SehatQ
SehatQ Profile
Fimestan Forte Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang

Fimestan Forte Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 9.600

Jumlah Produk
1

Tersedia 3 Penjual

Apotek Keluarga Kita
Rp 9.700
Apotek Keluarga Kita
Kota Tangerang Selatan20.61 km
Apotek Royal
Rp 3.650
Apotek Royal
Kota Bogor30.64 km
Apotek Tasya Farma
Rp 9.600
Apotek Tasya Farma
Kabupaten Tangerang34.32 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Fimestan Forte Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri kepala, nyeri haid, nyeri sendi, nyeri akibat peradangan, sakit gigi, dan nyeri setalah menjalani bedah atau operasi.
Fimestan Forte Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Asam Mefenamat
Kelas Terapi
Analgesik dan antiinflamasi.
Klasifikasi
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID).
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
First Medipharma

Informasi Zat Aktif

Asam mefenamat merupakan obat keras yang termasuk kedalam golongan anti inflamasi non steroid atau AINS. Asam mefenamat berfungsi untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri kepala, nyeri haid, nyeri sendi, nyeri akibat peradangan, sakit gigi, dan nyeri setalah menjalani bedah atau operasi.

Indikasi (manfaat)

Untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri kepala, nyeri haid, nyeri sendi, nyeri akibat peradangan, sakit gigi, dan nyeri setalah menjalani bedah atau operasi.

Komposisi

Asam Mefenamat 500 mg

Dosis

  • Dewasa: 3 x sehari 500 mg.
  • Anak usia > 6 bulan: 25 mg/kgBB per hari. Diberikan dalam dosis terbagi.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Anemia, hipertensi, gangguan komponen komponen darah.
  • Diare, mual, muntah, sakit perut, kembung, sembelit, mulas, maag.
  • Hepatitis.
  • Sakit kepala, susah tidur, depresi, kebingungan.
  • Gangguan pernapasan.
  • Ruam.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan tekanan darah tinggi, tingginya kadar lemak dalam darah (hiperlipidemia), dan diabetes melitus.
  • Pasien gagal jantung ringan hingga sedang.
  • Pasien yang kekurangan cairan tubuh (dehidrasi) dan imunitas rendah.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati.
  • Lansia.
  • Wanita hamil trimester ke 2 dan menyusui.

Kategori Kehamilan

Pada trimester pertama dan kedua:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol, tetapi ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Pada trimester ketiga:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hipersensitif terhadap asam mefenamat, aspirin atau obat golongan antiinflamasi non steroid lainnya.
  • Pasien dengan penyakit radang usus.
  • Pasien gagal ginjal.
  • Pasien dengan riwayat asma.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat diuretik, atau untuk meningkatkan pengeluaran urine, seperti furosemide dan hidroklortiazid.
    Penggunaan bersama asam mefenamat dapat menurunkan efek obat diuretik dalam meningkatkan pengeluaran air seni.
  • Digoxin dan metotreksat.
    Asam mefenamat dapat meningkatkan serum digoxin dan metotreksat, sehingga dapat meningkatkan risiko keracunan.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi) golongan ACE inhibitor, antagonis angiotensin II, dan beta blocker.
    Asam mefenamat dapat mengurangi efek obat-obatan di atas dalam menurunkan tekanan darah pada pederita hipertensi.
  • Ciclosporin dan takrolimus.
    Penggunaan bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal (nefrotoksisitas).
  • Obat pereda peradangan nonsteroid lain atau salisilat, seperti aspirin dan obat penghambat proses pembekuan darah (antikoagulan), seperti warfarin.
    Penggunaan asam mefenamat bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Lithium.
    Penggunaan asam mefenamat bersama lithium akan meningkatan kadar lithium dalam plasma dan menurunkan ekskresi atau pengeluaran lithium pada ginjal, sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti muntah, masalah koordinasi, diare, dan otot lemah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Fimestan Forte Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 9.700