SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Genflam tablet adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan

Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 3.465


Tersedia 2 Penjual

Urutkan
Apotek Simpenan
Rp 3.465
Apotek SimpenanKota Sukabumi
98.79 km
Apotek 5 Akordion
Rp 4.000
Apotek 5 AkordionKota Malang
667.75 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Genflam tablet adalah obat yang digunakan untuk membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang. Misalnya saja, nyeri haid, nyeri sehabis operasi, sakit gigi, dan migrain.

Obat ini pun dapat membantu meringankan nyeri akun dan kronis yang disebabkan radang sendi seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis serta nyeri akibat batu ginjal dan batu empedu.

Genflam tablet mengandung zat aktif natrium diklofenak. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, seperti dokter atau apoteker, untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium diklofenak
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen
Mulia Farma Suci

Informasi Zat Aktif

Natrium diklofenak merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang memiliki sifat meringankan nyeri (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, natrium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan. Tingkat penyerapan menurun dengan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 55%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu puncak konsentrasi plasma) dalam kondisi puasa sekitar 1 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme efek lintas pertama di hati
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 60% dan empedu sekitar 35%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-2 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan rasa nyeri berskala ringan hingga sedang

Natrium diklofenak bekerja dengan menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan terjadinya peradangan (inflamasi). Dengan terhambatnya produksi prostaglandin, maka peradangan dan rasa sakit akan berkurang.

Komposisi

Dosis

Dewasa: 1 tablet sebanyak 2-3 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Berisitirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum alkohol terlalu banyak. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker Anda. Jika sakit kepala bertahan lebih dari satu minggu atau bahkan bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
  • Pusing atau sakit kepala hingga terasa berputar (vertigo)
    Hentikan aktivitas dan duduk atau berbaring hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin jika Anda mengalami efek samping ini. Efek samping ini biasanya akan hilang ketika sudah terbiasa mengonsumsi obat ini.
  • Sakit perut, kembung, atau kehilangan nafsu makan
    Hindari makanan yang mengandung gas, seperti bawang merah dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit, makan dan minum secara perlahan, dan olahraga secara teratur.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi diklofenak sesudah makan. Hindari makan terlalu banyak dan makanan pedas.
  • Muntah atau diare
    Minum banyak air. Hubungi dokter jika mengalami tanda dehidrasi seperti urine berkurang, urine berwarna gelap, dan berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat lain tanpa berkonsultasi ke dokter atau apoteker.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia)
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi)
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Gangguan fungsi hati
  • Luka pada saluran pencernaan
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran pencernaan atau luka pada lambung dan usus
  • Pasien yang mengalami kekurangan darah dan cairan dalam tubuh (hipovolemia)
  • Pasien yang menderita peradangan paru yang dapat berkembang dalam jangka waktu panjang (PPOK)
  • Pasien yang memiliki kadar lemak tinggi dalam darah (hiperlipidemia)
  • Pasien yang menderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien yang menderita gangguan pembekuan darah yang mengakibatkan perdarahan berlebih
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami kehilangan cairan tubuh (dehidrasi)
  • Pasien yang merokok
  • Pasien yang menderita kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang menderita peradangan pada rongga hidung (rhinitis)
  • Pasien yang menderita infeksi saluran pernapasan
  • Pasien yang menderita penyakit autoimun lupus eritematous sistemik (SLE)
  • Pasien dengan gangguan pembentukan heme atau bagian sel darah merah yang terdiri dari zat besi (porfiria)
  • Ibu menyusui
  • Anak-anak

Kategori Kehamilan

Pada kehamilan sebelum memasuki 30 minggu:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Genflam tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada kehamilan setelah memasuki 30 minggu:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap diklofenak atau obat NSAID lainnya
  • Pasien yang mengalami gagal jantung sedang hingga berat
  • Pasien yang mengalami jantung iskemik
  • Pasien yang menderita penyakit kardiovaskular
  • Pasien yang mengalami luka atau perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah atau penghambat pembekuan darah
  • Wanita hamil pada trimester ketiga
  • Pasien yang akan atau telah menjalani operasi bypass arteri koroner (CABG)
  • Pasien yang menderita penyakit arteri perifer

