SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Gitri suspensi adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi seperti infeksi saluran pernafasan.

Gitri Suspensi 60 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Gitri suspensi adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri seperti infeksi saluran pencernaan, saluran kemih, saluran pernapasan, dan infeksi THT. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Gitri suspensi mengengandung zat aktif sulfametoksazol dan trimetoprim.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Infeksi saluran kemih seperti:
    • Infeksi pada ginjal (pielonefritis).
    • Peradangan pembuluh darah (plelitis).
    • Prostates akut dan kronis yang disebabkan oleh kuman yang sensitive seperti E.coli, klebsiella, enterobacter dan proteus mirabilis.
  • Infeksi saluran cerna, terutama yang disebabkan oleh kuman Salmonella dan Shigella seperti:
    • Demam tifoid.
    • Paratifus (paratifoid).
    • Disentri basiler.
  • Infeksi saluran napas sseperti:
    • Peradangan bronkus akibat infeksi dan iritasi yang baru saja terjadi dan berlangsung tak lama (bronchitis akut).
  • Infeksi THT seperti:
    • Infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media akut).
    • Peradangan yang terjadi di rongga hidung atau sinus (sinusitis akut) yang disebabkan oleh kuman H.Influenzae atau S.Pneumoniae.

Komposisi

Tiap 10 ml:

Dosis

Anak-anak:

  • Usia 2 bulan atau lebih:
    • 10 Kg: 1 sendok takar 5 ml setiap 12 jam.
    • 20 Kg: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) setiap 12 jam.
    • 30 Kg: 3 sendok takar 5 ml (15 ml) setiap 12 jam.
    • 40 Kg: 4 sendok takar 5 ml (20 ml) setiap 12 jam.

Penderita gangguan fungsi ginjal: penyesuaian dosis harus dengan arahan dokter.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi obat dengan atau setelah makan, serta hindari mengonsumi makanan yang berat atau pedas saat mengonsumsi obat ini.
  • Muntah.
    Cobalah mengonsumsi makanan yang sederhana dan jangan mengonsumsi makanan yang berat dan pedas. Cobalah mengonsumsi obat setelah makan dan cobalah minum air dalam jumlah sedikit. Jika efek samping ini terus berlanjut, hubungi dokter Anda.
  • Kemerahan (ruam) kulit.
  • Rendahnya jumlah sel darah putih (leukopenia).
  • Kondisi saat jumlah keping darah (trombosit) rendah (trombositopenia).
  • Kondisi akut dari leukopenia (agranulositosis).
  • Sumsum tulang tidak bisa memproduksi sel darah (anemia aplastik).
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan anemia megaloblastik.
  • Reaksi hipersensitivitas yang fatal pada kulit atau darah seperti Sindrom Steven-Johnson, kelainan kulit dan mukosa (toxic epidermal necrolysis) dan kelainan perkembangan sel darah (diskrasia darah).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan kelainan darah seperti porfiria dan anemia akibat defisiensi vitamin.
  • Pasien dengan kelainan darah akibat pengobatan dengan trimetoprim dan sulfametoksazol.
  • Pasien yang memiliki berbagai alergi.
  • Pasien penderita asma.
  • Pasien dengan gangguan sumsum tulang belakang.
  • Pasien penderita ketidakseimbangan mineral dalam tubuh seperti memiliki kadar kalium yang tinggi atau kadar natrium yang rendah dalam darah.
  • Pasien dengan kadar gula darah tinggi (diabetes melitus).
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita yang memiliki alergi terhadap golongan sulfonamid dan trimetoprim.
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginal berat.
  • Pasien dengan riwayat rendahnya keping darah (trombositopenia) akibat penggunaan trimetoprim atau sulfonamid.
  • Pasien dengan kekurangan sel darah merah akibat sumsum tulang memproduksi sel darah merah abnormal (anemia megaloblastik).
  • Bayi usia 4 minggu ke bawah.
  • Pasien yang mengonsumsi klozapin.
  • Pasien yang mengosumsi leukovorin untuk pengobatan Pneumocystis carinii pneumonia (PCP) pada pasien positif HIV.
  • Penderita anemia megaloblastik yang terjadi karena kekurangan folat.
  • Wanita hamil dan menyusui
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Gitri Suspensi 60 ml