Glidanil Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Glidanil Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung glibenclamide 5 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Glidanil Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Glibenclamide
Kelas Terapi
Antidiabetes
Klasifikasi Obat
Sulfonilurea
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (5 mg)
Produsen
Mersifarma Tirmaku Mercusana

Informasi Zat Aktif

Glibenclamide dapat menurunkan konsentrasi glukosa darah dengan merangsang sekresi insulin dari sel beta pankreas. Obat ini juga dapat mengurangi pengeluaran glukosa dari hati dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Insulin adalah hormon yang dibuat secara alami di tubuh, lebih tepatnya di pankreas. Hormon ini membantu mengontrol kadar gula (glukosa) dalam darah. Jika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, atau tidak menggunakan insulin secara efektif, akan menyebabkan kondisi yang disebut diabetes mellitus.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glibenclamide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 2-4 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta. Pengikatan protein plasma: 99% (ekstensif), terutama pada albumin.
  • Metabolisme: Hampir sepenuhnya dimetabolisme di hati menjadi metabolit yang sangat aktif.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses sebagai metabolit. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 10 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang tidak bisa hanya dikontrol dengan diet saja.

Glibenklamid bekerja dengan meningkatkan produksi insulin pada pankreas sehingga mampu menurunkan kadar gula darah.

Komposisi Obat

Glibenclamide 5 mg.

Dosis Obat

Dosis awal: ½-1 tablet/hari, dosis dapat ditingkatkan tidak lebih dari 2,5 mg dengan jarak 1 minggu hingga total dosis 20 mg/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual atau muntah.
    Konsumsilah makanan sederhana dan hindari mengonsumsi makanan yang kaya rasa atau makanan pedas.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi makanan yang seimbang dan kaya akan serat, serta minum banyak cairan.
  • Diare.
    Minum banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang.
  • Penurunan kadar gula darah hingga di bawah batas normal (hipoglikemia).
    Ditandai dengan adanya perasaan gemetar atau cemas, berkeringat, tampak pucat, rasa lapar, perasaan jantung berdebar-debar, dan pusing. Makan makanan yang mengandung gula seperti biskuit manis atau minuman manis dan lanjutkan dengan camilan seperti sandwich. Segera hubungi dokter Anda jika mengalami gejala-gejala tersebut.
  • Peningkatan berat badan.
    Jika mengalami peningkatan berat segera hubungi dokter Anda.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit kardiovaskuler.
  • Pasien yang telah menjalani bypass lambung dan gastrektomi lengan.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien lanjut usia.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan defisiensi G6PD.
  • Pasien dengan gangguan kelenjar adrenal atau hipofisis.
  • Pasien dengan kondisi yang meningkatkan risiko pengembangan hipoglikemia.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati ringan sampai sedang.
  • Pasien yang lemah dan kurang gizi.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Glidanil tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Diabetes melitus dengan komplikasi (demam, trauma, dan luka diabetes).
  • Penderita komplikasi diabetes yang disebabkan karena tingginya produksi asam darah tubuh (diabetes ketoasidosis).
  • Pasien diabetes melitus tipe 1.
  • Pasien prekoma dan koma diabetes.
  • Pasien gangguan fungsi ginjal berat.
  • Pasien gangguan fungsi hati.
  • Pasien gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
  • Penderita yang memiliki alergi terhadap glibenklamid.
  • Wanita hamil.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Azapropazon, kloramfenikol, siprofloksasin, kotrimoksazol, sulfonamid, tetrasiklin, antikoagulan, disopiramid, TCA, penghambat monoamin oksidas (MAO), allopurinol, sulfinpirazon, steroid testosteron, steroid inhibitor, dan ACE steroid.
    Obat di atas dapat meningkatkan efek hipoglikemia atau penurunan kadar gula dalam darah.
  • Beta bloker.
    Meningkatkan efek hipoglikemik dan menutupi gejala hipoglikemia.
  • Rifampisin, barbiturat, diazoksida, klorpromazin, loop dan diuretik tiazid, estrogen, progesteron, kontrasepsi oral, kortikosteroid, dan hormon tiroid.
    Obat di atas dapat mengurangi efek hipoglikemik.
  • Mikonazol dan flukonazol.
    Meningkatkan kadar obat dalam plasma sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah (hipoglikemia).
  • Klofibrat.
    Klofibrat dapat memberikan efek tambahan pada glibenklamid.
  • Siklosporin.
    Glibenklamid dapat meningkatkan kadar siklosporin dalam plasma.
  • Warfarin.
    Glibenklamid dapat mengubah efek antikoagulan warfarin.
  • Kolesevalam.
    Glibenklamid dapat mengurangi konsentrasi dan paparan plasma dengan kolesevalam.
  • Bosentan.
    Peningkatan risiko kerusakan hati (hepatotoksisitas).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.

  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.

  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.

  • Sering lupa mengonsumsi obat.

Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika anda mengalami kulit kuning atau bagian putih mata menjadi menguning bisa menjadi tanda masalah hati. Jika mengalami pucat, pendarahan berkepanjangan, memar, sakit tenggorokan dan demam bisa menjadi tanda kelainan darah.
  • Jika anda mengalami ruam, kemerahan, gatal dan gatal-gatal, kelopak mata bengkak tiba-tiba, wajah, bibir, mulut, lidah atau tenggorokan yang mungkin membuat sulit bernapas bisa menjadi tanda-tanda kelainan kulit yang disebut angioedema.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Glidanil Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)