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lain, obat penghambat pembekuan darah, dan obat pengencer darah
    Penggunaan obat-obatan di atas bersama natrium diklofenak dapat meningkatkan risiko luka dan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Obat yang mengandung hormon steroid (kortikosteroid) dan obat SSRI untuk mengatasi depresi
    Penggunaan obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Glikosida jantung
    Penggunaan bersama glikosida jantung dapat meningkatkan risiko efek samping yang berkaitan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Kolestipol dan colestiramine
    Natrium diklofenak dapat menurunkan efektivitas obat-obatan di atas.
  • Melancarkan pengeluaran urine (diuretik), ciclosporin, dan tacrolimus
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah dan menyebabkan gangguan ginjal.
  • Mifepriston
    Penggunaan obat natrium diklofenak dengan mefiproston dapat mengurangi efek mifepriston.
  • Azithromycin
    Azithromycin dapat meningkatkan terjadinya keracunan (toksisitas) pada darah.
  • Digoxin, lithium, metotreksat, dan phenytoin
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar obat dan risiko terjadinya toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Terjadi tanda-tanda stroke, seperti kehilangan keseimbangan atau penglihatan kabur
  • Ruam, gatal, atau kulit bengkak
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Merasa lemah
  • Kelemahan di satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara atau berpikir
  • Tanda perdarahan di perut atau usus, seperti muntah darah atau feses berwarna hitam
  • Tanda maag atau pembengkakan di perut atau usus, seperti gangguan pencernaan parah, mulas atau sakit perut, serta muntah atau diare
  • Terjadi tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning
  • Tanda serangan jantung, seperti pusing atau perasaan cemas yang luar biasa

Nomor Izin Edar

DKL1616703317A1

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diclofenac/?mtype=generic
Diakses pada 24 Agustus 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4284-4049/diclofenac-oral/diclofenac-sodium-enteric-coated-tablet-oral/details#:~:text=Diclofenac%20is%20used%20to%20relieve,%2Dinflammatory%20drug%20(NSAID)
Diakses pada 24 Agustus 2021

Patient. https://patient.info/medicine/diclofenac-for-pain-and-inflammation-diclodent-dicloflex-diclomax-diclo-sr-econac-enstar-xl-motifene-voltarol
Diakses pada 24 Agustus 2021

Drugs. https://www.drugs.com/diclofenac.html
Diakses pada 24 Agustus 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/diclofenac/
Diakses pada 24 Agustus 2021

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/diclofenac-oral-route/before-using/drg-20069748
Diakses pada 24 Agustus 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a689002.html
Diakses pada 24 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan rasa nyeri berskala ringan hingga sedang Natrium diklofenak bekerja dengan menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan terjadinya peradangan (inflamasi). Dengan terhambatnya produksi prostaglandin, maka peradangan dan rasa sakit akan berkurang.

Dewasa: 1 tablet sebanyak 2-3 kali/hari

Dikonsumsi sesudah makan.

Sakit kepalaBerisitirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum alkohol terlalu banyak. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker Anda. Jika sakit kepala bertahan lebih dari satu minggu atau bahkan bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda. Pusing atau sakit kepala hingga terasa berputar (vertigo)Hentikan aktivitas dan duduk atau berbaring hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin jika Anda mengalami efek samping ini. Efek samping ini biasanya akan hilang ketika sudah terbiasa mengonsumsi obat ini. Sakit perut, kembung, atau kehilangan nafsu makanHindari makanan yang mengandung gas, seperti bawang merah dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit, makan dan minum secara perlahan, dan olahraga secara teratur. MualCobalah mengonsumsi diklofenak sesudah makan. Hindari makan terlalu banyak dan makanan pedas. Muntah atau diareMinum banyak air. Hubungi dokter jika mengalami tanda dehidrasi seperti urine berkurang, urine berwarna gelap, dan berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat lain tanpa berkonsultasi ke dokter atau apoteker. Gangguan kesulitan tidur (insomnia) Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi) Kehilangan nafsu makan (anoreksia) Gangguan fungsi hati Luka pada saluran pencernaan Telinga berdenging (tinnitus) Kesulitan buang air besar (konstipasi) Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)

Nama Produk

Genflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 3.465