SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Glauseta tablet adalah obat untuk mengatasi tekanan pada bola mata atau glaukoma

Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 56.650


Tersedia 19 Penjual

Urutkan
Apotek Komplit Jaya
Rp 64.000
Apotek Komplit JayaJakarta Pusat
3.53 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 60.480
Apotek Sehat KrendangKota Jakarta Barat
3.73 km
Apotek Farhana
Rp 58.130
Apotek FarhanaKota Jakarta Timur
12.87 km
Apotek Wellings Greenlake
Rp 65.600
Apotek Wellings GreenlakeTangerang
13.06 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Glauseta tablet adalah obat untuk mengatasi glaukoma atau peningkatan tekanan bola mata yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap. Misalnya saja, glaukoma yang disebabkan peningkatan cairan mata (glaukoma sudut terbuka) dan obat-obatan atau kondisi kesehatan lain (glaukoma sekunder).

Obat ini mengandung zat aktif acetazolamide. Selain untuk menurunkan tekanan di mata, acetazolamide juga digunakan untuk mengurangi keparahan dan durasi gejala seperti sakit perut, sakit kepala, sesak napas, pusing, kantuk, kelelahan, serta penyakit ketinggian (gunung).

Acetazolamide juga dapat dikombinasikan dengan obat lain untuk mengurangi edema atau penumpukan cairan berlebih dan membantu mengontrol kejang pada jenis epilepsi tertentu.

Glauseta tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sekunder
  • Mengatasi kejang
  • Mengobati gejala penyakit ketinggian yang terjadi saat mendaki

Acetazolamide termasuk dalam kelas obat penghambat karbonat anhidrase yang dapat mengurangi produksi cairan di dalam mata untuk mengatasi glaukoma.

Zat aktif ini juga digunakan untuk mengurangi penumpukan cairan tubuh yang disebabkan gagal jantung atau obat-obatan tertentu.

Komposisi

Acetazolamide 250 mg

Dosis

  • Glaukoma sudut terbuka: 1-4 tablet/hari
  • Glaukoma sekunder dan sebelum operasi: 250 mg/4 jam
  • Anak-anak: 8-30 mg/kgBB/hari

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Pasalnya, minuman yang mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Kesemutan
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Kehilangan nafsu makan
  • Perubahan pada daya pengecapan
  • Mengantuk
  • Kebingungan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang menggunakan aspirin dosis tinggi
  • Pasien dengan riwayat baju ginjal
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien yang berpotensi mengalami penyumbatan pada saluran kemih
  • Pasien yang mengalami penyempitan saluran pernapasan (emfisema)
  • Pasien penderita penyumbatan pada paru-paru
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang
  • Pasien lanjut usia
  • Ibu hamil dan menyusui

Lakukan pemantauan kadar cairan dan tingkat elektrolit selama penggunaan acetazolamide.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap acetazomalide
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati berat
  • Pasien dengan kadar natrium atau kalium rendah
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada organ hati dan terbentuk jaringan parut (sirosis hati)

Nomor Izin Edar

DKL0922246710A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

Jual dan Beli Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Glauseta tablet adalah obat untuk mengatasi glaukoma atau peningkatan tekanan bola mata yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap. Misalnya saja, glaukoma yang disebabkan peningkatan cairan mata (glaukoma sudut terbuka) dan obat-obatan atau kondisi kesehatan lain (glaukoma sekunder).

Glauseta tablet mengandung zat aktif acetazolamide. Selain untuk menurunkan tekanan di mata, acetazolamide juga digunakan untuk mengurangi keparahan dan durasi gejala, seperti sakit perut, sakit kepala, sesak napas, pusing, kantuk, dan kelelahan serta penyakit ketinggian (gunung).

