Gensia Tablet 10 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Gensia tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan nyeri dada. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Gensia tablet mengandung zat aktif amlodipine besylate.

Amlodipine dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati tekanan darah tinggi, nyeri dada (angina) tertentu, dan penyempitan pembuluh darah arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Menurunkan tekanan darah tinggi akan menurunkan risiko stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Obat ini dapat membantu meningkatkan kemampuan penderita nyeri dada untuk berolahraga, serta mengurangi frekuensi serangan angina atau nyeri dada tersebut.

Informasi zat aktif :

Amlodipine adalah obat golongan penghambat saluran kalsium. Obat ini bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amlodipine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi dengan baik pada saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melewati plasenta dan memasuki ASI dan volume distribusi adalah 60-65%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 6-12 jam.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di dalam hati menjadi metabolit tidak aktif.
  • Ekskresi: Sebanyak 60% dalam bentuk metabolit dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) amlodipine adalah sekitar 35-50 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Gensia tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Simvastatin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar simvastatin dalam darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti kerusakan hati, serta kerusakan dan kematian jaringan otot rangka (rhabdomyolysis).
  • Diltiazem, ketoconazole, itraconazole, dan ritonavir
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar amlodipine dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal (hipotensi).
  • Metoprolol
    Penggunaan bersama dapat menyebabkan sakit kepala, pingsan, dan perubahan denyut nadi atau detak jantung.
  • Aspirin dan ibuprofen
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.
  • Ciclosporin
    Mengonsumsi amlodipine dan ciclosporin bersama-sama dapat meningkatkan kadar ciclosporin dalam tubuh, serta menimbulkan efek samping, seperti mual atau muntah.
  • Sildenafil
    Sildenafil dapat meningkatkan efek menurunkan tekanan darah amlodipine, sehingga tekanan darah akan menurun drastis.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Berdebar-debar di dada
  • Nyeri dada yang memburuk
  • Bengkak di kaki atau pergelangan kaki
  • Mengantuk
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menurunkan risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan gangguan pada ginjal
  • Mengobati penyempitan arteri koroner
  • Mengobati nyeri dada atau angina

Amlodipine mampu menurunkan tekanan darah dengan mengendurkan pembuluh darah, sehingga jantung tidak harus memompa terlalu keras. Selain itu, obat ini juga dapat mengontrol nyeri dada dengan meningkatkan suplai darah ke jantung.

Komposisi Obat

Amlodipine besilate setara dengan amlodipine 10 mg

Dosis Obat

Dewasa:

  • Dosis awal: 5 mg sebanyak 1 kali/hari, dikonsumsi selama 1-2 minggu.
  • Dosis malsimal: 10 mg/hari.

Anak-anak berusia 6 tahun ke atas : 2,5 mg sebanyak 1 kali/hari.

  • Dosis maksimal: 5 mg/hari.

Pasien lanjut usia atau dengan kelainan fungsi hati: 2,5 mg/hari.

Bila amlodipine diberikan bersama obat penurun tekanan darah (antihipertensi) lain, dosis amlodipine yang digunakan adalah 2,5 mg pada awal pemberian.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Jika Anda merasa sakit pada kepala, mintalah dokter atau apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Efek samping ini biasanya akan hilang setelah beberapa hari.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi lebih sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Muntah
    Muntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Hindari mengonsumsi makanan kaya rasa, seperti makanan pedas, dan tetaplah konsumsi makanan sederhana.
  • Sakit perut
    Olahraga ringan dapat membantu meredakan sakit perut. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan botol berisi air panas.
  • Pusing atau lelah
    Jika Anda merasa pusing atau kelelahan, jangan mengemudi dan menggunakan alat atau mesin.
  • Sakit kepala hingga berputar (vertigo)
  • Mulut kering, nyeri dada, dan nyeri punggung
  • Penimbunan cairan dalam tubuh (edema)
  • Detak jantung cepat (takikardia)
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Kulit kemerahan
  • Pingsan (sinkop)
  • Sembelit
  • Perut kembung

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyempitan katup jantung (stenosis aorta)
  • Pasien penderita kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh karena kelainan otot-otot jantung (gagal jantung kongestif)
  • Pasien penderita penyumbatan saluran kemih
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gagal jantung setelah serangan jantung (infark miokard) akut
  • Pasien dengan kondisi jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh (syok kardiogenik)
  • Pasien penderita penyempitan katup jantung berat (stenosis aorta derajat tinggi)
  • Pasien penderita tekanan darah rendah (hipotensi) yang berat
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amlodipine
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Gensia Tablet 10 mg (3 Strip @ 10 Tablet)