SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Flumin kaplet adalah obat untuk meredakan gejala-gejala flu.

Flumin kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 6.800

Jumlah Produk
0

Tersedia 13 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 8.800
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 7.000
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Budi Jaya
Rp 7.300
Apotek Budi Jaya
Kota Jakarta Barat12.5 km
Apotek Syifa Zanra Medika
Rp 8.800
Apotek Syifa Zanra Medika
Kota Jakarta Timur17.27 km

Deskripsi

Flumin kaplet adalah obat untuk meredakan gejala-gejala flu. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Flumin kaplet mengandung zat aktif paracetamol, fenilpropanolamin hidroklorida, dan klorfeniramin maleat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Flumin kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol, fenilpropanolamin hidroklorida, dan klorfeniramin maleat
Kelas Terapi
Analgesik, antipiretik, antihistamin, dan dekongestan
Klasifikasi
Analgesik non-opioid dan ekspektoran
Kemasan
2 strip @ 10 kaplet
Produsen
Pabrik Pharmasi Zenith

Informasi Zat Aktif

Paracetamol merupakan obat yang dapat menurunkan demam (antipiretik) dan meredakan nyeri (analgetik). Obat ini merupakan obat yang dapat bekerja dengan mengurangi produksi bahan kimia yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan (prostaglandin) di otak. Paracetamol mengurangi rasa sakit dengan meningkatkan ambang rasa sakit, yaitu dengan membutuhkan rasa sakit yang lebih besar untuk berkembang sebelum seseorang merasakannya. 

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: paracetamol diserap dengan baik setelah pemberian oral dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukuronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutathione di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Terutama melalui urin kurang dari 5% sebagai obat yang tidak berubah; 60-80% sebagai metabolit glukuronida dan 20-30% sebagai metabolit sulfat). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.

Klorfeniramin maleat termasuk dalam kelompok obat yang disebut antihistamin. Antihistamin membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek zat yang disebut histamin. Histamin diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh alergi.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, klorfeniramin maleat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Klorfeniramin maleat diserap dengan baik dari saluran cerna. Makanan di perut menunda penyerapan tetapi tidak mempengaruhi ketersediaan hayati.
  • Distribusi: Klorfeniramin maleat didistribusikan secara luas ke dalam tubuh; obat itu sekitar 72% terikat protein.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Klorfeniramin maleat waktu paruh adalah 12-43 jam pada orang dewasa dan 10-13 jam pada anak-anak, obat dan metabolit diekskresikan dalam urin.

Fenilpropanolamin adalah simpatomimetik kerja tidak langsung, sering digunakan secara oral sebagai garam HCl untuk mengatasi hidung tersumbat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, fenilpropanolamin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 1-2 jam.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati parsial.
  • Ekskresi: Melalui urine 80-90% (tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) sekitar 3-5 jam.

Indikasi (manfaat)

Meredakan gejala-gejala flu seperti:

paracetamol merupakan obat yang dapat menurunkan demam (antipiretik) dan meredakan nyeri (analgetik). Obat ini merupakan obat yang dapat bekerja dengan mengurangi produksi bahan kimia yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan (prostaglandin) di otak. Klorfeniramin maleat termasuk dalam kelompok obat yang disebut antihistamin yang membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek zat yang disebut histamin. Fenilpropanolamin merupakan obat yang dapat mengatasi hidung tersumbat.

Dosis

  • Dewasa 12 tahun ke atas: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mulut kering
    Cobalah mengunyah permen karet bebas gula atau mengisap manisan bebas gula
  • Mual dan muntah
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering Hubungi dokter atau apoteker jika Anda mengalami gejala kekurangan cairan seperti penurunan frekuensi berkemih
  • Mengantuk
    Jika gejala mengantuk timbul setelah mengonsumsi obat ini, janganlah mencoba untuk mengemudi dan menggunakan alat atau mesin
  • Penggunaan jangka panjang dengan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati
  • Gangguan pencernaan dan gangguan psikomotor
  • Detak jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit (takikardia)
  • Irama jantung tidak normal (artimia)
  • Jantung berbedar (palpitasi)
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati
  • Gangguan pengeluaran urin (retensi urin)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Penderita gangguan fungsi hati
  • Penderita gangguan fungsi ginjal
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah
  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Hentikan penggunaan obat jika mengalami susah tidur, jantung berdebar dan pusing
  • Dapat menggannggu kemampuan mengendarai kendaraan dan menjalankan mesin
  • Penderita yang menkomsumsi bersamaan dengan alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan phenylpropanolamine dan chlorpheniramine maleat pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita yang hipersensitif terhadap obat penghilang gejala lain.
  • Pasien gangguan fungsi hati.
  • Pasien tekanan darah tinggi (hipertensi berat).
  • Pasien gangguan jantung.
  • Pasien peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien kencing manis (diabetes mellitus).
  • Pasien yang memiliki kadar tiroid yang tinggi dalam tubuh (hipertiroid).
  • Pasien kondisi ketika kelenjar prostat membesar. (hipertrofi prostat).
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Monoamine Oksidase (MAO) inhibitors
    Penggunaan obat dengan kandungan dekstrometorfan bersama dengan obat MAO inhibitor dapat memperpanjang efek obat dekstrometorfan
  • Obat antikoagulan warfarin
    Penggunaan bersama paracetamol  dapat meningkatkan efek koagulansi sehingga meningkatkan resiko terjadinya perdarahan
  • Metoklopramid
    Penggunaan obat bersama metoklopramid dapat meningkatkan efek pereda nyeri dari paracetamol
  • Karbamazepin, fenobarbital dan fenitoin
    Penggunaan obat bersama salah satu obat di atas meningkatkan risiko kerusakan hati
  • Kolestiramin dan lixisenatid
    Penggunaan bersama salah satu obat di atas dapat mengurangi efek terapi dari paracetamol

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Hentikan penggunaan jika selama 3 hari mengonsumsi ini demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang.
  • Gejala semakin memburuk atau timbulnya gejala baru.
  • Timbulnya ruam pada kulit, kemerahan atau pembengkakan, serta sakit kepala berkelanjutan.

Sesuai kemasan per November 2019



MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/search?q=Paracetamol

Diakses pada 16 Oktober 2020



MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenylpropanolamine?mtype=generic

Diakses pada 16 Oktober 2020



MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/antiza

Diakses pada 16 Oktober 2020



Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html

Diakses pada 16 Oktober 2020



Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/c049.html

Diakses pada 16 Oktober 2020



Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/d026.html

Diakses pada 16 Oktober 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Flumin kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 0