darah tidak naik terlalu tinggi setelah makan. Itu sebabnya, acarbose disebut juga sebagai obat penghambat alfa-glukosidase.

Komposisi Obat

Acarbose 100 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Dosis awal: 50 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 50 mg sebanyak 3 kali/hari. Jika diperlukan dapat dilakukan peningkatan dosis setelah 6-8 minggu menjadi 100-200 mg sebanyak 3 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 200 mg sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi bersama makanan. Konsumsi obat setelah suapan pertama setiap makan utama.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Mual.
    Ketika Anda merasa mual, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Perut kembung.
  • Urine berwarna gelap.
  • Muntah.
  • Perubahan warna pada kulit atau mata yang menjadi kekuningan.
  • Alergi berat seperti ruam, pusing, gatal, dan kesulitan bernapas.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30ºC.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami stres, seperti demam, trauma, infeksi, atau operasi.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap acarbose.
  • Pasien penderita penyakit radang usus.
  • Pasien penderita komplikasi diabetes yang menyebabkan tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetik).
  • Peradangan kronis pada usus besar.
  • Pasien dengan kondisi berpindahnya organ dari posisinya akibat kelemahan bagian tubuh yang menekan organ atau jaringan (hernia mayor).
  • Pasien yang memiliki penyumbatan pada usus (obstruksi usus).
  • Pasien penderita penyakit usus kronik yang berhubungan dengan gangguan pencernaan.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati yang berat.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Glucobay Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)