SehatQ
SehatQ Profile
Furosemide Kimia Farma tablet adalah obat untuk mengatasi pembengkakan pada tubuh

Furosemide Kimia Farma Tablet 40 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 2.864

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Sehat Bersama 1
Rp 15.565
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.74 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Furosemide Kimia Farma tablet adalah obat untuk mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh (edema). Selain itu, obat ini digunakan sebagai terapi dalam menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Furosemide Kimia Farma tablet mengandung furosemide sebagai zat aktifnya. Furosemide digunakan untuk mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh yang disebabkan kondisi, seperti gagal jantung, penyakit hati, dan penyakit ginjal. Mengurangi cairan berlebih dapat mengurangi gejala, seperti sesak napas dan bengkak di lengan, kaki, dan perut.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Menurunkan tekanan darah tinggi akan membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Informasi zat aktif :

Furosemide termasuk dalam kelompok obat yang disebut diuretik loop atau yang juga dikenal sebagai pil air. Obat ini bekerja pada ginjal untuk meningkatkan aliran urine.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, furosemide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Cukup cepat diserap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 60-70%.
  • Distribusi: Melintasi plasenta; memasuki ASI. Ikatan protein plasma: Hingga 99% (terutama albumin).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (sebagai obat yang tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 2 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Furosemide Kimia Farma tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Lithium
    Furosemide dapat menurunkan serum lithium, sehingga efektivitas lithium dalam mengatasi gangguan suasana hati akan menurun.
  • Aliskiren
    Aliskiren dapat mengurangi kadar serum furosemide, sehingga efektivitas furosemide dalam mengatasi bengkak akan menurun.
  • Penghambat monoamin oksidase (MAOI)
    MAOI dapat meningkatkan efek penurunan efek tekanan darah (hipotensi).
  • Aminoglikosida, asam etakrinik, dan obat ototoksik lainnya
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan terjadinya gangguan fungsi pendengaran atau ototoksisitas.
  • Peluruh urine (diuretik) hemat kalium
    Penggunaan dengan furosemide dapat meningkatkan terjadinya peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Glikosida jantung dan antihistamin
    Penggunaan obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadiya gangguan pada jantung.
  • Obat ACE inhibitor atau reseptor angiotensin II
    Penggunaan furosemide dengan obat di atas dapat meningkatkan terjadinya penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Carbamazepine
    Carbamazepine dapat mengurangi efek pengeluaran natrium dalam urine.
  • Cephalosporine seperti sefalotin dan NSAID
    Obat di atas dapat meningkatkan terjadinya gangguan atau kerusakan pada ginjal.
  • Antidiabetik
    Furosemide dapat melawan efek penurunan kadar gula darah (hipoglikemik) dari obat antidiabetik.
  • Indometasin
    Indometasin dapat menurunkan efek penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Salisilat
    Salisilat dapat mengurangi efek diuretik furosemide.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut parah yang menjalar hingga punggung karena bisa menjadi tanda peradangan pankreas (pankreatitis)
  • Memar atau pendarahan yang tidak dapat dijelaskan, demam, sakit tenggorokan, dan seriawan karena bisa menjadi tanda terjadinya kelainan darah
  • Telinga Anda berdenging (tinnitus) atau kehilangan pendengaran
  • Sakit parah di sisi tubuh atau adanya darah di urine karena bisa menjadi tanda peradangan ginjal

Indikasi (manfaat)

  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal
  • Mengurangi cairan berlebih dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan (edema) yang karena kondisi, seperti gagal jantung, penyakit hati, dan penyakit ginjal
  • Mengurangi gejala sesak napas serta pembengkakan di lengan, kaki, dan perut.
  • Meningkatkan pengeluaran air seni

Furosemide mampu mengurangi garam dan air yang berlebih dengan meningkatkan jumlah urine yang dihasilkan tubuh. Hal ini akan membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi pembengkakan atau edema.

Komposisi

Furosemide 40 mg

Dosis

  • Dewasa: 20-40 mg dikonsumsi dalam dosis tunggal. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 20-40 mg 6-8 jam sampai memperoleh respons yang diinginkan.
  • Anak-anak: 2 mg/kgBB dikonsumsi dalam dosis tunggal. Dosis dapat ditingkatkan 1-2 mg/kgBB 6-8 jam, sampai diperoleh respons yang diinginkan.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Pastikan beristirahat dan minum banyak air. Minta apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin saat Anda merasa pusing.
  • Mual dan muntah
    Konsumsi obat ini sesudah makan. Minumlah air secara teratur untuk mencegah dehidrasi. Hindari mengonsumsi makanan pedas. Efek samping ini biasanya akan hilang setelah beberapa hari. Segera hubungi dokter untuk meminta rekomendasi obat antimual dan muntah jika efek ini terjadi dalam waktu yang cukup lama.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
    Berlangsung sekitar 6 jam setelah mengonsumsi obat ini dan merupakan efek yang wajar. Jika merasa tidak nyaman, maka ubah waktu penggunaan obat ini yang paling sesuai untuk Anda, asalkan tidak lebih dari jam 4 sore. Jika frekuensi masih meningkat, segera hubungi dokter atau apoteker Anda.
  • Kram atau kelemahan otot
    Jika Anda merasakan nyeri otot yang tidak biasa atau kelemahan yang bukan karena olahraga atau kerja keras, bicarakan dengan dokter Anda. Anda mungkin perlu tes darah untuk memeriksa penyebabnya.
  • Mulut kering
    Kunyahlah permen karet atau isap permen bebas gula.
  • Merasa haus
  • Diare
  • Sembelit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Penglihatan kabur

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki kadar natrium rendah dalam darah (hiponatremia)
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak
  • Pasien dengan gangguan pendengaran
  • Lakukan pemantauan cairan dan elektrolit
  • Pasien penderita gangguan saluran kemih
  • Pasien penderita kerusakan pada organ hati, seperti sirosis hati
  • Pasien penderita gangguan fungi hati atau ginjal
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat)

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kadar kalium rendah dalam darah (hipokalemia)
  • Pasien penderita gagal ginjal akut atau dengan gangguan mengeluarkan urine
  • Pada awal kehamilan
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap furosemide dan sulfonamida
  • Pasien yang mengonsumsi obat lithium
  • Pasien yang mengalami kekurangan elektrolit
  • Pasien yang mengalami peningkatan asam urat
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Furosemide Kimia Farma Tablet 40 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 15.565