SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Gitas Plus Tablet adalah obat untuk meredakan kram perut, iritasi pada saluran pencernaan.

Gitas Plus Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 66.777

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Gitas Plus Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk
meredakan kram perut.
meringankan gejala yang disebabkan irritable bowel syndrome (ibs) atau iritasi pada saluran pencernaan.
meredakan rasa sakit ringan hingga sedang pada penyakit lambung dan usus, saluran kemih, serta saluran empedu.
meredakan kram menstruasi atau dismenore.
meredakan mual dan muntah.

sebaiknya hindari penggunaan obat ini kepada ibu hamil dan anak-anak, kecuali atas anjuran dokter.

Informasi zat aktif :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Scopma Plus kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

"

Hyoscine butylbromide merupakan obat antispasmodik yang bekerja dengan cara merelaksasi otot polos di saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran kemih.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, hyoscine butylbromide memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi sawar darah-otak dan plasenta, serta memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine.

Paracetamol memiliki sifat analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, paracetamol memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral (mulut) atau rektal (anus).
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (lebih dari 5%).


" "

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

" "

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Feses berwarna hitam
  • Urine berdarah
  • Demam
  • Bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Penurunan jumlah urine mendadak
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa
  • Kelelahan
  • Luka, bisul, atau bintik-bintik putih di mulut
  • Mata dan kulit kuning

"

Interaksi obat :

  • Rifampisin, fenitoin, fenobarbital, karbamazepin
    Penggunaan bersama obat diatas dapat menurunkan konsentrasi obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.
  • Warfarin dan kumarin
    Penggunaan bersama obat di atas dalam jangka panjang dapat meningkatkan efek obat dalam mencegah penggumpalan darah.
  • Domperidone dan metoklopramid
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Gitas Plus Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Hyoscine-N-butylbromide dan paracetamol
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet
Produsen
Interbat

Informasi Zat Aktif

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan kram perut.
  • Meringankan gejala yang disebabkan irritable bowel syndrome (IBS) atau iritasi pada saluran pencernaan.
  • Meredakan rasa sakit ringan hingga sedang pada penyakit lambung dan usus, saluran kemih, serta saluran empedu.
  • Meredakan kram menstruasi atau dismenore.
  • Meredakan mual dan muntah.

Sebaiknya hindari penggunaan obat ini kepada ibu hamil dan anak-anak, kecuali atas anjuran dokter.

Komposisi

  • Paracetamol 500 mg.
  • Hyoscine butylbromide10 mg.

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 6 tablet/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi obat ini. Segera hubungi dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Kelemahan otot.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Sembelit.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan penyakit jantung.
  • Pasien dengan riwayat penyakit kejang.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien ketergantungan alkohol.
  • Pasien dengan kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Scopma Plus kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

"

Hyoscine butylbromide merupakan obat antispasmodik yang bekerja dengan cara merelaksasi otot polos di saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran kemih.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, hyoscine butylbromide memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi sawar darah-otak dan plasenta, serta memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine.

Paracetamol memiliki sifat analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, paracetamol memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral (mulut) atau rektal (anus).
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (lebih dari 5%).


" "

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

" "

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Feses berwarna hitam
  • Urine berdarah
  • Demam
  • Bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Penurunan jumlah urine mendadak
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa
  • Kelelahan
  • Luka, bisul, atau bintik-bintik putih di mulut
  • Mata dan kulit kuning

"

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap salah satu komponen zat aktif dalam obat.
  • Pasien dengan penyakit glaukoma.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Rifampisin, fenitoin, fenobarbital, karbamazepin
    Penggunaan bersama obat diatas dapat menurunkan konsentrasi obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.
  • Warfarin dan kumarin
    Penggunaan bersama obat di atas dalam jangka panjang dapat meningkatkan efek obat dalam mencegah penggumpalan darah.
  • Domperidone dan metoklopramid
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga obat tidak memberikan hasil sesuai harapan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Gitas Plus Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)