SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Fasgo Forte kaplet adalah obat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri seperti sakit kepala

Fasgo Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 67.580

Jumlah Produk
0

Tersedia 4 Penjual

Apotek Pinang Sehat
Rp 53.000
Apotek Pinang Sehat
Kota Tangerang19.92 km
Apotek Alina
Rp 84.872
Apotek Alina
Kota Bogor44.27 km
Apotek Simpenan
Rp 67.580
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.8 km
Apotek Happy
Rp 50.000
Apotek Happy
Kota Medan1410.32 km

Deskripsi

Fasgo Forte kaplet adalah obat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot dan sendi, nyeri haid, dan nyeri yang berhubungan dengan trauma ringan, misalnya terpukul, terbentur, dan teriris.

Selain itu, obat ini juga berfungsi untuk meredakan nyeri yang disebabkan radang sendi, seperti osteoartritis dan rheumatoid arthritis.

Fasgo Forte kaplet mengandung zat aktif paracetamol. Zat aktif ini tidak hanya digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, tetapi juga menurunkan demam.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Fasgo Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgetik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (650 mg)
Produsen
Hexpharm Jaya

Informasi Zat Aktif

Paracetamol memiliki efek analgesik yang dapat meningkatkan ambang nyeri, serte efek antipiretik, yaitu menurunkan suhu tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh.
  • Metabolisme: Sekitar 90% hingga 95% dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan dalam urine.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi nyeri otot dan sendi, nyeri haid, nyeri setelah bedah, serta trauma ringan, seperti terpukul, terbentur, dan teriris
  • Meringankan sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri ringan lainnya
  • Mengatasi nyeri dan peradangan pada sendi (arthritis)

Paracetamol bekerja dengan menghambat enzim yang dapat membentuk prostaglandin atau senyawa yang dapat menyebabkan peradangan, yaitu enzim cyclooxygenase (COX).

Dengan menghambat COX, jumlah pembentukan prostaglandin pada sistem saraf akan menurun, sehingga nyeri akan berkurang.

Selain itu, paracetamol dapat menurunkan demam dengan cara mengontrol pusat pengendali suhu tubuh pada otak.

Komposisi

Paracetamol 650 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 kaplet sebanyak 3 kali/hari
  • Anak-anak berusia 5-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda, jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak.
  • Kesulitan tidur (insomnia)
  • Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang
  • Reaksi alergi pada kulit

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal yang berat
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis
  • Ibu hamil dan menyusui

Hentikan penggunaan jika demam tidak turun dalam tiga hari dan nyeri tidak reda dalam lima hari, atau terjadi reaksi alergi berat.

Obat ini dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien penderita gangguan hati berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Metoclopramide dan domperidone
    Jika dikonsumsi bersama obat di atas dapat meningkatkan penyerapan paracetamol.
  • Phenobarbital, rifampicin, carbamazepin, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan kadar paracetamol.
  • Cholestyramine
    Penggunaan bersama cholestyramine dapat menurunkan penyerapan paractamol, sehigga efektivitas paracetamol dalam meredakan nyeri dan menurunkan demam akan berkurang.
  • Chloramphenicol
    Penggunaan bersama paracetamol dapat meningkatkan kadar chloramphenicol dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Masih merasakan sakit setelah tujuh hari penggunaan atau lima hari pada anak-anak
  • Perburukan gejala atau timbul gejala baru
  • Sakit tenggorokan setelah dua hari penggunaan
  • Demam setelah tiga hari penggunaan
  • Ruam kulit, sakit kepala berkelanjutan, mual, muntah, kemerahan, atau pembengkakan

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/561/FASGO
Diakses pada 22 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 22 Juli 2021

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311949
Diakses pada 22 Juli 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681004.html
Diakses pada 22 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 22 Juli 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada 22 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details
Diakses pada 22 Juli 2021

Patient. https://patient.info/medicine/paracetamol-calpol-disprol-hedex-panadol
Diakses pada 22 Juli 2021

Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/p/paracetamol/
Diakses pada 22 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Fasgo Forte Kaplet 650 mg (10 Strip @ 10 kaplet)

Total

Rp 0