Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 3.465

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan sendi yang kaku akibat artritis.
Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium Diklofenak
Kelas Terapi
-
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
Mulia Farma Suci

Informasi Zat Aktif

Natrium diklofenak termasuk dalam golongan obat nonsteroid antiinflamasi (NSAID). Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan, menurunkan demam, dan meringankan rasa sakit.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, natrium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 1,3-1,4 L/kg. Ikatan protein plasma lebih dari 99%, terutama untuk albumin.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme efek lintas pertama di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 60% dan empedu sekitar 35%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat sekitar 1-2 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan sendi yang kaku akibat artritis.

Komposisi Obat

Natrium Diklofenak 50 mg

Dosis Obat

Dewasa: 75-150 mg/hari dalam dosis terbagi. Maksimal: 150 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan pencernaan.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Perut kembung.
  • Sulit tidur.
  • Ruam kulit.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Riwayat perdarahan pada saluran pencernaan speerti luka atau tukak lambung dan usus
  • Gangguan pembentukan heme atau bagian sel darah merah yang terdiri dari zat besi (porfiria)
  • Penderita gangguan pembekuan darah yang mengakibatkan perdarahan berlebih (koagulopati)
  • Kekurangan darah dan cairan dalam tubuh (hipovolemia)
  • Peradangan paru yang dapat berkembang dalam jangka waktu panjang (PPOK)
  • Penderita penyakit autoimun lupus eritematosus sistemik (SLE)
  • Penyakit mata termasuk infeksi pada mata
  • Kehilangan cairan tubuh (dehidrasi)
  • Kadar lemak tinggi dalam darah (hiperlipidemia)
  • Penderita peradangan pada rongga hidung (rhinitis)
  • Penderita kencing manis (diabetes)
  • Penderita infeksi saluran pernapasan
  • Penderita gangguan hati dan ginjal
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Merokok
  • Ibu menyusui
  • Anak-anak

Kategori Kehamilan

Pada kehamilan sebelum memasuki 30 minggu:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan natrium diklofenak pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada kehamilan setelah memasuki 30 minggu:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hipersensitivitas.
  • Dicurigai menderita ulkus peptikum atau pendarahan aktif saluran cerna, pendarahan pada kolon sigmoid, rektum, dan anus.
  • Pasien dengan penyakit serebrovaskular dan hipertensi tidak terkontrol.
  • Hipovolemia, dehidrasi, pendarahan serebrovaskular.
  • Wanita hamil.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • NSAID lain, obat penghambat pembekuan darah, dan obat pengencer darah
    Penggunaan bersama natrium diklofenak dapat meningkatkan risiko luka dan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Obat yang mengandung hormon steroid (kortikosteroid) dan obat SSRI untuk mengatasi depresi
    Penggunaan obat di atas dapat meningkatkan risiko luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Kolestipol dan kolestiramin
    Penggunaan bersama natrium diklofenak dapat menurunkan efektivitas obat di atas.
  • Melancarkan pengeluaran urine (diuretik), siklosporin, dan tacrolimus
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah dan menyebabkan gangguan ginjal.
  • Digoxin, lithium, metotreksat, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar obat dan risiko keracunan.
  • Mifepriston
    Penggunaan bersama dapat mengurangi efek mifepriston.
  • Glikosida jantung
    Penggunaan bersama glikosida jantung dapat meningkatkan risiko efek samping yang berkaitan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Azithromycin
    Penggunaan bersama azithromycin dapat meningkatkan terjadinya keracunan pada darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda memiliki efek samping serius berikut:

  • Gejala gagal jantung, seperti pergelangan kaki atau kaki bengkak, kelelahan yang tidak biasa, atau kenaikan berat badan yang tidak biasa atau tiba-tiba.
  • Sakit kepala terus-menerus atau sakit kepala parah.
  • Tanda-tanda masalah ginjal, seperti perubahan jumlah urine.
  • Mudah memar atau perdarahan.
  • Perubahan suasana hati.
  • Leher kaku.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)