Stok Habis
Galtaren 1% gel 20 g obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan sendi yang kaku akibat radang pada sendi (artritis).

Galtaren 1 % gel 20 g (1 tube @ 20 g)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

Deskripsi

Galtaren adalah obat yang digunakan untuk meredakan inflamasi trauma pada tendon, ligamen, otot dan persendian serta mengobati penyakit rematik. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Galtaren mengandung zat aktif diclofenac.
Galtaren 1 % gel 20 g (1 tube @ 20 g)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium diklofenak
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi Obat
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 tube @ 20 g
Produsen
Galenium Pharmasia Laboratories

Informasi Zat Aktif

Natrium diklofenak merupakan obat golongan Nonsteroidal Anti-inflammatory (NSAID) yang berasal dari asam fenilasetat. Obat ini memiliki sifat meringankan nyeri (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, natrium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan. Tingkat penyerapan menurun dengan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah adalah 55%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat dalam kondisi puasa sekitar 1 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 1,3-1,4 L / kg. Ikatan protein plasma lebih dari 99%, terutama untuk albumin.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme efek lintas pertama di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 60%) dan empedu (sekitar 35%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat sekitar 1-2 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Radang (inflamasi) karena trauma pada urat (tendon), ligamen, otot dan persendian seperti yang disebabkan oleh salah urat, terkilir dan memar.
  • Rematik jaringan lunak: radang pada cangkang yang mengelilingi tendon (tendovaginitis), bursitis, shoulder-hand syndrome dan periartropati.
  • Penyakit-penyakit rematik yang teriokalisir: radang pada ujung-ujung tulang penyusun sendi (osteoartritis) pada sendi-sendi perifer dan rangkaian tulang belakang.

Komposisi Obat

Tiap 1 g: diclofenac diethylamine 11,6 setara diclofenac sodium 10 mg.

Dosis Obat

3-4 kali/hari

Aturan pakai obat

Oleskan secukupnya pada kulit yang sakit, gosokkan secara perlahan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping Obat

  • Iritasi lokal.
  • Ruam atau kemerahan (eritema).
  • Peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu dan mengiritasi kulit (dermatitis kontak) alergik atau non-alergik dengan gejala dan tanda seperti: gatal, kemerahan, edema, papul, vesicle, bullae, atau kulit terkelupas).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu dibawah 30° C. Jauhkan dari jangkauan anak - anak.

Perhatian Khusus

  • Tidak boleh digunakan pada luka terbuka.
  • Hindari kontak dengan mata atau selaput lendir lainnya.
  • Untuk mencegah toksisitas yang aditif, tidak dibenarkan untuk pemberian bersama sediaan oral.
  • Jangan dimakan.
  • Wanita hamil dan meyusui.

Kategori Kehamilan

Pada kehamilan sebelum memasuki 30 minggu:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Galtaren gel pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada kehamilan setelah memasuki 30 minggu:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hipersensitif terhadap diclofenac.
  • Pasien asma.
  • Pasien biduran (urtikaria).
  • Pasien rhinitis akut.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri dada.
  • Sesak napas.
  • Merasa lemah.
  • Kelemahan di satu sisi tubuh.
  • Kesulitan berbicara atau berpikir.
  • Ruam, gatal, atau kulit bengkak.
  • Muntah darah atau kotoran hitam. Hal tersebut bisa menjadi tanda pendarahan di perut atau usus.
  • Gangguan pencernaan parah, mulas atau sakit perut, serta muntah atau diare. Hal tersebut bisa menjadi tanda maag atau pembengkakan di perut atau usus.
  • Terjadi tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning.
  • Pusing atau perasaan cemas yang luar biasa. Hal tersebut bisa menjadi tanda serangan jantung.
  • Terjadi tanda stroke, seperti kehilangan keseimbangan atau penglihatan kabur.
Sesuai kemasan per November 2019.
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Galtaren 1 % gel 20 g (1 tube @ 20 g)