Acetazolamide digunakan dengan obat lain untuk mengurangi edema atau retensi cairan berlebih dan membantu mengontrol kejang pada jenis epilepsi tertentu. Glauseta tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Acetazolamide bekerja dengan memblokir aksi enzim yang disebut karbonat anhidrase. Memblokir enzim ini akan mengurangi jumlah cairan yang ada di bagian depan mata dan membantu menurunkan tekanan di dalam mata.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, acetazolamide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dengan konsentrasi tinggi di sel darah merah dan korteks ginjal. Melintasi sawar darah-otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Melalui urine sebanyak 70-100%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Glauseta tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Lithium.
    Obat ini dapat menurunkan pengeluaran lithium dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi efektivitas lithium dalam mengatasi gangguan mood.
  • Aspirin.
    Peningkatan risiko terjadinya gangguan pada sistem saraf pusat jika dikonsumsi dengan aspirin dosis tinggi.
  • Obat untuk mengatasi kejang (antikonvulsan), seperti phenytoin dan carbamazepine.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar obat tersebut, sehingga mengurangi efektivitas obat dalam mengatasi kejang.
  • Ciclosporin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar ciclosporin dalam tubuh, sehingga meningkatkan efek obat dalam menekan sistem imun.
  • Asam folat, obat untuk menurunkan kadar gula darah (diabetes), dan obat untuk menghambat pembekuan darah (antikoagulan).
    Penggunaan bersama obat di atas dapat memberikan efek berlawanan, sehingga dapat menyebabkan diabetes dan hipertensi.
  • Glikosida jantung dan obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (antihiperrtensi).
    Penggunaan bersama obat di atas memerlukan penyesuaian dosis.
  • Pirimidone.
    Dapat menurunkan kadar primidone dalam darah, sehingga mengurangi efektivitas obat dalam mengatasi kejang.
  • Amphetamine dan quinidine.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek amfetamin dan quinidine, sehingga meningkatkan efek samping, seperti halusinasi.
  • Methenamine.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mencegah kemampuan mengatasi infeksi saluran kemih dari methenamine.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang mengganggu, seperti:

  • Sakit perut.
  • Kehilangan nafsu makan.


Merek: Glauseta
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Sanbe Farma
Manufacture: Sanbe Farma
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet (250 mg)

Indikasi/Manfaat Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Mengatasi glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sekunder.
  • Mengatasi kejang.
  • Mengobati gejala penyakit ketinggian yang terjadi saat mendaki.

Obat ini juga digunakan sebelum operasi glaukoma sudut tertutup, yaitu peningkatan tekanan bola mata menjadi terlalu tinggi.


Dosis Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Glaukoma sudut terbuka: 1-4 tablet/hari.
  • Glaukoma sekunder dan sebelum operasi: 250 mg/4 jam.
  • Anak-anak: 8-30 mg/kgBB/hari.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.


Cara Penggunaan Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap acetazomalide.
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada organ hati dan terbentuk jaringan parut (sirosis hati). 
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati.
  • Pasien dengan kadar natrium atau kalium rendah.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Penggunaan bersama aspirin dosis tinggi.
  • Pasien dengan riwayat baju ginjal.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Lakukan pemantauan kadar cairan dan tingkat elektrolit selama penggunaan acetazolamide.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang berpotensi mengalami penyumbatan pada saluran kemih.
  • Pasien yang mengalami penyempitan saluran pernapasan (emfisema).
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada paru-paru.


Efek Samping Obat Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter Anda.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Pasalnya, minuman yang mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Kesemutan.
  • Perubahan daya pengecapan.
  • Mengantuk.
  • Kebingungan.
  • Telinga berdenging (tinnitus).
  • Kehilangan nafsu makan.

FAQ

Mengatasi glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sekunderMengatasi kejangMengobati gejala penyakit ketinggian yang terjadi saat mendakiAcetazolamide termasuk dalam kelas obat penghambat karbonat anhidrase yang dapat mengurangi produksi cairan di dalam mata untuk mengatasi glaukoma.Zat aktif ini juga digunakan untuk mengurangi penumpukan cairan tubuh yang disebabkan gagal jantung atau obat-obatan tertentu.

Glaukoma sudut terbuka: 1-4 tablet/hariGlaukoma sekunder dan sebelum operasi: 250 mg/4 jamAnak-anak: 8-30 mg/kgBB/hariDosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Sakit kepalaKetika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.DiareMinumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, segera hubungi dokter Anda.MualHindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.MuntahDuduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Pasalnya, minuman yang mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.KesemutanTelinga berdenging (tinnitus)Kehilangan nafsu makanPerubahan pada daya pengecapanMengantukKebingungan

Nama Produk

Glauseta Tablet 250 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 64.000